Temui Jokowi di Istana, Petinggi PAN dan Gelora Singgung Krisis Corona

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan sejumlah pejabat teras dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Gelora di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7) sore. Selain untuk bersilaturahmi, kedua partai tersebut sama-sama sempat menyinggung soal dampak virus corona. Para petinggi PAN merupakan yang pertama masuk ke Istana melalui Wisma Negara pada pukul 15.30 WIB. Dari jajaran PAN, hadir Ketua Umum Zulkifli Hasan, Sekretaris Jenderal Eddy Soeparno, dan Wakil Ketua Umum Yandri Susanto. Berselang satu jam setelahnya hadir petinggi Gelora yakni  Ketua Umum Anis Matta, Wakil Ketua Umum Fahri Hamzah, Sekretaris Jenderal Mahfud Siddiq, Bendahara Umum Ahmad Royadi, dan Ketua Bidang Seni Budaya Deddy Mizwar. Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi mengatakan, pertemuan dengan Jokowi tersebut dilakukan untuk menyambung silaturahmi pasca-Kongres V di Kendari pada Februari 2020. Para petinggi partai berlambang matahari itu juga berdiskusi dengan Jokowi terkait upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi virus corona Covid-19. "Mencari solusi kebijakan agar fondasi perekonomian nasional dan UMKM tetap bergerak dan beraktivitas," kata Viva dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/7). Viva juga mengatakan partai berlambang matahari tersebut akan bersama pemerintah dalam menggerakkan pembangunan RI. “Untuk mencapai cita-cita nasional sesuai Pembukaan UUD 1945,” katanya.Sementara itu, Anis mengatakan pertemuan petinggi Gelora dengan Jokowi ini sebagai silaturahmi pihaknya sebagai partai baru. Dia menjelaskan sudah suatu kewajiban moral bagi partainya untuk memperkenalkan diri kepada seluruh pemangku kepentingan di Indonesia, termasuk Presiden. Anis mengatakan silaturahmi ini juga penting dilakukan di saat pemerintah sedang menghadapi krisis ekonomi dari dampak pandemi corona. Dia berharap kesulitan ini tidak terus bertambah di waktu mendatang. "Insya Allah tak berkembang krisis sosial dan politik," katanya.Menurut Anis, acara silaturahmi ini tak akan berhenti di Jokowi saja namun akan dilanjutkan dengan pimpinan lembaga negara lainnya. Tak hanya itu, Gelora juga akan bersilaturahmi dengan pimpinan partai politik lain. "Serta tokoh-tokoh nasional. Insya Allah," kata dia. Let's block ads! (Why?)

Temui Jokowi di Istana, Petinggi PAN dan Gelora Singgung Krisis Corona

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan sejumlah pejabat teras dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Gelora di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7) sore. Selain untuk bersilaturahmi, kedua partai tersebut sama-sama sempat menyinggung soal dampak virus corona.

Para petinggi PAN merupakan yang pertama masuk ke Istana melalui Wisma Negara pada pukul 15.30 WIB. Dari jajaran PAN, hadir Ketua Umum Zulkifli Hasan, Sekretaris Jenderal Eddy Soeparno, dan Wakil Ketua Umum Yandri Susanto.

Berselang satu jam setelahnya hadir petinggi Gelora yakni  Ketua Umum Anis Matta, Wakil Ketua Umum Fahri Hamzah, Sekretaris Jenderal Mahfud Siddiq, Bendahara Umum Ahmad Royadi, dan Ketua Bidang Seni Budaya Deddy Mizwar.

Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi mengatakan, pertemuan dengan Jokowi tersebut dilakukan untuk menyambung silaturahmi pasca-Kongres V di Kendari pada Februari 2020. Para petinggi partai berlambang matahari itu juga berdiskusi dengan Jokowi terkait upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi virus corona Covid-19.

"Mencari solusi kebijakan agar fondasi perekonomian nasional dan UMKM tetap bergerak dan beraktivitas," kata Viva dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/7).

Viva juga mengatakan partai berlambang matahari tersebut akan bersama pemerintah dalam menggerakkan pembangunan RI. “Untuk mencapai cita-cita nasional sesuai Pembukaan UUD 1945,” katanya.

Sementara itu, Anis mengatakan pertemuan petinggi Gelora dengan Jokowi ini sebagai silaturahmi pihaknya sebagai partai baru. Dia menjelaskan sudah suatu kewajiban moral bagi partainya untuk memperkenalkan diri kepada seluruh pemangku kepentingan di Indonesia, termasuk Presiden.

Anis mengatakan silaturahmi ini juga penting dilakukan di saat pemerintah sedang menghadapi krisis ekonomi dari dampak pandemi corona. Dia berharap kesulitan ini tidak terus bertambah di waktu mendatang. "Insya Allah tak berkembang krisis sosial dan politik," katanya.

Menurut Anis, acara silaturahmi ini tak akan berhenti di Jokowi saja namun akan dilanjutkan dengan pimpinan lembaga negara lainnya. Tak hanya itu, Gelora juga akan bersilaturahmi dengan pimpinan partai politik lain. "Serta tokoh-tokoh nasional. Insya Allah," kata dia.

Let's block ads! (Why?)