6 Cara Unik Minum Kopi di Berbagai Negara. Ada yang Ngopi Sambil Berdiri di Kafe karena Lebih Murah

Sejak dulu, kopi merupakan salah satu minuman yang populer di masyarakat. Banyak orang yang menyukainya karena kopi mempunyai citarasa pahit yang sedap. Apalagi seiring berjalannya waktu, muncul banyak variasi kopi yang menarik. Budaya ngopi pun semakin berkembang di berbagai belahan dunia. Advertisement Nah, ternyata setiap negara mempunyai tradisi minum kopi yang unik dan berbeda. Kalau di Indonesia, biasanya orang-orang minum kopi dengan lambat karena sambil mengobrol. Bagaimana dengan di negara lain? Yuk simak! 1. Biasanya orang-orang Italia minum kopi sambil berdiri di kafe. Mereka juga mempunyai jadwal khusus untuk ngopi dengan pilihan menu tertentu Tidak ada yang duduk. Photo by ChrisDag, CC BY 2.0 via commons.wikimedia.org Penduduk Italia sangat menyukai kopi dan sering meminumnya. Biasanya cappuccino diminum saat sarapan, caffe macchiato diseruput saat santai sore, dan espresso dinikmati setelah makan malam. Mereka juga sering pergi ke kafe. Dilansir dari The Culture Trip, biasanya orang-orang Italia minum kopi sambil berdiri di bar. Sebab mereka lebih sering memilih secangkir kecil espresso yang bisa dihabiskan dalam sekejap. Apalagi, biasanya pemilik kafe akan meminta mereka membayar dua kali lipat kalau duduk di meja. 2. Orang-orang Turki menyukai rasa kopi yang kuat dan pekat. Cara pembuatannya pun unik, yaitu dengan direbus di panci besar Kopi dan baklava | Photo by Melica from Deposit Photos via id.depositphotos.com Kopi di Turki mempunyai rasa yang pahit dan pekat. Jadi orang-orang sengaja menikmatinya dengan perlahan. Untuk mengurangi rasa pahit tersebut, biasanya mereka menyantap kue manis khas Turki yang bernama baklava. Selain itu, keunikan lainnya terletak pada proses pembuatan kopi. Awalnya biji kopi digiling sampai menjadi bubuk halus. Setelah itu, kopi direbus bersama air di dalam panci besi berukuran besar. Jadi bisa menghasilkan banyak porsi sekaligus! Advertisement 3. Di Prancis, orang-orang nggak memesan drip coffee atau kopi tetes karena bisa dipandang sebelah mata. Mereka lebih memilih jenis kopi lainnya Americano | Photo by Erik Witsoe on Unsplash via unsplash.com Ada berbagai jenis kopi yang bisa dinikmati. Tetapi, penduduk Prancis biasanya nggak memesan drip coffee alias kopi tetes yang dibuat dengan alat khusus. Sebab mereka bakal dipandang sebelah mata karena drip coffee dianggap sebagai penghinaan terhadap kopi di Prancis. Jadi biasanya orang-orang memesan espresso atau americano. Ada pula menu café crème yang terbuat dari campuran espresso dan susu steam. 4. Sambil minum kopi, biasanya orang-orang Jerman menikmati berbagai kue manis. Cocok banget nih buat bersantai Kaffee und Kuchen | Photo by Mariam Soliman on Unsplash via unsplash.com Seperti orang Inggris yang punya tradisi afternoon tea, orang Jerman juga minum kopi sambil makan kudapan manis. Kebiasaan ini disebut Kaffee und Kuchen (kopi dan kue). Kombinasi yang cocok deh! Sembari menikmati keduanya, mereka bisa bersantai dan mengobrol bersama keluarga atau teman. Momen ini menjadi kesempatan untuk istirahat sejenak dari sibuknya rutinitas. 5. Biasanya orang-orang Kuba minum secangkir kopi hitam dalam sekali teguk. Selain itu, mereka juga menjadikan kegiatan ngopi sebagai acara kumpul bersama Biji kopi dari Kuba | Photo by Diego Catto on Unsplash via unsplash.com Kopi hitam mempunyai rasa yang pahit dan pekat. Tetapi, orang-orang Kuba bisa menghabiskannya dalam sekejap di pagi hari. Bahkan kegiatan tersebut sudah menjadi rutinitas. Selain itu, orang-orang Kuba juga memanfaatkan kegiatan minum kopi sebagai ajang berkumpul dengan keluarga atau teman, sama seperti di Indonesia. Biasanya mereka menyajikan roti dan mentega sebagai teman minum kopi. Kombinasi yang cocok! Advertisement 6. Orang-orang di Austria menikmati kopi dengan lebih serius. Bahkan mereka menyajikan kopi di atas nampan perak! Kopi bernampan perak di Austria | Photo by Ece Gökçer on Unsplash via unsplash.com Bagi orang Austria, minum kopi adalah kegiatan yang penting. Maka mereka menghidangkan kopi di atas nampan perak dan melengkapinya dengan segelas air putih. Tersedia berbagai jenis kopi yang dipilih di kafe. Misalnya adalah Franziskaner (campuran espresso dan susu), Kapuziner (espresso dengan banyak tambahan whipped cream), Kaisermelange (campuran espresso dengan kuning telur mentah, madu, dan alkohol), serta masih banyak lagi. Itulah budaya minum kopi di berbagai belahan dunia. Ternyata masing-masing negara mempunyai kebiasaan dan selera yang berbeda. Begitu pula dengan orang Indonesia, kita mempunyai tradisi ngopi sambil mengobrol yang begitu kental di masyarakat. Yuk lestarikan!

6 Cara Unik Minum Kopi di Berbagai Negara. Ada yang Ngopi Sambil Berdiri di Kafe karena Lebih Murah

Sejak dulu, kopi merupakan salah satu minuman yang populer di masyarakat. Banyak orang yang menyukainya karena kopi mempunyai citarasa pahit yang sedap. Apalagi seiring berjalannya waktu, muncul banyak variasi kopi yang menarik. Budaya ngopi pun semakin berkembang di berbagai belahan dunia.

Advertisement

Nah, ternyata setiap negara mempunyai tradisi minum kopi yang unik dan berbeda. Kalau di Indonesia, biasanya orang-orang minum kopi dengan lambat karena sambil mengobrol. Bagaimana dengan di negara lain? Yuk simak!

1. Biasanya orang-orang Italia minum kopi sambil berdiri di kafe. Mereka juga mempunyai jadwal khusus untuk ngopi dengan pilihan menu tertentu

Tidak ada yang duduk. Photo by ChrisDag, CC BY 2.0 via commons.wikimedia.org

Penduduk Italia sangat menyukai kopi dan sering meminumnya. Biasanya cappuccino diminum saat sarapan, caffe macchiato diseruput saat santai sore, dan espresso dinikmati setelah makan malam. Mereka juga sering pergi ke kafe. Dilansir dari The Culture Trip, biasanya orang-orang Italia minum kopi sambil berdiri di bar. Sebab mereka lebih sering memilih secangkir kecil espresso yang bisa dihabiskan dalam sekejap. Apalagi, biasanya pemilik kafe akan meminta mereka membayar dua kali lipat kalau duduk di meja.

2. Orang-orang Turki menyukai rasa kopi yang kuat dan pekat. Cara pembuatannya pun unik, yaitu dengan direbus di panci besar

Kopi dan baklava | Photo by Melica from Deposit Photos via id.depositphotos.com

Kopi di Turki mempunyai rasa yang pahit dan pekat. Jadi orang-orang sengaja menikmatinya dengan perlahan. Untuk mengurangi rasa pahit tersebut, biasanya mereka menyantap kue manis khas Turki yang bernama baklava. Selain itu, keunikan lainnya terletak pada proses pembuatan kopi. Awalnya biji kopi digiling sampai menjadi bubuk halus. Setelah itu, kopi direbus bersama air di dalam panci besi berukuran besar. Jadi bisa menghasilkan banyak porsi sekaligus!

Advertisement

3. Di Prancis, orang-orang nggak memesan drip coffee atau kopi tetes karena bisa dipandang sebelah mata. Mereka lebih memilih jenis kopi lainnya

Americano | Photo by Erik Witsoe on Unsplash via unsplash.com

Ada berbagai jenis kopi yang bisa dinikmati. Tetapi, penduduk Prancis biasanya nggak memesan drip coffee alias kopi tetes yang dibuat dengan alat khusus. Sebab mereka bakal dipandang sebelah mata karena drip coffee dianggap sebagai penghinaan terhadap kopi di Prancis. Jadi biasanya orang-orang memesan espresso atau americano. Ada pula menu café crème yang terbuat dari campuran espresso dan susu steam.

4. Sambil minum kopi, biasanya orang-orang Jerman menikmati berbagai kue manis. Cocok banget nih buat bersantai

Kaffee und Kuchen | Photo by Mariam Soliman on Unsplash via unsplash.com

Seperti orang Inggris yang punya tradisi afternoon tea, orang Jerman juga minum kopi sambil makan kudapan manis. Kebiasaan ini disebut Kaffee und Kuchen (kopi dan kue). Kombinasi yang cocok deh! Sembari menikmati keduanya, mereka bisa bersantai dan mengobrol bersama keluarga atau teman. Momen ini menjadi kesempatan untuk istirahat sejenak dari sibuknya rutinitas.

5. Biasanya orang-orang Kuba minum secangkir kopi hitam dalam sekali teguk. Selain itu, mereka juga menjadikan kegiatan ngopi sebagai acara kumpul bersama

Biji kopi dari Kuba | Photo by Diego Catto on Unsplash via unsplash.com

Kopi hitam mempunyai rasa yang pahit dan pekat. Tetapi, orang-orang Kuba bisa menghabiskannya dalam sekejap di pagi hari. Bahkan kegiatan tersebut sudah menjadi rutinitas. Selain itu, orang-orang Kuba juga memanfaatkan kegiatan minum kopi sebagai ajang berkumpul dengan keluarga atau teman, sama seperti di Indonesia. Biasanya mereka menyajikan roti dan mentega sebagai teman minum kopi. Kombinasi yang cocok!

Advertisement

6. Orang-orang di Austria menikmati kopi dengan lebih serius. Bahkan mereka menyajikan kopi di atas nampan perak!

Kopi bernampan perak di Austria | Photo by Ece Gökçer on Unsplash via unsplash.com

Bagi orang Austria, minum kopi adalah kegiatan yang penting. Maka mereka menghidangkan kopi di atas nampan perak dan melengkapinya dengan segelas air putih. Tersedia berbagai jenis kopi yang dipilih di kafe. Misalnya adalah Franziskaner (campuran espresso dan susu), Kapuziner (espresso dengan banyak tambahan whipped cream), Kaisermelange (campuran espresso dengan kuning telur mentah, madu, dan alkohol), serta masih banyak lagi.

Itulah budaya minum kopi di berbagai belahan dunia. Ternyata masing-masing negara mempunyai kebiasaan dan selera yang berbeda. Begitu pula dengan orang Indonesia, kita mempunyai tradisi ngopi sambil mengobrol yang begitu kental di masyarakat. Yuk lestarikan!