Ada PSBB, Masyarakat Melek Internet Kini Lebih Banyak Menabung

Pandemi Covid 19 telah mengubah cara masyarakat dalam beraktivitas, termasuk saat melewati momentum Ramadan dan Lebaran. Akibat pembatasan sosial berskala besar atau PSBB di berbagai daerah, masyarakat mengalami situasi yang tidak mudah dan berdampak terhadap kondisi finansial mereka.Bagi masyarakat yang melek internet atau digital savvy, berbagai kegiatan, termasuk transaksi keuangan bisa dilakukan dengan mudah. Layanan finansial seperti membayar tagihan, pembayaran belanja di marketplace, hingga menunaikan zakat, menabung, serta mengirim THR bisa dilakukan secara online.Salah satunya melalui aplikasi Jenius dari Bank BTPN. “Di tengah situasi ini kita harus tetap optimis dan produktif meskipun dalam keadaan yang terbatas,” kata Irwan Tisnabudi, Digital Banking Head Bank BTPN dalam diskusi virtual, Kamis (14/5).Bagaimanapun, Irwan mengingatkan pengguna untuk terus menjaga kerahasiaan data dan keamanan transaksi. Sebab, “Di tengah situasi seperti sekarang ini, ada pihak-pihak yang mencari keuntungan dengan cara yang tidak bertanggung jawab.”(Baca: Beberapa Daftar Wilayah yang Mulai dan Sudah Longgarkan PSBB)Jenius pun melakukan survei untuk melihat perilaku digital savvy dalam menjalani Ramadan dan mempersiapkan Idul Fitri di tengah pandemi. Survei bertajuk Jenius Study: Indonesian Digital Savvy Behavior During Ramadan 2020 dilakukan terhadap 468 digital savvy Indonesia selama bulan April hingga Mei 2020.Hasil survei menunjukkan bahwa 94% masyarakat digital savvy Indonesia merasakan perubahan kebiasaan selama Ramadan tahun ini. Perubahan tersebut meliputi menjalani Ramadan di rumah (66%), membatalkan rencana bersama keluarga dan teman (23%), dampak ekonomi (8%), dan tidak keluar rumah (4%).Lima kegiatan paling sering dilakukan saat Ramadan kali ini adalah beribadah di rumah (78%), menonton film (71%), video call dengan keluarga & kerabat (56%), memesan makanan dengan layanan pesan antar (46%), dan berdonasi (18%).Lebih lanjut lagi, lima kegiatan finansial paling sering dilakukan selama Ramadan kali ini adalah menabung (76%), berbelanja online (71%), membayar tagihan (69%), membeli makanan dengan layanan pesan antar (55%), dan top up e-Wallet (52%) .(Baca: Lebih Hemat Tanpa Mudik, Tips Pengelolaan Keuangan Ramadan 2020 )Selain itu, 91% masyarakat tidak melakukan tradisi mudik pada tahun ini. Tiga aktivitas yang akan dilakukan ketika tidak menjalani tradisi mudik adalah video call dengan keluarga dan kerabat (51%), menghabiskan waktu bersama keluarga di rumah (42%), dan mengunjungi tetangga terdekat (5%).Dalam merayakan Idul Fitri tahun ini pun sedikit berbeda, lima kegiatan yang akan dilakukan ketika Idul Fitri antara lain tetap di rumah bersama keluarga (92%), beribadah di rumah (57%), menonton film bersama (46%), membeli makanan dengan layanan pesan antar (38%), dan berbelanja online (8%).Ramadan hingga Lebaran tahun ini tampaknya akan dilalui tanpa buka puasa bersama, mudik, silaturahmi atau halal bi halal. Artinya kebiasaan finansial selama Ramadan berubah 180 derajat karena pandemi corona.Porsi belanja Ramadan berkurang, sehingga porsi menabung seharusnya bisa ditingkatkan. “Menabung menjadi krusial pada masa pandemi ini karena ketidakpastian ekonomi selama beberapa bulan ke depan membuat kita wajib menjaga likuiditas finansial untuk dapat bertahan hidup,” kata perencana keuangan dari Anggriani & Partners  Metta Anggriani. Let's block ads! (Why?)

Ada PSBB, Masyarakat Melek Internet Kini Lebih Banyak Menabung
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Pandemi Covid 19 telah mengubah cara masyarakat dalam beraktivitas, termasuk saat melewati momentum Ramadan dan Lebaran. Akibat pembatasan sosial berskala besar atau PSBB di berbagai daerah, masyarakat mengalami situasi yang tidak mudah dan berdampak terhadap kondisi finansial mereka.

Bagi masyarakat yang melek internet atau digital savvy, berbagai kegiatan, termasuk transaksi keuangan bisa dilakukan dengan mudah. Layanan finansial seperti membayar tagihan, pembayaran belanja di marketplace, hingga menunaikan zakat, menabung, serta mengirim THR bisa dilakukan secara online.

Salah satunya melalui aplikasi Jenius dari Bank BTPN. “Di tengah situasi ini kita harus tetap optimis dan produktif meskipun dalam keadaan yang terbatas,” kata Irwan Tisnabudi, Digital Banking Head Bank BTPN dalam diskusi virtual, Kamis (14/5).

Bagaimanapun, Irwan mengingatkan pengguna untuk terus menjaga kerahasiaan data dan keamanan transaksi. Sebab, “Di tengah situasi seperti sekarang ini, ada pihak-pihak yang mencari keuntungan dengan cara yang tidak bertanggung jawab.”

(Baca: Beberapa Daftar Wilayah yang Mulai dan Sudah Longgarkan PSBB)

Jenius pun melakukan survei untuk melihat perilaku digital savvy dalam menjalani Ramadan dan mempersiapkan Idul Fitri di tengah pandemi. Survei bertajuk Jenius Study: Indonesian Digital Savvy Behavior During Ramadan 2020 dilakukan terhadap 468 digital savvy Indonesia selama bulan April hingga Mei 2020.

Hasil survei menunjukkan bahwa 94% masyarakat digital savvy Indonesia merasakan perubahan kebiasaan selama Ramadan tahun ini. Perubahan tersebut meliputi menjalani Ramadan di rumah (66%), membatalkan rencana bersama keluarga dan teman (23%), dampak ekonomi (8%), dan tidak keluar rumah (4%).

Lima kegiatan paling sering dilakukan saat Ramadan kali ini adalah beribadah di rumah (78%), menonton film (71%), video call dengan keluarga & kerabat (56%), memesan makanan dengan layanan pesan antar (46%), dan berdonasi (18%).

Lebih lanjut lagi, lima kegiatan finansial paling sering dilakukan selama Ramadan kali ini adalah menabung (76%), berbelanja online (71%), membayar tagihan (69%), membeli makanan dengan layanan pesan antar (55%), dan top up e-Wallet (52%) .

(Baca: Lebih Hemat Tanpa Mudik, Tips Pengelolaan Keuangan Ramadan 2020 )

Selain itu, 91% masyarakat tidak melakukan tradisi mudik pada tahun ini. Tiga aktivitas yang akan dilakukan ketika tidak menjalani tradisi mudik adalah video call dengan keluarga dan kerabat (51%), menghabiskan waktu bersama keluarga di rumah (42%), dan mengunjungi tetangga terdekat (5%).

Dalam merayakan Idul Fitri tahun ini pun sedikit berbeda, lima kegiatan yang akan dilakukan ketika Idul Fitri antara lain tetap di rumah bersama keluarga (92%), beribadah di rumah (57%), menonton film bersama (46%), membeli makanan dengan layanan pesan antar (38%), dan berbelanja online (8%).

Ramadan hingga Lebaran tahun ini tampaknya akan dilalui tanpa buka puasa bersama, mudik, silaturahmi atau halal bi halal. Artinya kebiasaan finansial selama Ramadan berubah 180 derajat karena pandemi corona.

Porsi belanja Ramadan berkurang, sehingga porsi menabung seharusnya bisa ditingkatkan. “Menabung menjadi krusial pada masa pandemi ini karena ketidakpastian ekonomi selama beberapa bulan ke depan membuat kita wajib menjaga likuiditas finansial untuk dapat bertahan hidup,” kata perencana keuangan dari Anggriani & Partners  Metta Anggriani.

Let's block ads! (Why?)