6 Fakta Hiena Tutul, si Pencari Bangkai dari Afrika yang Suka Tertawa

Hiena tutul atau dubuk merupakan salah satu predator puncak di dataran Afrika yang hidup secara berkelompok atau disebut sebagai clan. Mereka juga mendapatkan julukan Scavengers atau predator yang mencuri buruan sisa dari predator lain. Kendati demikian, mereka sebenarnya adalah salah satu saingan singa dalam berburu mangsa, lho.Tidak berhenti sampai di situ, setidaknya penulis sudah menyusun enam fakta unik tentang hiena tutul yang mungkin akan membuatmu tercengang. Apa saja itu? Yuk, simak artikel berikut ini!1. Predator yang nyaris memakan segalanyaPixabay.com/MariamichelleHiena tutul bisa dibilang sebagai pemangsa paling bersih yang hampir tidak akan menyisakan sedikit pun bagian tubuh dari mangsanya.Dilansir laman National Geographic, hiena tutul hampir akan memakan segalanya, mulai dari daging, kulit, organ tubuh, bahkan hingga tulang belulang. Hal tersebut tentunya didukung pula oleh kemampuan rahang kuatnya yang mampu menembus kulit dan daging yang tebal sekalipun.2. Hiena tutul sebenarnya merupakan pemburu kelompok yang sangat cerdas dan andalUnsplash.com/Javi LorbadaJika kita melihat banyak film dokumentasi tentang hiena tutul, akan ada banyak adegan yang menampilkan adegan saat mereka sedang memperebutkan mangsa dengan predator lain. Hal tersebut kemudian membuat kita semua berpikir kalau hiena tutul hanyalah predator yang suka merebut buruan predator lain.Padahal, justru hiena tutul adalah predator yang oportunis. Dilansir laman BBC, hiena tutul merupakan salah saut predator dengan rasio buruan tersukses, yakni sebesar 50 persen, jauh lebih besar daripada predator mana pun di Afrika.Hal tersebut tentunya berkat koordinasi yang baik ketika mereka berburu dalam kelompok dan kemampuan berlari yang cukup cepat serta mampu bertahan untuk waktu yang cukup lama.3. Kekuatan gigi yang fantastisUnsplash.com/Hans VethSeperti yang sudah disebutkan di atas, hiena tutul adalah predator yang hampir memakan seluruh bagian tubuh mangsanya tanpa tersisa, bahkan bagian-bagian terkeras sekalipun. Hal tersebut tentunya dapat terjadi berkat kekuatan rahang dan gigi yang sangat luar biasa.Dilansir laman National Geographic, gigi-gigi hiena tutul mampu untuk menghancurkan tulang belulang terkeras dari mangsanya. Bisa dibayangkan bagaimana kekuatan rahang tersebut jika dipakai untuk berburu mangsa, bukan? Baca Juga: 7 Fakta Menarik Pelanduk, Hewan Unik Mirip Campuran Tikus dan Rusa Lanjutkan membaca artikel di bawah Editor’s picks 4. Suara unik yang mirip dengan tertawaPixabay.com/mbc-2016Hiena juga memiliki keunikan lain dalam berkomunikasi. Hiena tutul berkomunikasi dengan suara khas yang sekilas tampak sangat mirip dengan suara tertawa.Meskipun begitu, jangan salah sangka kalau suara tersebut merupakan tanda kalau mereka sedang senang, ya.Dilansir laman Live Science, suara mirip tertawa yang dikeluarkan oleh hiena tutul menandakan kalau mereka sedang semangat, gugup, takut, atau tunduk pada hiena lain. Selain itu, mereka juga dapat membuat sepuluh suara vokal yang berbeda untuk berkomunikasi dengan sesama hiena.5. Stuktur sosial yang unik: pemimpin kelompok yaitu betinaPixabay.com/PvanDijkTidak seperti kebanyakan kelompok hewan yang dipimpin oleh pejantan dominan, struktur sosial pada hiena menjadikan para betinanya yang menjadi pemimpin clan. Bahkan, hiena tutul jantan cenderung ditindas oleh betina selama masa hidupnya.Disebut dalam laman National Geographic, hal tersebut dapat terjadi karena ukuran betinanya jauh lebih besar daripada pejantannya sehingga betina jauh lebih kuat dan agresif ketimbang jantan.Implikasi akibat struktur sosial itu ialah ketika kawanan hiena mendapat hasil buruan, betina teratas berhak untuk mendapatkan bagian buruan terbaik, lalu disusul oleh betina lain dan anak-anaknya.Sementara, pejantan hanya dapat memperoleh bagian sisa dari hasil buruan kelompoknya. Hal tersebut pada akhirnya mengakibatkan rentang waktu hidup hiena jantan jauh lebih pendek ketimbang hiena betina.6. Meskipun perawakannya mirip anjing, hiena tutul sebenarnya bukan termasuk keluarga anjingPixabay.com/tommileewPenampilan hiena yang sekilas mirip dengan seekor anjing pasti akan membuatmu berpikir kalau mereka termasuk ke dalam keluarga anjing, bukan? Padahal, sebenarnya, hiena dan anjing justru tidak berhubungan sama sekali, lho.Disebutkan dalam laman National Geographic, hiena bukanlah berasal dari famili anjing maupun kucing, melainkan memiliki familinya sendiri yaitu Hyaenidae. Itu artinya hiena adalah spesies yang benar-benar berbeda dengan anjing maupun kucing. Jadi, jangan sampai salah sangka lagi, ya!Nah, itu tadi enam fakta unik dari hiena. Di antara keenam fakta unik yang telah disebutkan di atas, kira-kira fakta mana yang membuatmu terkejut dan takjub kepada hewan ini? Baca Juga: 5 Fakta Unik Lebah Afrikanis

 6 Fakta Hiena Tutul, si Pencari Bangkai dari Afrika yang Suka Tertawa

Hiena tutul atau dubuk merupakan salah satu predator puncak di dataran Afrika yang hidup secara berkelompok atau disebut sebagai clan. Mereka juga mendapatkan julukan Scavengers atau predator yang mencuri buruan sisa dari predator lain. Kendati demikian, mereka sebenarnya adalah salah satu saingan singa dalam berburu mangsa, lho.

Tidak berhenti sampai di situ, setidaknya penulis sudah menyusun enam fakta unik tentang hiena tutul yang mungkin akan membuatmu tercengang. Apa saja itu? Yuk, simak artikel berikut ini!

1. Predator yang nyaris memakan segalanya

6 Fakta Hiena Tutul, si Pencari Bangkai dari Afrika yang Suka TertawaPixabay.com/Mariamichelle

Hiena tutul bisa dibilang sebagai pemangsa paling bersih yang hampir tidak akan menyisakan sedikit pun bagian tubuh dari mangsanya.

Dilansir laman National Geographic, hiena tutul hampir akan memakan segalanya, mulai dari daging, kulit, organ tubuh, bahkan hingga tulang belulang. Hal tersebut tentunya didukung pula oleh kemampuan rahang kuatnya yang mampu menembus kulit dan daging yang tebal sekalipun.

2. Hiena tutul sebenarnya merupakan pemburu kelompok yang sangat cerdas dan andal

6 Fakta Hiena Tutul, si Pencari Bangkai dari Afrika yang Suka TertawaUnsplash.com/Javi Lorbada

Jika kita melihat banyak film dokumentasi tentang hiena tutul, akan ada banyak adegan yang menampilkan adegan saat mereka sedang memperebutkan mangsa dengan predator lain. Hal tersebut kemudian membuat kita semua berpikir kalau hiena tutul hanyalah predator yang suka merebut buruan predator lain.

Padahal, justru hiena tutul adalah predator yang oportunis. Dilansir laman BBC, hiena tutul merupakan salah saut predator dengan rasio buruan tersukses, yakni sebesar 50 persen, jauh lebih besar daripada predator mana pun di Afrika.

Hal tersebut tentunya berkat koordinasi yang baik ketika mereka berburu dalam kelompok dan kemampuan berlari yang cukup cepat serta mampu bertahan untuk waktu yang cukup lama.

3. Kekuatan gigi yang fantastis

6 Fakta Hiena Tutul, si Pencari Bangkai dari Afrika yang Suka TertawaUnsplash.com/Hans Veth

Seperti yang sudah disebutkan di atas, hiena tutul adalah predator yang hampir memakan seluruh bagian tubuh mangsanya tanpa tersisa, bahkan bagian-bagian terkeras sekalipun. Hal tersebut tentunya dapat terjadi berkat kekuatan rahang dan gigi yang sangat luar biasa.

Dilansir laman National Geographic, gigi-gigi hiena tutul mampu untuk menghancurkan tulang belulang terkeras dari mangsanya. Bisa dibayangkan bagaimana kekuatan rahang tersebut jika dipakai untuk berburu mangsa, bukan?

Baca Juga: 7 Fakta Menarik Pelanduk, Hewan Unik Mirip Campuran Tikus dan Rusa

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

4. Suara unik yang mirip dengan tertawa

6 Fakta Hiena Tutul, si Pencari Bangkai dari Afrika yang Suka TertawaPixabay.com/mbc-2016

Hiena juga memiliki keunikan lain dalam berkomunikasi. Hiena tutul berkomunikasi dengan suara khas yang sekilas tampak sangat mirip dengan suara tertawa.

Meskipun begitu, jangan salah sangka kalau suara tersebut merupakan tanda kalau mereka sedang senang, ya.

Dilansir laman Live Science, suara mirip tertawa yang dikeluarkan oleh hiena tutul menandakan kalau mereka sedang semangat, gugup, takut, atau tunduk pada hiena lain. Selain itu, mereka juga dapat membuat sepuluh suara vokal yang berbeda untuk berkomunikasi dengan sesama hiena.

5. Stuktur sosial yang unik: pemimpin kelompok yaitu betina

6 Fakta Hiena Tutul, si Pencari Bangkai dari Afrika yang Suka TertawaPixabay.com/PvanDijk

Tidak seperti kebanyakan kelompok hewan yang dipimpin oleh pejantan dominan, struktur sosial pada hiena menjadikan para betinanya yang menjadi pemimpin clan. Bahkan, hiena tutul jantan cenderung ditindas oleh betina selama masa hidupnya.

Disebut dalam laman National Geographic, hal tersebut dapat terjadi karena ukuran betinanya jauh lebih besar daripada pejantannya sehingga betina jauh lebih kuat dan agresif ketimbang jantan.

Implikasi akibat struktur sosial itu ialah ketika kawanan hiena mendapat hasil buruan, betina teratas berhak untuk mendapatkan bagian buruan terbaik, lalu disusul oleh betina lain dan anak-anaknya.

Sementara, pejantan hanya dapat memperoleh bagian sisa dari hasil buruan kelompoknya. Hal tersebut pada akhirnya mengakibatkan rentang waktu hidup hiena jantan jauh lebih pendek ketimbang hiena betina.

6. Meskipun perawakannya mirip anjing, hiena tutul sebenarnya bukan termasuk keluarga anjing

6 Fakta Hiena Tutul, si Pencari Bangkai dari Afrika yang Suka TertawaPixabay.com/tommileew

Penampilan hiena yang sekilas mirip dengan seekor anjing pasti akan membuatmu berpikir kalau mereka termasuk ke dalam keluarga anjing, bukan? Padahal, sebenarnya, hiena dan anjing justru tidak berhubungan sama sekali, lho.

Disebutkan dalam laman National Geographic, hiena bukanlah berasal dari famili anjing maupun kucing, melainkan memiliki familinya sendiri yaitu Hyaenidae. Itu artinya hiena adalah spesies yang benar-benar berbeda dengan anjing maupun kucing. Jadi, jangan sampai salah sangka lagi, ya!

Nah, itu tadi enam fakta unik dari hiena. Di antara keenam fakta unik yang telah disebutkan di atas, kira-kira fakta mana yang membuatmu terkejut dan takjub kepada hewan ini?

Baca Juga: 5 Fakta Unik Lebah Afrikanisasi, Hewan Hybrid Paling Mematikan

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Let's block ads! (Why?)