Dongeng Legenda Nusantara : Cerita Rakyat Aji Saka

Cerita Rakyat Aji Saka dikenal karena kesaktian karakter utamanya yaitu Aji Saka. Kisah ini memiliki beberapa versi dan selalu ada pelajaran yang bisa dipetik oleh anak dari legenda ini. Yuk kita dongengkan nanti malam, si kecil pasti suka. Dongeng Legenda Nusantara : Cerita Rakyat Aji Saka Pada zaman kuno, ada kerajaan bernama Medang Kamulan yang diperintah oleh seorang raja bernama Prabu Dewata Cengkar. Raja itu sangat jahat dan memiliki kesukaan yang sangat aneh yaitu suka memakan manusia. Setiap hari raja memakan seorang pria yang dibawa oleh Patih Jugul Muda. Advertising Advertising Sebagian rakyat takut lari diam-diam ke daerah lain. Namun itu sangat berbahaya karena jika diketahui sang Raja maka orang tersebut akan diberi hukuman mati dengan cara di santap oleh sang raja. Medang Kamulan bertetangga dengan Desa lain yaitu Desa Medang Kawit. Di desa Medang Kawit ada seorang pemuda bernama Aji Saka yang memiliki kesaktian. Selain sakti Aji Saka juga merupakan pemuda yang rajin dan baik hati. Suatu hari, Aji Saka menolong seorang lelaki tua dari dua lelaki yang memukulinya. Lelaki tua yang akhirnya ditolong oleh Aji Saka ternyata adalah pengungsi dari Medang Kamulan. Mendengar kisah kebiadaban Prabu Dewata Cengkar, Aji Saka berniat membantu orang Medang Kamulan. Dengan mengenakan sorban di kepala Aji Saka pergi ke Medang Kamulan. Perjalanan ke Medang Kamulan tidak lancar, Aji Saka bertempur selama tujuh hari dengan tujuh makhluk halus penjaga hutan. Pertempuran sengitpun tidak dapat dihindarkan, para makhluk halus menyemburkan api. Tapi karena dia sangat sakti, Aji Saka berhasil menghindari semburan api dari para Makhluk Halus. Setelah Aji Saka berdoa, sinar kuning dari langit menyerang setan-setan dari hutan dan para makhluk halus mati. Aji Saka tiba dengan tenang Medang Kamulan. Di Istana, Prabu Dewata Cengkar sedang marah karena Patih Jugul Muda tidak membawa korban ke Prabu. Dengan berani, Aji Saka menghadap Prabu Dewata Cengkar dan menyerahkan diri untuk dimakan oleh Sang Raja, namun dengan syarat dia meminta tanah seluas sorban yang dikenakannya. Ketika mereka mengukur tanah atas permintaan Aji Saka, sorban terus bertambah luasnya sampai menutupi seluruh kerajaan Prabu Dewata Cengkar. Prabu marah setelah mengetahui niat Aji Saka untuk mengakhiri tirani Prabu Dewata Cengkar. Ketika Prabu Dewata Cengkar marah, sorban Aji Saka kemudian membungkus tubuh sang Prabu. Sorban itu terus membungkus seluruh tubuh sang Prabu hingga tewas. Cerita Rakyat Nusantara Legenda Aji Saka Aji Saka kemudian membuang mayat Prabu Dewata Cengkar dengan melempar ke laut selatan sehingga hilang oleh ombak laut. Sebagai ucapan terima kasih dari rakyat Medang Kamulan, Aji Saka diangkat sebagai Raja Medang Kamulan. Dia membawa ayahnya ke istana. Karena pemerintahannya yang adil dan bijak, Aji Saka membawa Kerajaan Medang ke masa keemasan Kamulan, era di mana orang hidup tenang, damai, makmur dan aman. Pesan moral dari cerita rakyat Aji Saka adalah jadilah anak yang pemberani. Jika kamu menemukan hal yang salah maka katakan hal tersebut salah dan bantulah orang-orang yang membutuhkan. Belajarlah dengan tekun sehingga kamu memiliki kemampuan dan keahlian untuk bisa membantu orang lain. Bagaimana apakah teman-teman semua suka dengan cerita Aji Saka? Temukan cerita rakyat dan Legenda nusantara terbaik di blog ini: Sumber gambar : https://www.ebookanak.com/cerita-dan-dongeng-anak/101-cerita-nusantara/aji-saka-dan-raksasa-pemakan-manusia/

Dongeng Legenda Nusantara : Cerita Rakyat Aji Saka

Cerita Rakyat Aji Saka dikenal karena kesaktian karakter utamanya yaitu Aji Saka. Kisah ini memiliki beberapa versi dan selalu ada pelajaran yang bisa dipetik oleh anak dari legenda ini. Yuk kita dongengkan nanti malam, si kecil pasti suka.

Dongeng Legenda Nusantara : Cerita Rakyat Aji Saka

Pada zaman kuno, ada kerajaan bernama Medang Kamulan yang diperintah oleh seorang raja bernama Prabu Dewata Cengkar.

Raja itu sangat jahat dan memiliki kesukaan yang sangat aneh yaitu suka memakan manusia.

Setiap hari raja memakan seorang pria yang dibawa oleh Patih Jugul Muda.

Advertising
Advertising

Sebagian rakyat takut lari diam-diam ke daerah lain. Namun itu sangat berbahaya karena jika diketahui sang Raja maka orang tersebut akan diberi hukuman mati dengan cara di santap oleh sang raja.

Medang Kamulan bertetangga dengan Desa lain yaitu Desa Medang Kawit.

Di desa Medang Kawit ada seorang pemuda bernama Aji Saka yang memiliki kesaktian. Selain sakti Aji Saka juga merupakan pemuda yang rajin dan baik hati.

Suatu hari, Aji Saka menolong seorang lelaki tua dari dua lelaki yang memukulinya. Lelaki tua yang akhirnya ditolong oleh Aji Saka ternyata adalah pengungsi dari Medang Kamulan.

Mendengar kisah kebiadaban Prabu Dewata Cengkar, Aji Saka berniat membantu orang Medang Kamulan.

Dengan mengenakan sorban di kepala Aji Saka pergi ke Medang Kamulan.

Perjalanan ke Medang Kamulan tidak lancar, Aji Saka bertempur selama tujuh hari dengan tujuh makhluk halus penjaga hutan.

Pertempuran sengitpun tidak dapat dihindarkan, para makhluk halus menyemburkan api.

Tapi karena dia sangat sakti, Aji Saka berhasil menghindari semburan api dari para Makhluk Halus. Setelah Aji Saka berdoa, sinar kuning dari langit menyerang setan-setan dari hutan dan para makhluk halus mati.

Aji Saka tiba dengan tenang Medang Kamulan. Di Istana, Prabu Dewata Cengkar sedang marah karena Patih Jugul Muda tidak membawa korban ke Prabu.

Dengan berani, Aji Saka menghadap Prabu Dewata Cengkar dan menyerahkan diri untuk dimakan oleh Sang Raja, namun dengan syarat dia meminta tanah seluas sorban yang dikenakannya.

Ketika mereka mengukur tanah atas permintaan Aji Saka, sorban terus bertambah luasnya sampai menutupi seluruh kerajaan Prabu Dewata Cengkar.

Prabu marah setelah mengetahui niat Aji Saka untuk mengakhiri tirani Prabu Dewata Cengkar.

Ketika Prabu Dewata Cengkar marah, sorban Aji Saka kemudian membungkus tubuh sang Prabu.

Sorban itu terus membungkus seluruh tubuh sang Prabu hingga tewas.

Cerita Rakyat Nusantara Legenda Aji Saka

Aji Saka kemudian membuang mayat Prabu Dewata Cengkar dengan melempar ke laut selatan sehingga hilang oleh ombak laut.

Sebagai ucapan terima kasih dari rakyat Medang Kamulan, Aji Saka diangkat sebagai Raja Medang Kamulan.

Dia membawa ayahnya ke istana. Karena pemerintahannya yang adil dan bijak, Aji Saka membawa Kerajaan Medang ke masa keemasan Kamulan, era di mana orang hidup tenang, damai, makmur dan aman.

Pesan moral dari cerita rakyat Aji Saka adalah jadilah anak yang pemberani. Jika kamu menemukan hal yang salah maka katakan hal tersebut salah dan bantulah orang-orang yang membutuhkan. Belajarlah dengan tekun sehingga kamu memiliki kemampuan dan keahlian untuk bisa membantu orang lain.

Bagaimana apakah teman-teman semua suka dengan cerita Aji Saka? Temukan cerita rakyat dan Legenda nusantara terbaik di blog ini:

Sumber gambar : https://www.ebookanak.com/cerita-dan-dongeng-anak/101-cerita-nusantara/aji-saka-dan-raksasa-pemakan-manusia/