Cerita Rakyat dari Jawa Tengah : Asal Mula Baturaden

Cerita rakyat Jawa Tengah sudah banyak sekali kami posting. Kali ini kami akan bercerita mengenai asal mula Baturaden. Ada pelajaran yang bisa dipetik dari dongeng rakyat Jawa Tengah ini. Yuk kita ceritakan malam ini. Cerita Rakyat dari Jawa Tengah : Legenda Asal Mula Baturaden Suta adalah pelayan di sebuah kerajaan di Jawa Tengah. Tugasnya adalah menjaga kuda-kuda raja. Suta suka berjalan-jalan setelah melakukan tugasnya. Advertising Advertising Suatu hari, ketika Suta berjalan di dekat danau, dia mendengar seorang wanita menjerit. Dengan segera Suta mencari sumber teriakan itu. Akhirnya, dia tiba di dekat pohon besar. Disana dia melihat putri raja sedang berteriak ketakutan. Di depan sang putri ada ular raksasa sedang mengancam dan memojokan. Suta sebenarnya takut, tetapi dia lebih khawatir dengan keselamatan sang putri. Jadi dia mengambil tongkat besar dan memukul ular itu di kepalanya. Ular mendesis kesakitan dan akhirnya mati. “Terima kasih, Suta. Kamu telah menyelamatkan hidupku,” kata sang putri. “Tidak perlu berterima kasih putri. Adalah tugasku sebagai pelayan ayahmu untuk membantu dan menjagamu.” Sejak hari itu, Suta dan sang putri menjadi teman baik. Lambat laun persahabatan mereka berubah menjadi saling jatuh cinta. Cerita Rakyat dari Jawa Tengah Asal Mula Baturaden Pada suatu waktu sang putri menyuruh Suta untuk menghadao ayahnya dan meminta izin untuk menikahinya. Raja sangat marah mendengar tentang rencana mereka. “Suta hanya seorang pelayan sementara kamu adalah putriku, sang putri. Tidak dapat diterima bagimu untuk menikahi seorang pelayan.” ucap sang Raja tegas. Sang putri sedih mendengar jawaban ayahnya, terutama setelah ayahnya melempar Suta ke penjara karena memiliki keberanian untuk meminta menikah dengannya. Di penjara, Suta tidak diberi makan ataupun minum apa pun. Mendengar itu, sang putri membuat rencana untuk membantu kekasihnya melarikan diri dari penjara. Mereka berhasil dan mereka lari jauh. Mereka beristirahat di dekat sungai. Di sana mereka menikah dan memulai sebuah keluarga. Tempat di mana Suta dan sang putri membesarkan keluarga mereka disebut Baturaden. Batur berarti pelayan sementara raden berarti mulia. Saat ini, Baturraden adalah tempat wisata yang sangat menarik. Itu terletak di kaki Gunung Slamet di Purwokerto, Jawa Tengah. Pesan moral dari Cerita Rakyat dari Jawa Tengah Asal Mula Baturaden adalah berjuanglah untuk apa yang kamu inginkan. Jika kamu berbuat baik dan berusaha dengan sungguh-sungguh maka kamu akan berhasil di masa yang akan datang. Baca juga Legenda dari Jawa Tengah lainnya seperti:

Cerita Rakyat dari Jawa Tengah : Asal Mula Baturaden

Cerita rakyat Jawa Tengah sudah banyak sekali kami posting. Kali ini kami akan bercerita mengenai asal mula Baturaden. Ada pelajaran yang bisa dipetik dari dongeng rakyat Jawa Tengah ini. Yuk kita ceritakan malam ini.

Cerita Rakyat dari Jawa Tengah : Legenda Asal Mula Baturaden

Suta adalah pelayan di sebuah kerajaan di Jawa Tengah.

Tugasnya adalah menjaga kuda-kuda raja.

Suta suka berjalan-jalan setelah melakukan tugasnya.

Advertising
Advertising

Suatu hari, ketika Suta berjalan di dekat danau, dia mendengar seorang wanita menjerit.

Dengan segera Suta mencari sumber teriakan itu. Akhirnya, dia tiba di dekat pohon besar.

Disana dia melihat putri raja sedang berteriak ketakutan. Di depan sang putri ada ular raksasa sedang mengancam dan memojokan.

Suta sebenarnya takut, tetapi dia lebih khawatir dengan keselamatan sang putri. Jadi dia mengambil tongkat besar dan memukul ular itu di kepalanya.

Ular mendesis kesakitan dan akhirnya mati.

“Terima kasih, Suta. Kamu telah menyelamatkan hidupku,” kata sang putri.

“Tidak perlu berterima kasih putri. Adalah tugasku sebagai pelayan ayahmu untuk membantu dan menjagamu.”

Sejak hari itu, Suta dan sang putri menjadi teman baik. Lambat laun persahabatan mereka berubah menjadi saling jatuh cinta.

Cerita Rakyat dari Jawa Tengah Asal Mula Baturaden

Pada suatu waktu sang putri menyuruh Suta untuk menghadao ayahnya dan meminta izin untuk menikahinya.

Raja sangat marah mendengar tentang rencana mereka.

“Suta hanya seorang pelayan sementara kamu adalah putriku, sang putri. Tidak dapat diterima bagimu untuk menikahi seorang pelayan.” ucap sang Raja tegas.

Sang putri sedih mendengar jawaban ayahnya, terutama setelah ayahnya melempar Suta ke penjara karena memiliki keberanian untuk meminta menikah dengannya.

Di penjara, Suta tidak diberi makan ataupun minum apa pun. Mendengar itu, sang putri membuat rencana untuk membantu kekasihnya melarikan diri dari penjara.

Mereka berhasil dan mereka lari jauh.

Mereka beristirahat di dekat sungai.

Di sana mereka menikah dan memulai sebuah keluarga.

Tempat di mana Suta dan sang putri membesarkan keluarga mereka disebut Baturaden.

Batur berarti pelayan sementara raden berarti mulia. Saat ini, Baturraden adalah tempat wisata yang sangat menarik. Itu terletak di kaki Gunung Slamet di Purwokerto, Jawa Tengah.

Pesan moral dari Cerita Rakyat dari Jawa Tengah Asal Mula Baturaden adalah berjuanglah untuk apa yang kamu inginkan. Jika kamu berbuat baik dan berusaha dengan sungguh-sungguh maka kamu akan berhasil di masa yang akan datang.

Baca juga Legenda dari Jawa Tengah lainnya seperti: