10 Hal Menarik Yang Terjadi di Euro 2020

10 Hal Menarik Yang Terjadi di Euro 2020

10 Hal Menarik yang Terjadi di Piala Euro 2020

Piala Eropa atau Euro 2020 yang perhelatannya sempat tertunda dari tahun 2020 lalu akibat pandemi Covid-19 akhirnya telah resmi dimulai sejak beberapa hari lalu. Sebanyak sepuluh laga telah dilangsungkan hingga thread ini dibuat. Negara-negara besar atau unggulan seperti Belanda, Belgia, Inggris, Italia mampu meraih kemenangan atas lawan-lawannya. Hanya Spanyol yang kesulitan mengatasi perlawanan Swedia walaupun unggul jauh dalam penguasaan bola serta mengurung pertahanan Swedia sekitar 10 menit sebelum laga berakhir.

Logo Resmi Euro 2020
Euro 2020 yang digelar tahun ini memiliki sejumlah keunikan dibandingkan edisi-edisi sebelumnya. Selain waktu digelarnya yang harus mundur akibat pandemi, terdapat hal-hal lain yang menjadikan kompetisi sepak bola paling dinantikan penggemar sepak bola setelah Piala Dunia ini menjadi unik dan berbeda. Ane akan coba mendata sejumlah fakta dan hal unik tersebut di thread ini. Selamat menyimak gan, sis.
1. Sebagai bentuk perayaan 60 tahun Euro, UEFA mengubah format tuan rumah Euro 2020 dengan harapan turnamen kali ini akan menjadi spesial karena penikmat sepak bola di Eropa bisa merasakan euforia sebagai tuan rumah, dengan begitu turnamen kali ini juga bisa menjadi pesta sepak bola yang spektakuler di kawasan Eropa. Selain itu, hal tersebut juga ditujukan untuk memecah kerumunan suporter yang pasti berdatangan ingin menyaksikan tim kesayangannya bertanding.
11 negara yang mendapat kehormatan sebagai tuan rumah sebagai berikut: Azerbaijan (Olympic Stadium, Baku), Belanda (Johan Cruyff Arena, Amsterdam), Denmark (Parken Stadium, Kopenhagen), Hungaria (Puskas Arena, Budapest), Inggris (Wembley Stadium, London), Italia (Olimpico Stadium, Roma), Jerman (Allianz Arena, Munchen), Rumania (Arena Nationala, Bukares), Rusia (Krestovsky Stadium, St. Petersburg), Skotlandia (Hampden Park, Glasgow), dan Spanyol (Estadio de la Cartuja, Sevilla).
2. Karena perubahan format tuan rumah pula, untuk pertama kali dalam sejarah, tuan rumah tidak akan lolos otomatis ke Euro 2020.
3. 55 negara Eropa berpartisipasi dalam babak kualifikasi yang dibagi ke dalam 10 grup, dimana masing-masing grup terdiri dari lima atau enam negara. 20 negara akan lolos langsung ke Euro 2020 (juara dan runner-up grup).
4. 16 juara grup pada ajang UEFA Nations League mendapatkan kepastian mengikuti play-off perebutan tiket putaran final Euro 2020 apabila gagal berada di posisi dua besar grup pada babak kualifikasi.
Apabila juara grup UEFA Nations League sudah lolos otomatis, maka jatah play-off nya akan dialihkan ke tim posisi berikutnya di grup.
5. Penyelenggaraan Euro 2020 terpaksa diundur ke tahun ini akibat pandemi Covid-19, namun UEFA memutuskan tetap menggunakan nama Euro 2020.
6. Piala Eropa pertama digelar di Prancis tahun 1960, Piala Eropa 2020 merupakan penyelenggaraan ke-16. Negara yang berhasil menjadi juara edisi perdana Piala Eropa adalah Uni Soviet.
7. Hingga 15 edisi yang telah dilangsungkan, hanya ada dua negara yang mampu meraih juara sebanyak tiga kali yaitu Jerman dan Spanyol.
8. Terdapat dua negara debutan di turnamen kali ini yaitu Finlandia dan Makedonia Utara.
9. Stadion Wembley Baru akhirnya kembali menjadi lokasi digelarnya Euro setelah sekitar 25 tahun. Stadion Wembley terakhir kali menggelar laga final Euro 1996 antara Jerman melawan Republik Ceko yang dimenangkah Jerman berkat gol emas Oliver Bierhoff. Final tahun ini juga akan dilangsungkan di Wembley.
10. Cristiano Ronaldo berpeluang memecahkan rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Euro yang saat ini masih dipegang bersama antara dirinya dan Michael Platini dengan jumlah sembilan gol.