Angan Dan Mimpi, Jadi Teman Kopi

Angan Dan Mimpi, Jadi Teman Kopi
Faris, Fakieh dan Binyo Foto: Instagram/kedai.temankopi

9 November 2019, kedai Teman Kopi buka untuk pertama kali. Bukanya kedai tersebut merupakan awal dari perjalanan panjang tiga sekawan dalam berusaha. Teman Kopi adalah kedai kopi yang berlokasi di Kawasan Jakarta Selatan, atau lebih tepatnya beralamat di Jl.Garuda RT/RW 005, Pesanggrahan. Kedai yang memiliki tagline "Selalu ada cerita tentang teman dan kopi" ini merupakan buah karya dari tiga anak muda. Kedai yang biasa disebut Teko ini diprakarsai oleh tiga sekawan yaitu Faris, Fakieh, dan Binyo. 

Di Indonesia, Industri kopi sedang berkembang hebat. Minum kopi seolah telah menjadi gaya hidup bagi banyak orang. Alhasil, dalam beberapa tahun ini bermunculan kedai-kedai kopi. Setiap kedai kopi, pada umumnya akan memiliki ciri khas tersendiri, mulai dari konsep kedai hingga signature menu kopi. Industri kopi yang sedang berkembang ini memberikan ide bagi banyak orang untuk membuka usaha kopi, ide ini juga muncul pada Faris, Fakieh dan Binyo.

Faris, Fakieh dan Binyo sudah berteman lama, rasa-rasanya kedekatan mereka bertiga sudah seperti keluarga. Layaknya pertemanan pada umumnya, kegiatan kongkow sudah menjadi hal wajib. Dengan berkongkow ria, biasanya akan ada lelucon serta perbincangan. Perbincangan bisa menjadi ajang cerita namun juga sebagai wadah berbagi mimpi bersama. Sebagian orang sering menilai bahwa kegiatan kongkow-kongkow adalah kegiatan yang tak bermanfaat, nyatanya pernyataan ini dapat terbantahkan. Dengan kongkow faktanya kita bisa menghasilkan hal positif. Salah satu buktinya, dapat dilihat dari trio Faris, Fakieh, dan Binyo. Dari kegiatan kongkow-kongkow ini lah, mereka berbagi angan dan mimpi untuk berusaha. 

 

descriptionInstagram/kedai.temankopi

Usaha yang dibuat mereka, awalnya bertujuan agar mereka bisa memiliki spot kongkow sendiri. Selain itu, mereka juga ingin menunjukan pada diri mereka masing-masing bahwa pertemanan yang mereka lakukan selama ini tidak sia-sia dan dapat membawa manfaat. Dilatarbelakangi oleh keinginanan berusaha, ingin memiliki tempat kongkow sendiri dan industri kopi yang sedang menanjak di Indonesia, akhirnya melahirkan kedai Teko atau Teman Kopi.

Nama Teman Kopi ini, tercipta dengan spontan, menurut salah satu pemilik usahanya yaitu Faris, nama Teko tercetus begitu saja " ya, spontan saja, intinya lewat usaha ini kita ingin menunjukan bahwa perteman dapat membuahkan sesuatu yang positif". Melalui nama kedai Teman Kopi ini ketiganya memiliki harapan agar suatu saat kedainya bisa dikenal banyak orang, dapat banyak membuka cabang dan yang paling penting kedainya bisa menjadi tempat ber"teman" yang nyaman bagi semua orang.

 

descriptionInstagram/kedai.temankopi

Sebagai kedai kopi, teman kopi memiliki ciri khas tersendiri. Teman kopi mengusung konsep "outdoor coffeeshop" dan memiliki menu signature berupa kopi susu Teko dan KOBAM (kopi banana manis). Selain menjual minuman, kedai ini juga menjual berbagai varian makanan mulai dari mie instan, roti bakar hingga french fries. Kedepan, kedai ini akan terus berinovasi dan mengembangkan menunya, sehingga para konsumen tidak akan bosan dengan menu-menu yang disuguhkan.

Aristoteles pernah berkata "Menjadi seorang teman adalah pekerjaan mudah, tapi persahabatan adalah buah yang lama berbuah". Faris, Fakieh dan Binyo menyakini bahwa pertemanan mereka akan membawa mereka bertiga menuju mimpi mereka masing-masing. Melalui usaha yang mereka lakukan, mereka dapat berproses menjadi pengusaha yang baik serta semakin erat dalam pertemanan.

"Pertemanan yang sejati akan membuahkan hasil yang manis, Pertemanan yang punya arti akan menghasilkan sesuatu yang berarti" ujar Faris.