6 Jenis Investasi Untuk Pemula

Apa saja produk investasi anak muda yang sesuai? Apakah saham atau emas? Tentunya untuk memilih jenis investasi ini harus sesuai dengan bujet, tujuan investasi, dan profil risiko investasi kamu.

6 Jenis Investasi Untuk Pemula

Investasi anak muda bukan cuma tren. Investasi sejak dini bertujuan menjaga kesehatan keuangan kamu di masa mendatang. Berinvestasi di usia dewasa atau sudah bekerja gak salah. Tapi, semakin dini kamu berinvestasi, maka hasilnya akan semakin besar dan menguntungkan.

Apa saja produk investasi anak muda yang sesuai? Apakah saham atau emas? Tentunya untuk memilih jenis investasi ini harus sesuai dengan bujet, tujuan investasi, dan profil risiko investasi kamu.

Berikut ini saya akan berikan beberapa investasi untuk pemula :

1. Emas

Sampai sekarang investasi emas masih menjadi investasi yang populer di masyarakat. Emas pun cocok untuk paea investor yang memiliki preferensi faktor risiko rendah dan tahan terhadap laju inflasi. Jika dibandingkan dengan investasi lainnya, investasi emas tergolong sebagai investasi yang mudah dicairkan.

2. Deposito berkala

Investasi deposito cocok untuk investor pemula yang masih mencari resiko kerugian rendah. Walaupun keliatannya sama seperti tabungan, tapi deposito punya pilihan jangka waktu tertentu sehingga uang yang disimpan tidak bisa dicairkan sebelum jatuh tempo. Bunga yang diberikan oleh pihak bank juga biasanya lebih tinggi dibandingkan tabungan biasa, sehingga bisa jadi pilihan investasi yang menguntungkan.

3. Reksa dana

Investasi ini pasti sering kamu dengar karena cocok untuk investor yang punya modal kecil, yang dapat dilakukan mulai dari 50ribu. Di investasi Reksa dana, dana investasi yang terkumpul dari para investor akan dikelola oleh manajer investasi. Resiko kerugian ataupun keuntungan yang didapatkan akan dibagi secara rata kepada seluruh investor. Besar kecilnya keuntungan ataupun resiko yang kamu dapatkan, tergantung dari jenis Reksa dana yang kamu pilih. Jadi pastikan kamu memilih perusahaan investasi yang tepat sejak awal, dimana perusahaan tersebut telah memiliki reputasi dan bisa diandalkan.

4. Surat Berharga Negara

Dikenal dengan surat utang Negara (SUN), investasi ini menjadi salah satu instrumen investasi yang cukup diminati masyarakat. SUN nggak hanya memberi keuntungan untuk kepentingan Negara, tapi menguntungkan para investor atau pembelinya baik individu maupun perusahaan. Investasi ini cocok buat kamu yang punya modal kecil dan nggak mau mengambil resiko besar. Jenisnya pun banyak seperti Obligasi Ritel Indonesia (ORI), Saving Bonds Ritel (SBR), Suku Ritel dan Sukuk Tabungan Negara. Untuk membelinya, kamu harus update jadwal-jadwal pemesanannya yaa.

5. Saham

Investasi saham adalah bukti bahwa kamu turut menyertakan modal di dalam suatu perusahaan. Nggak perlu modal besar untuk berinvestasi saham dan memiliki bukti kepemilikan atas sebuah perusahaan atau badan usaha. Sebagai pemilik perusahaan, kamu akan mendapatkan pembagian hasil (deviden) secara berkala. Meskipun punya potensi mendapatkan keuntungan yang nggak terbatas, resiko dalam berinvestasi saham sangat tinggi karena harga saham bisa naik ataupun turun setiap saat.

6. Properti

Melakukan investasi di properti membutuhkan modal yang sangat besar karena membutuhkan perawatan serta biaya pajak yang tinggi. Namun di balik modal yang besar, investasi ini menjanjikan keuntungan yang besar karena harga tanah dan rumah selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya. Selain itu, properti punya resiko yang rendah karena pergerakan nilai properti tidak sensitif seperti investasi saham. Sayangnya, properti tidak bisa dicairkan dengan cepat, karena butuh waktu untuk menjualnya.