47 Emiten Kena Denda Rp 150 Juta Termasuk Mahaka dan Garuda, Kenapa?

Sebanyak 47 emiten mendapat peringatan tertulis III dan denda mencapai Rp 150 juta. Penyebabnya, perusahaan tercatat itu belum menyampaikan laporan keuangan auditan 31 Desember 2020 dan belum membayar denda Rp 50 juta sampai tenggat waktu 30 Juli kemarin. Peringatan tertulis sekaligus denda yang dikenakan mengacu pada ketentuan 11.6.1 Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-H tentang Sanksi."Bursa telah memberi peringatan tertulis III dan denda sebesar Rp 150 juta kepada 47 perusahaan tercatat yang tidak memenuhi kewajiban sesuai batas waktu yang telah ditentukan," ujar Kepala Divisi Penilaian Perusahaan I BEI Adi Pratomo Aryanto dalam pengumuman tertulis di laman BEI dikutip Jumat (13/8).Berdasarkan data BEI, terdapat 790 efek dan perusahaan tercatat yang ada di pasar modal. Jumlah ini terdiri dari, 755 efek dan perusahaan tercatat wajib menyampaikan laporan keuangan auditan yang berakhir per 31 Desember 2020, tujuh perusahaan tercatat memiliki tahun buku berbeda.Sisanya, 28 efek dan perusahaan tercatat tidak wajib menyampaikan laporan keuangan, yang terdiri dari satu reksa dana Kontrak Investasi Kolektif atau Exchange Traded Fund (KIK/ETF), dan 27 perusahaan yang tercatat setelah 31 Desember 2020.Dari jumlah itu, sebanyak 708 perusahaan telah menyampaikan laporan keuangan sampai 30 Juli 2021. Jumlah ini terdiri dari 658 perusahaan tercatat, 46 ETF, dan empat Dana Investasi Real Estat (DIRE).Berikut daftar 47 perusahaan tercatat yang memperoleh peringatan tertulis III dan denda Rp 150 juta:1. MYRX PT Mahaka Media Tbk2. BUVA PT Bukit Uluwatu Villa Tbk3. CASS PT Cardig Aero Services Tbk4. CNKO PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk5. COWL PT Cowell Development Tbk6. CPRI PT Capri Nusa Satu Properti Tbk7. CPRO PT Central Proteina Prima Tbk8. DEAL PT Dewata Freight International Tbk9. DPUM PT Dua Putra Utama Makmur Tbk10. DUCK PT Jaya Bersama Indo Tbk11. ELTY PT Bakrieland Development Tbk12. ENVY PT Envy Technologies Indonesia Tbk13. ETWA PT Eterindo Wahanatama Tbk14. FORZ PT Forza Land Indonesia Tbk15. GIAA PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk16. GMFI PT Garuda Maintenace Facility Aero Asia Tbk17. GOLL PT Golden Plantation Tbk18. GTBO PT Garda Tujuh Buana Tbk19. HOME PT Hotel Mandarine Regency Tbk20. KBRI PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk21. KJEN PT Krida Jaringan Nusantara Tbk22. KPAL PT Steadfast Marine Tbk23. KRAH PT Grand Kartech Tbk24. MABA PT Marga Abhinaya Abadi Tbk25. MAMI PT Mas Murni Indonesia Tbk26. MARI PT Mahaka Radio Integra Tbk27. MDRN PT Modern Internasional Tbk28. MMLP PT Mega Manunggal Property Tbk29. MTRA PT Mitra Pemuda Tbk30. MYRX PT Hanson International Tbk31. NIPS PT Nipress Tbk32. NUSA PT Sinergi Megah Internusa Tbk33. PLAS PT Polaris Investama Tbk34. POLI PT Pollux Investasi Internasional Tbk35. POLL PT Pollux Properti Indonesia Tbk36. RIMO PT Rimo International Lestari Tbk37. ROCK PT Rockfields Properti Indonesia Tbk38. RONY PT Aesler Grup Internasional Tbk39. SIMA PT Siwani Makmur Tbk40. SKYB PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk41. SUGI PT Sugih Energy Tbk42. TDPM PT Tridomain Performance Materials Tbk43. TELE PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk44. TIRA PT Tira Austenite Tbk45. TRAM PT Trada Alam Minera Tbk46. UNIT PT Nusantara Inti Corpora Tbk47. WOWS PT Ginting Jaya Energi Tbk Adblock test (Why?)

47 Emiten Kena Denda Rp 150 Juta Termasuk Mahaka dan Garuda, Kenapa?
Sebanyak 47 emiten mendapat peringatan tertulis III dan denda mencapai Rp 150 juta. Penyebabnya, perusahaan tercatat itu belum menyampaikan laporan keuangan auditan 31 Desember 2020 dan belum membayar denda Rp 50 juta sampai tenggat waktu 30 Juli kemarin. Peringatan tertulis sekaligus denda yang dikenakan mengacu pada ketentuan 11.6.1 Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-H tentang Sanksi."Bursa telah memberi peringatan tertulis III dan denda sebesar Rp 150 juta kepada 47 perusahaan tercatat yang tidak memenuhi kewajiban sesuai batas waktu yang telah ditentukan," ujar Kepala Divisi Penilaian Perusahaan I BEI Adi Pratomo Aryanto dalam pengumuman tertulis di laman BEI dikutip Jumat (13/8).Berdasarkan data BEI, terdapat 790 efek dan perusahaan tercatat yang ada di pasar modal. Jumlah ini terdiri dari, 755 efek dan perusahaan tercatat wajib menyampaikan laporan keuangan auditan yang berakhir per 31 Desember 2020, tujuh perusahaan tercatat memiliki tahun buku berbeda.Sisanya, 28 efek dan perusahaan tercatat tidak wajib menyampaikan laporan keuangan, yang terdiri dari satu reksa dana Kontrak Investasi Kolektif atau Exchange Traded Fund (KIK/ETF), dan 27 perusahaan yang tercatat setelah 31 Desember 2020.Dari jumlah itu, sebanyak 708 perusahaan telah menyampaikan laporan keuangan sampai 30 Juli 2021. Jumlah ini terdiri dari 658 perusahaan tercatat, 46 ETF, dan empat Dana Investasi Real Estat (DIRE).Berikut daftar 47 perusahaan tercatat yang memperoleh peringatan tertulis III dan denda Rp 150 juta:1. MYRX PT Mahaka Media Tbk2. BUVA PT Bukit Uluwatu Villa Tbk3. CASS PT Cardig Aero Services Tbk4. CNKO PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk5. COWL PT Cowell Development Tbk6. CPRI PT Capri Nusa Satu Properti Tbk7. CPRO PT Central Proteina Prima Tbk8. DEAL PT Dewata Freight International Tbk9. DPUM PT Dua Putra Utama Makmur Tbk10. DUCK PT Jaya Bersama Indo Tbk11. ELTY PT Bakrieland Development Tbk12. ENVY PT Envy Technologies Indonesia Tbk13. ETWA PT Eterindo Wahanatama Tbk14. FORZ PT Forza Land Indonesia Tbk15. GIAA PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk16. GMFI PT Garuda Maintenace Facility Aero Asia Tbk17. GOLL PT Golden Plantation Tbk18. GTBO PT Garda Tujuh Buana Tbk19. HOME PT Hotel Mandarine Regency Tbk20. KBRI PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk21. KJEN PT Krida Jaringan Nusantara Tbk22. KPAL PT Steadfast Marine Tbk23. KRAH PT Grand Kartech Tbk24. MABA PT Marga Abhinaya Abadi Tbk25. MAMI PT Mas Murni Indonesia Tbk26. MARI PT Mahaka Radio Integra Tbk27. MDRN PT Modern Internasional Tbk28. MMLP PT Mega Manunggal Property Tbk29. MTRA PT Mitra Pemuda Tbk30. MYRX PT Hanson International Tbk31. NIPS PT Nipress Tbk32. NUSA PT Sinergi Megah Internusa Tbk33. PLAS PT Polaris Investama Tbk34. POLI PT Pollux Investasi Internasional Tbk35. POLL PT Pollux Properti Indonesia Tbk36. RIMO PT Rimo International Lestari Tbk37. ROCK PT Rockfields Properti Indonesia Tbk38. RONY PT Aesler Grup Internasional Tbk39. SIMA PT Siwani Makmur Tbk40. SKYB PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk41. SUGI PT Sugih Energy Tbk42. TDPM PT Tridomain Performance Materials Tbk43. TELE PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk44. TIRA PT Tira Austenite Tbk45. TRAM PT Trada Alam Minera Tbk46. UNIT PT Nusantara Inti Corpora Tbk47. WOWS PT Ginting Jaya Energi Tbk Adblock test (Why?)