3 Manfaat Tes TOEFL

Saat ini, skor TOEFL menjadi patokan untuk masuk ke sebuah universitas dan mendapatkan beasiswa, baik di dalam maupun luar negeri.

3 Manfaat Tes TOEFL

Kamu pasti pernah mendengar tes TOEFL (Test of English as a Foreign Language). Yap, tes satu ini biasanya menjadi tolok ukur untuk mengetahui sejauh mana kemahiran seseorang dalam menggunakan bahasa Inggris.

Meski banyak yang mengetahui atau bahkan pernah mengikutinya, masih banyak yang belum memahami manfaat ikut tes TOEFL ini. Bahkan, nggak sedikit yang menganggap bahwa tes tersebut hanya sebagai formalitas atau ujian biasa. Padahal, sertifikat TOEFL dengan skor tinggi bisa jadi salah satu faktor yang menentukan kesuksesanmu di masa depan lho!

Lantas, kenapa memiliki skor TOEFL tinggi menjadi hal penting dan bisa jadi kunci suksesmu di masa depan? Simak beberapa alasannya di bawah ini ya!

Peluang Masuk Universitas, Beasiswa, Atau Pekerjaan Lebih Terbuka

Saat ini, skor TOEFL menjadi patokan untuk masuk ke sebuah universitas dan mendapatkan beasiswa, baik di dalam maupun luar negeri. Semakin ‘bergengsi’ universitas atau beasiswa, biasanya semakin tinggi skor minimal yang harus kamu dapatkan.

Jadi, semakin tinggi skormu, kamu jadi punya lebih banyak pilihan untuk melamar ke berbagai universitas atau beasiswa ternama. Skor tersebut juga bisa menjadi pertimbangan penting apakah kamu layak diterima di universitas atau beasiswa pilihanmu.

Nggak hanya itu, sertifikat TOEFL dengan skor tinggi biasanya juga menjadi syarat penerimaan karyawan baru, mulai dari perusahaan multinasional, swasta, hingga lembaga pemerintah. Setiap instansi kerja mematok skor minimal yang berbeda-beda. Tapi kalau kamu punya skor tinggi, kamu nggak perlu khawatir kan!

Skor TOEFL Tinggi Jadi Jembatan Berkarier Di Luar Negeri

Punya skor TOEFL yang tinggi juga membantu kamu untuk memperluas karier di luar negeri. Soalnya, bagi kamu yang ingin berkarier di luar negeri, memiliki kemampuan berbahasa Inggris adalah suatu hal yang wajib lho.

Karena TOEFL telah diterima dibanyak institusi di berbagai negara, maka dengan memiliki skor yang tinggi bisa memperbesar peluang kamu untuk berkarier di luar negeri.

Hemat Waktu Dan Biaya

Biaya pendaftaran tes TOEFL nggak murah lho. Kamu perlu merogoh kocek yang cukup dalam untuk bisa mengikuti tes tersebut, apalagi kalau biaya tersebut mengikuti kurs mata uang luar negeri.

Sayangnya, biaya tersebut hanya untuk sekali tes. Jadi, kalau kamu belum memenuhi standar skor minimum, kamu harus mengulang kembali tes tersebut dan membayar kembali biaya pendaftaran hingga kamu mendapatkan skor yang sesuai. Nah, kalau kamu sudah mendapatkan skor tinggi, kamu nggak perlu pusing mengulang tes yang memakan banyak biaya tersebut.

Selain itu, belajar TOEFL juga nggak bisa hanya dalam waktu satu-dua hari. Paling nggak, kamu perlu waktu persiapan setidaknya beberapa bulan sebelum tes berlangsung. Selama waktu itu, kamu perlu fokus belajar.

Nah, kalau ternyata skor kamu belum sesuai ekspektasi, mau nggak mau harus mengulang belajar sehingga menyita waktumu. Sebaliknya, kalau kamu punya skor tinggi, kamu nggak perlu belajar sampai masa berlaku sertifikat tersebut berakhir. Asik kan!

Gimana? Skor TOEFL sudah sesuai ekspektasi belum? Sesulit apa pun tes TOEFL kamu pasti bisa asal punya motivasi dan mau berusaha lebih keras ya!