B-52 Road Trip, Ketika Pengebom B-52 Diangkut dengan Truk Melintasi Bagian Tengah AS

Ada kabar menarik dari pesawat pengebom legendaris B-52 Stratofortress yang dijuluki 'Damage Inc. II' yang baru-baru ini dikeluarkan dari penyimpanan dari 309th Aerospace Maintenance and Regeneration Group 'boneyard' di Davis-Monthan Air Force Base. Pesawat itu telah dibongkar sebelum memulai perjalanannya ke timur, kabarnya beberapa komoponen pesawat akan dipasang kembali untuk tujuan penelitian dan pengembangan. B-52 yang dilucuti yang melewati beberapa jalan di negara bagian AS kini telah menarik banyak perhatian. Perjalanan luar biasa 'Damage Inc. II' sedang didokumentasikan secara resmi oleh Boneyard Safari. Ramón C Purcell dari kelompok itu berada di jalan untuk membagikan gambar-gambarnya yang fantastis tentang perjalanan sejauh ini dan beberapa detail tentang operasi itu kepada TheDrive.com.B-52H yang diangkut tersebut punya nomor registrasi 61-0009 dan dibangun pada tahun 1961. Setelah melayani selama beberapa dekade dengan berbagai unit pengebom, pada 25 September 2008, ia melakukan penerbangan terakhirnya ke 309th Aerospace Maintenance and Regeneration Group di Davis-Monthan. Di sana pesawat tersebut tertidur selama empat belas tahun sampai Angkatan Udara AS memutuskan untuk memulihkan kembali pesawat tua yang sudah dinonaktifkan tersebut.Foto: Ramón C Purcell/Boneyard SafariB-52 61-0009 saat nongkrong di Davis-Monthan.Foto: USAFPemberitahuan kontrak mengenai pembongkaran, pengangkutan, dan pemasangan kembali pesawat telah diumumkan pada Februari 2021, dengan nilai total kontrak potensial sebesar U$ 2,8 juta. Perusahaan teknik kedirgantaraan yang berbasis di Maryland, JF Taylor, dianugerahi kontrak tersebut.B-52 itu lantas ditarik dari boneyard pada Juli 2021 lalu dan dipindahkan ke Pima Air and Space Museum di dekatnya untuk melakukan pembongkaran yang membutuhkan waktu 4 bulan. B-52 memulai perjalanannya dari Tucson, Arizona, menuju Oklahoma City, Oklahoma.Sementara World Wide Aircraft Recovery mengawasi proyek tersebut dan perusahaan Ball and Son yang ditunjuk untuk memindahkan B-52 memakai truk. Ada kesulitan tersendiri untuk memindahkan badan pesawat yang begitu panjang dan tinggi sehingga hal-hal seperti melintasi jalan layang atau berbelok melalui persimpangan harus dilakukan dengan hati-hati. Foto-foto road trip B-52. Foto: Ramón C Purcell/Boneyard SafariPada Senin pagi (03/01/2022), B-52 keluar dari Pima Air and Space Museum untuk memulai perjalanan yang panjang dan menantang. Purcell memberi tahu TheDrive.com bahwa B-52 dan kendaraan pengawalnya mengambil dua jalur sekaligus sehingga mereka harus menepi setiap 8 km atau lebih untuk membiarkan lalu lintas dari arah berlawanan lewat, yang membuat perjalanan menjadi lambat. Untuk menempuh jarak 80 km dari Pima Air and Space Museum membutuhkan waktu lebih dari enam jam. Meski beberapa orang mungkin merasa tidak nyaman dengan road trip B-52 kali ini, tetapi orang-orang tampaknya tidak terlalu kecewa dengan operasi pemindahan tersebut. Menurut Purcell, mereka tampak heboh melihat bomber ikonik itu di jalan. Di beberapa perhentian, kerumunan orang datang untuk melihat B-52 dan bahkan beberapa awak pesawat veteran memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan tunggangan lama mereka.Sekilas perjalanan B-52.Secara keseluruhan, perjalanan B-52 ke rumah barunya bisa memakan waktu hingga empat minggu, tergantung pada banyak faktor termasuk cuaca. Beberapa orang pasti bertanya mengapa tidak terbang saja ke Oklahoma City daripada melakukan operasi transportasi melalui darat yang begitu sulit. Tetapi meregenerasi pesawat pengebom tua itu akan membutuhkan banyak pekerjaan dan menghabiskan banyak uang hanya untuk bisa melakukan satu kali penerbangan.Selain badan pesawat 61-0009, sayap kirinya juga akan segera diangkut ke fasilitas Boeing di Oklahoma City di mana mereka akan disambungkan kembali untuk membentuk apa yang dikenal sebagai model integrasi. Pesawat ini akan digunakan untuk menguji bagaimana sistem baru dapat diintegrasikan ke dalam desain B-52 yang berusia 70 tahun. Dengan B-52H dijadwalkan untuk terbang bersama B-21 Raider baru selama beberapa dekade yang akan datang, sejumlah upgrade direncanakan untuk menjaga pesawat tetap relevan. Mulai dari integrasi sensor baru, sistem komunikasi, penanggulangan defensif, avionik , dan terutama mesin baru.Rolls-Royce telah ditunjuk untuk memberikan mesin baru untuk sisa armada B-52 Angkatan Udara AS, yang terdiri dari 76 pesawat. Mesin modern itu akan meningkatkan kemampuan, efisiensi, keandalan, dan keberlanjutan pesawat secara keseluruhan. Pekerjaan pemasangan dan integrasi awal untuk mesin baru akan menggunakan B-52 yang dipindahkan kali ini, langkah tersebut diambil untuk mengurangi biaya dan risiko dibandingkan dengan memakai pesawat yang masih aktif. Ngaso dulu cuy di McDonald's Foto: Ramón C Purcell/Boneyard SafariSelain mesin, integrasi senjata baru adalah misi besar lainnya untuk misi masa depan 61-0009. B-52H akan menjadi truk senjata pilihan USAF untuk masa mendatang dan akan terus memimpin in

B-52 Road Trip, Ketika Pengebom B-52 Diangkut dengan Truk Melintasi Bagian Tengah AS
Ada kabar menarik dari pesawat pengebom legendaris B-52 Stratofortress yang dijuluki 'Damage Inc. II' yang baru-baru ini dikeluarkan dari penyimpanan dari 309th Aerospace Maintenance and Regeneration Group 'boneyard' di Davis-Monthan Air Force Base. Pesawat itu telah dibongkar sebelum memulai perjalanannya ke timur, kabarnya beberapa komoponen pesawat akan dipasang kembali untuk tujuan penelitian dan pengembangan. B-52 yang dilucuti yang melewati beberapa jalan di negara bagian AS kini telah menarik banyak perhatian. Perjalanan luar biasa 'Damage Inc. II' sedang didokumentasikan secara resmi oleh Boneyard Safari. Ramón C Purcell dari kelompok itu berada di jalan untuk membagikan gambar-gambarnya yang fantastis tentang perjalanan sejauh ini dan beberapa detail tentang operasi itu kepada TheDrive.com.B-52H yang diangkut tersebut punya nomor registrasi 61-0009 dan dibangun pada tahun 1961. Setelah melayani selama beberapa dekade dengan berbagai unit pengebom, pada 25 September 2008, ia melakukan penerbangan terakhirnya ke 309th Aerospace Maintenance and Regeneration Group di Davis-Monthan. Di sana pesawat tersebut tertidur selama empat belas tahun sampai Angkatan Udara AS memutuskan untuk memulihkan kembali pesawat tua yang sudah dinonaktifkan tersebut.Foto: Ramón C Purcell/Boneyard SafariB-52 61-0009 saat nongkrong di Davis-Monthan.Foto: USAFPemberitahuan kontrak mengenai pembongkaran, pengangkutan, dan pemasangan kembali pesawat telah diumumkan pada Februari 2021, dengan nilai total kontrak potensial sebesar U$ 2,8 juta. Perusahaan teknik kedirgantaraan yang berbasis di Maryland, JF Taylor, dianugerahi kontrak tersebut.B-52 itu lantas ditarik dari boneyard pada Juli 2021 lalu dan dipindahkan ke Pima Air and Space Museum di dekatnya untuk melakukan pembongkaran yang membutuhkan waktu 4 bulan. B-52 memulai perjalanannya dari Tucson, Arizona, menuju Oklahoma City, Oklahoma.Sementara World Wide Aircraft Recovery mengawasi proyek tersebut dan perusahaan Ball and Son yang ditunjuk untuk memindahkan B-52 memakai truk. Ada kesulitan tersendiri untuk memindahkan badan pesawat yang begitu panjang dan tinggi sehingga hal-hal seperti melintasi jalan layang atau berbelok melalui persimpangan harus dilakukan dengan hati-hati. Foto-foto road trip B-52. Foto: Ramón C Purcell/Boneyard SafariPada Senin pagi (03/01/2022), B-52 keluar dari Pima Air and Space Museum untuk memulai perjalanan yang panjang dan menantang. Purcell memberi tahu TheDrive.com bahwa B-52 dan kendaraan pengawalnya mengambil dua jalur sekaligus sehingga mereka harus menepi setiap 8 km atau lebih untuk membiarkan lalu lintas dari arah berlawanan lewat, yang membuat perjalanan menjadi lambat. Untuk menempuh jarak 80 km dari Pima Air and Space Museum membutuhkan waktu lebih dari enam jam. Meski beberapa orang mungkin merasa tidak nyaman dengan road trip B-52 kali ini, tetapi orang-orang tampaknya tidak terlalu kecewa dengan operasi pemindahan tersebut. Menurut Purcell, mereka tampak heboh melihat bomber ikonik itu di jalan. Di beberapa perhentian, kerumunan orang datang untuk melihat B-52 dan bahkan beberapa awak pesawat veteran memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan tunggangan lama mereka.Sekilas perjalanan B-52.Secara keseluruhan, perjalanan B-52 ke rumah barunya bisa memakan waktu hingga empat minggu, tergantung pada banyak faktor termasuk cuaca. Beberapa orang pasti bertanya mengapa tidak terbang saja ke Oklahoma City daripada melakukan operasi transportasi melalui darat yang begitu sulit. Tetapi meregenerasi pesawat pengebom tua itu akan membutuhkan banyak pekerjaan dan menghabiskan banyak uang hanya untuk bisa melakukan satu kali penerbangan.Selain badan pesawat 61-0009, sayap kirinya juga akan segera diangkut ke fasilitas Boeing di Oklahoma City di mana mereka akan disambungkan kembali untuk membentuk apa yang dikenal sebagai model integrasi. Pesawat ini akan digunakan untuk menguji bagaimana sistem baru dapat diintegrasikan ke dalam desain B-52 yang berusia 70 tahun. Dengan B-52H dijadwalkan untuk terbang bersama B-21 Raider baru selama beberapa dekade yang akan datang, sejumlah upgrade direncanakan untuk menjaga pesawat tetap relevan. Mulai dari integrasi sensor baru, sistem komunikasi, penanggulangan defensif, avionik , dan terutama mesin baru.Rolls-Royce telah ditunjuk untuk memberikan mesin baru untuk sisa armada B-52 Angkatan Udara AS, yang terdiri dari 76 pesawat. Mesin modern itu akan meningkatkan kemampuan, efisiensi, keandalan, dan keberlanjutan pesawat secara keseluruhan. Pekerjaan pemasangan dan integrasi awal untuk mesin baru akan menggunakan B-52 yang dipindahkan kali ini, langkah tersebut diambil untuk mengurangi biaya dan risiko dibandingkan dengan memakai pesawat yang masih aktif. Ngaso dulu cuy di McDonald's Foto: Ramón C Purcell/Boneyard SafariSelain mesin, integrasi senjata baru adalah misi besar lainnya untuk misi masa depan 61-0009. B-52H akan menjadi truk senjata pilihan USAF untuk masa mendatang dan akan terus memimpin inisiatif senjata hipersonik yang diluncurkan dari udara. Saat ini, senjata hipersonik pertama USAF yang dijadwalkan masuk layanan adalah AGM-183 ARRW, yang secara eksklusif dibuat untuk B-52. Pesawat mendapatkan pylon baru untuk memasang senjata berukuran besar dan berat di masa depan. Sementara itu, sayap kanan dan stabilizer horizontal pesawat yang sekarang dilepas akan dikirim ke pusat Penelitian dan Pengembangan McFarland di Kansas, di mana kompomem itu akan digunakan dalam penelitian untuk mendukung Aircraft Structural Integrity Program (ASIP) B-52H.ASIP adalah program USAF yang dimulai pada akhir 1950-an setelah serangkaian kecelakaan yang disebabkan oleh kelelahan struktural pesawat. Sejak itu, ASIP bertanggung jawab untuk merancang, menganalisis, dan menguji pesawat terbang dan komponennya untuk integritas struktural. Sekarang B-52 mendekati usia 70 tahun, sangat penting bagi layanan untuk memahami berapa lama mereka dapat mengharapkan komponennya tetap dalam kondisi kerja.Brig. Gen. John Newberry, Direktur Direktorat Pengebom Pusat Manajemen Siklus Hidup Angkatan Udara mengatakan jika mengubah 61-009 menjadi model integrasi adalah inisiatif luar biasa untuk menggunakan kembali B-52 yang sudah pensiun menjadi alat untuk memajukan upaya modernisasi dan pemeliharaan armada untuk beberapa dekade yang akan datang. Dan setidaknya dalam beberapa minggu ke depan, warga AS bisa melihat bomber ikonik ini melintasi jalanan AS.Referensi Tulisan:  TheDrive.comSumber Foto: sudah tertera di atasAdblock test (Why?)