5 Cara Meratakan Gigi Yang Dapat Kamu Lakukan

Punya gigi yang berantakan karena terlalu maju (tonggos), bengkok, patah, ataupun tumpang tindih dapat membuat minder

5 Cara Meratakan Gigi Yang Dapat Kamu Lakukan

Punya gigi yang berantakan karena terlalu maju (tonggos), bengkok, patah, ataupun tumpang tindih dapat membuat minder. Gigi yang berantakan juga dapat mengubah bentuk wajah dan bahkan membuat Anda sulit mengunyah atau berbicara. Untungnya ada banyak cara untuk merapikan gigi yang bisa Anda coba. Ke depannya, Anda tak perlu lagi malu untuk tersenyum lebar di depan banyak orang.

Berbagai cara merapikan gigi

Setiap orang memiliki struktur dan ukuran gigi yang berbeda dengan lainnya. Cukup banyak orang yang terlahir diberkahi dengan gigi berukuran sama dan berjejer rapi, sementara yang lain belum tentu demikian. Nah, bila Anda salah satu orang yang punya gigi berantakan, berikut beberapa cara merapikan gigi yang bisa dicoba.

1. Menggunakan Aligner

Berikutnya kamu juga bisa menggunakan aligner, sebagai salah satu cara merapikan gigi tanpa behel. Buat kamu yang belum tahu aligner, ini sejatinya merupakan alat penyangga gigi yang tipis dan terbuat dari plastik bening. Sehingga ketika digunakan, aligner tidak akan mengganggu proses mengunyah dan menggigit makanan. Terlebih, ukuran dari aligner pun disesuaikan dengan ukuran gigi penggunanya. Aligner sendiri memiliki fungsi untuk merapatkan struktur gigi yang renggang, sesuai kebutuhan, keinginan, maupun hasil dari evaluasi dokter.

Dalam penggunaannya, aligner harus diganti setiap 2-3 minggu sekali, untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Cara penggunaan aligner pun cukup unik, karena kamu harus melepas aligner pada saat makan atau menyikat gigi. Setelah itu, aligner baru bisa digunakan kembali seperti semula. Dengan demikian, kamu selaku pengguna harus melepas dan memasang aligner sendiri, sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya. Selain itu, kamu juga memiliki tanggung jawab sendiri atas kebersihan aligner.

2. Menggunakan Kontur Gigi

Meski menjadi prosedur yang paling konservatif, namun kontur gigi menjadi cara merapikan gigi tanpa behel lainnya yang bisa kamu coba. Pasalnya, cara merapikan gigi yang juga dikenal dengan nama odontoplasti, stripping, enameloplasti dan slenderizing ini, dilakukan dengan mengambil sedikit enamel gigi, agar panjang dan bentuk gigi dapat dibentuk kembali.

Meski terkesan membuat gigi menjadi terasa ngilu atau nyeri, namun nyatanya pengambilan enamel gigi tersebut, sama sekali tidak membuat gigi merasakan hal-hal itu. Justru, setelah proses kontur gigi selesai, kamu akan memiliki bentuk gigi yang lebih indah, presisi, dan juga senyum yang menawan. Kemudian jika dilihat dari sisi kesehatannya, hasil dari kontur gigi dapat membuat proses mengunyah dan menggigit menjadi lebih mudah dan nyaman.

3. Menggunakan Retainer

Melihat dari bentuknya, retainer sejatinya tidak jauh berbeda dengan aligner. Sebab, kedua alat ini sama-sama terbuat dari plastik bening yang tipis, dan menutupi seluruh permukaan gigi. Hanya saja, yang membedakan retainer dan aligner adalah jenisnya. Ada retainer yang sifatnya tetap, ada pula yang sifatnya bisa dilepas pasang.

Namun biasanya, jika kamu menggunakan cara merapikan gigi tanpa behel yang satu ini, kamu akan diminta untuk menggunakannya secara terus-menerus, selama enam bulan setelah melakukan perawatan penguat atau penambalan gigi. Dan setelah enam bulan pemakaian, nantinya kamu akan diminta kembali untuk melanjutkan pemakaian, hanya pada malam hari saja. Untuk membiasakan gigi terlepas dari retainer, secara perlahan.

4. Memakai Veneer

Siapa sih di antara kamu yang tidak tahu veneer? Salah satu cara merapikan gigi yang satu ini sempat viral beberapa tahun lalu, karena dapat membuat gigi memiliki bentuk seperti gigi kelinci. Veneer sendiri merupakan lapisan tipis yang umumnya terbuat dari porselen, dengan warna yang menyerupai gigi asli, sekaligus memberikan kesan gigi yang lebih bersih.

Veneer seringkali digunakan untuk merapatkan gigi yang berjarak, ketika behel tidak dapat bisa melakukannya. Seperti contoh, veneer digunakan untuk memperbaiki gigi yang keluar dari jalur yang tidak seharusnya.

5. Menggunakan Mahkota Gigi

mahkota gigi, yang juga menjadi cara merapikan gigi tanpa behel yang patut dicoba. Hal tersebut dikarenakan, mahkota gigi memiliki peran layaknya topi, karena diletakkan di atas permukaan gigi. Oleh karena itu, mahkota gigi nantinya akan menggantikan fungsi sebagian besar permukaan gigi.

Untuk bahan pembuatannya sendiri, mahkota gigi dibuat menggunakan bahan porselen maupun porselen yang sudah dileburkan ke logam. Yang mana, bahan ini akan mengembalikan kontur gigi, bentuk serta penampak gigi yang lebih presisi.