WNI di Ethiopa Menahan Tangis di Hari Raya Idul Adha

Disaat hari raya Idul Adha 1441 H di Ethiopia yang jatuh pada hari ini Jumat 31 Juli 2020, perasaan masyarakat muslim Indonesia yang bekerja di Ethiopia terasa bercampur aduk. Merasa bahagia karena bisa merayakan hari raya bersama, tetapi merasa sedih dan harus menahan tangis karena jauh dari orang tua dan keluarga.

WNI di Ethiopa Menahan Tangis di Hari Raya Idul Adha
KANTORPEMUDA.COM
WNI di Ethiopa Menahan Tangis di Hari Raya Idul Adha
WNI di Ethiopa Menahan Tangis di Hari Raya Idul Adha
WNI di Ethiopa Menahan Tangis di Hari Raya Idul Adha

KANTORPEMUDA.COM - 

Disaat hari raya Idul Adha 1441 H di Ethiopia yang jatuh pada hari ini Jumat 31 Juli 2020, perasaan masyarakat muslim Indonesia yang bekerja di Ethiopia terasa bercampur aduk. Merasa bahagia karena bisa merayakan hari raya bersama, tetapi merasa sedih dan harus menahan tangis karena jauh dari orang tua dan keluarga. 

Hal itu dikatakan oleh Ina Agustin yang bekerja di Century Garments PLC, perusahaan Indonesia di Hawassa Industrial Park, 270 km selatan kota Addis Ababa. Perasaan yang sama juga dirasakan masyarakat Indonesia yang lain di Ethiopia. 

Lebih lanjut, kepada masyarakat Indonesia yang sedang bekerja di luar negeri, Ina berpesan agar jangan menangis dan tetap semangat karena kita tidak harus selalu merayakan Idul Adha bersama keluarga di tanah air. 

“Untuk masyarakat Indonesia di dalam negeri, saya berpesan agar tidak usah pergi kemana-mana jika tidak sangat diperlukan karena kita harus mematuhi protokol Covid-19,” tambah Ina sebagaimana disampaikannya dalam pembicaraan melalui telefon dengan Duta Besar Al Busyra Basnur di Addis Ababa. 

Perayaan Idul Adha tahun ini oleh masyarakat Indonesia di Ethiopia memang berbeda dari perayaan yang sama tahun sebelumnya karena pandemic Covid-19, namun tidak mengurangi kekhusukan perayaan. 

“Tahun lalu, shalat Idul Adha bersama dan ramah tamah dengan masyarakat Indonesia diselenggarakan di KBRI. Tahun ini tidak, karena kami harus mematuhi protokol Covid-19 yang dikeluarkan pemerintah setempat. Kami melakukan shalat secara terbatas dengan staf KBRI saja,” kata Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika, Al Busyra Basnur. 

Di KBRI Addis Ababa jumlah warga Indonesia yang menunaikan shalat Idul Adha sekitar 20 orang dengan imam dan khotib Ustaz Afan Gaffar. Sementara di Hawassa sekitar 50 orang, yaitu pegawai perusahaan Century Garments PLC, dengan imam Bapak Ahmad dan khotib Bapak Usman. Masyarakat Indonesia di Ethipia saat ini berjumlah sekitar 140 orang. 

Usai shalat, panitia penyelenggara perayaan Idul Adha di KBRI Addis Ababa memotong hewan kurban masing-masing 1 sapi dan 7 kambing. Sedangkan, masyarakat Indonesia di Hawassa memotong seekor sapi. ***

 

(tsw)