1.000 Rumah di Gunung Mas Kalteng Terendam Banjir

Kuala Kurun: Sebanyak 1.000 lebih rumah warga di sembilan kecamatan di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, terendam banjir. Lantaran tingginya curahan hujan di wilayah setempat. "Seribu lebih rumah yang terendam banjir itu tersebar di beberapa desa dan kelurahan di sembilan kecamatan," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Gunung Mas (Gumas), Muliadi, di Kuala Kurun, Selasa, 14 September 2020. Sembilan kecamatan tersebut adalah Damang Batu, Miri Manasa, Kahayan Hulu Utara, Tewah, Kurun, Rungan Hulu, Rungan, Mihing Raya, dan Sepang. Sedangkan untuk kecamatan lain seperti Rungan Barat, Manuhing, dan Manuhing Raya tidak ada informasi terjadi banjir. Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini? Happy Inspire Confuse Sad Dia menilai, banjir terjadi sejak 13 September 2020 di Damang Batu, Miri Manasa, dan Kahayan Hulu Utara. Pada 14 September, banjir terjadi di wilayah Tewah, Kurun, Rungan Hulu, dan Rungan. Berlanjut ke Mihing Raya dan Sepang. "Beberapa hari sebelum terjadi banjir, hujan dengan intensitas tinggi terjadi di daerah hulu sungai Kahayan dan Miri, serta Rungan. Hal itu yang menyebabkan air Sungai Kahayan dan Miri, serta Rungan meluap, dan mengakibatkan sejumlah rumah yang berada di bantaran sungai terkena banjir," jelasnya. Baca:3 Kecamatan di Kotawaringin Timur Terendam Banjir  Halaman Selanjutnya Dia mengungkap, untuk ketinggian air… Let's block ads! (Why?)

 1.000 Rumah di Gunung Mas Kalteng Terendam Banjir
Kuala Kurun: Sebanyak 1.000 lebih rumah warga di sembilan kecamatan di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, terendam banjir. Lantaran tingginya curahan hujan di wilayah setempat.
 
"Seribu lebih rumah yang terendam banjir itu tersebar di beberapa desa dan kelurahan di sembilan kecamatan," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Gunung Mas (Gumas), Muliadi, di Kuala Kurun, Selasa, 14 September 2020.
 
Sembilan kecamatan tersebut adalah Damang Batu, Miri Manasa, Kahayan Hulu Utara, Tewah, Kurun, Rungan Hulu, Rungan, Mihing Raya, dan Sepang. Sedangkan untuk kecamatan lain seperti Rungan Barat, Manuhing, dan Manuhing Raya tidak ada informasi terjadi banjir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menilai, banjir terjadi sejak 13 September 2020 di Damang Batu, Miri Manasa, dan Kahayan Hulu Utara. Pada 14 September, banjir terjadi di wilayah Tewah, Kurun, Rungan Hulu, dan Rungan. Berlanjut ke Mihing Raya dan Sepang.
 
"Beberapa hari sebelum terjadi banjir, hujan dengan intensitas tinggi terjadi di daerah hulu sungai Kahayan dan Miri, serta Rungan. Hal itu yang menyebabkan air Sungai Kahayan dan Miri, serta Rungan meluap, dan mengakibatkan sejumlah rumah yang berada di bantaran sungai terkena banjir," jelasnya.
 
Baca:3 Kecamatan di Kotawaringin Timur Terendam Banjir

 

Let's block ads! (Why?)