Bagaimana Cara Membuat Surat Pernyataan?

Surat pernyataan adalah surat resmi yang digunakan untuk menjelaskan tentang keadaan kita sekarang. Surat ini biasa digunakan terkait kepentingan hukum maupun hal-hal penting lain. Bagaimana cara membuat surat pernyataan? Seperti apa contoh surat pernyataan? Tidak hanya orang pribadi, surat pernyataan juga dibutuhkan organisasi, perusahaan besar, atau pemilik bisnis. Surat pernyataan tersebut disesuaikan dengan tujuan masing-masing. Ada yang digunakan sebagai pernyataan mengakui suatu hal tertentu, pernyataan kesanggupan, ataupun pernyataan-pernyataan lain. Cara membuat surat pernyataan Cara membuat surat pernyataan di Indonesia sudah pasti menggunakan bahasa Indonesia yang formal dan baku. Kemudian terdapat tanda tangan di atas materai oleh pihak yang bersangkutan. Mengenai format, biasanya mengikuti alur berikut ini. Judul surat: menggunakan huruf kapital dan dicetak tebal. Penempatan rata tengah. Pendahuluan: Biasanya terdapat identitas pembuat dan pernyataan yang ingin disampaikan kepada pihak penerima. Isi pernyataan: Bisa berupa poin-poin atau pernyataan berupa paragraf. Penutup: Terdapat informasi nama, tanda tangan, dan tanggal. Pembubuhan tanda tangan dilakukan di atas materai. Jenis-jenis dan contoh surat pernyataan Agar lebih mudah memahami bagaimana cara membuat surat pernyataan, berikut beberapa contoh surat pernyataan berdasarkan jenis dan tujuannya. 1. Surat pernyataan kesanggupan Surat kesanggupan biasanya digunakan sebagai pernyataan bahwa kita menerima tanggung jawab tertentu. Biasanya digunakan saat diterima di perusahaan tertentu dan kita resmi menjadi karyawan atau bekerja sama. Berikut contoh surat pernyataan kesanggupan. 2. Surat pernyataan utang piutang Surat untuk pernyataan utang digunakan menyatakan utang tertentu, baik pribadi maupun usaha. Surat ini bisa dijadikan bukti untuk meminta pertanggung jawaban pelunasan utang. Contoh surat pernyataan utang piutang. 3. Surat pernyataan kepemilikan tanah Selain memiliki surat tanah, pemilik properti tanah harus bersedia menandatangani sebuah surat pernyataan kepemilikan. Surat pernyataan ini biasanya digunakan sebagai salah satu bukti sah bahwa tanah tersebut memang milik pihak pembuat pernyataan. Biasanya surat penyataaan ini digunakan untuk keperluan tertentu, misal pinjaman ke bank. Contoh surat pernyataan kepemilikan tanah. [Baca: Jangan Sampai Musim Hujan Bikin Keuangan Jadi Terpuruk, Miliki Proteksi Kendaraan untuk Minimalkan Kerugian] Fungsi surat pernyataan Secara umum, fungsi surat pernyataan ditujukan bagi pihak pembuat, penerima, dan pihak-pihak terkait yang disinggung dalam surat tersebut. Berikut penjelasan detailnya. 1. Fungsi bagi pihak pembuat Bagi pihak pembuat, surat pernyataan bisa menjadi bukti dan cara untuk menyampaikan maksud secara bersungguh-sungguh bagi pihak penerima.  2. Fungsi  bagi pihak penerima Sementara bagi pihak penerima, surat pernyataan ini bisa menjadi bukti kuat atau ibarat perjanjian tulis yang menjadi dasar permintaan pertanggungjawaban dari pihak pembuat. Jadi, kalau ada yang tidak sesuai kesepakatan, pihak penerima dapat menggunakan surat pernyataan dari si pembuat tersebut. 3. Fungsi bagi pihak yang dinyatakan Selain pembuat dan penerima, ada pula pihak yang dinyatakan dalam surat ini. Surat pernyataan berguna sebagai penguat keadaan pihak yang dinyatakan.  Begitulah cara membuat surat pernyataan. Yang terpenting saat membuat surat pernyataan adalah memperhatikan dengan teliti informasi dan maksud yang ingin kita sampaikan. Dengan demikian, tidak ada kesalahpahaman di masa mendatang. Kita juga bisa menyimpan dan menggunakannya sebagai bukti valid di bawah naungan hukum. Yang pasti, gunakan bahasa formal yang singkat, padat, dan jelas. Tidak perlu bertele-tele, ya! Punya pertanyaan seputar keuangan? Jangan ragu untuk menyampaikannya ke Tanya Lifepal ya! Para rekan ahli siap membantu menjawab pertanyaan yang kamu berikan. Let's block ads! (Why?)

Bagaimana Cara Membuat Surat Pernyataan?

Surat pernyataan adalah surat resmi yang digunakan untuk menjelaskan tentang keadaan kita sekarang. Surat ini biasa digunakan terkait kepentingan hukum maupun hal-hal penting lain. Bagaimana cara membuat surat pernyataan? Seperti apa contoh surat pernyataan?

Tidak hanya orang pribadi, surat pernyataan juga dibutuhkan organisasi, perusahaan besar, atau pemilik bisnis. Surat pernyataan tersebut disesuaikan dengan tujuan masing-masing.

Ada yang digunakan sebagai pernyataan mengakui suatu hal tertentu, pernyataan kesanggupan, ataupun pernyataan-pernyataan lain.

Cara membuat surat pernyataan

Cara membuat surat pernyataan di Indonesia sudah pasti menggunakan bahasa Indonesia yang formal dan baku. Kemudian terdapat tanda tangan di atas materai oleh pihak yang bersangkutan. Mengenai format, biasanya mengikuti alur berikut ini.

  • Judul surat: menggunakan huruf kapital dan dicetak tebal. Penempatan rata tengah.
  • Pendahuluan: Biasanya terdapat identitas pembuat dan pernyataan yang ingin disampaikan kepada pihak penerima.
  • Isi pernyataan: Bisa berupa poin-poin atau pernyataan berupa paragraf.
  • Penutup: Terdapat informasi nama, tanda tangan, dan tanggal. Pembubuhan tanda tangan dilakukan di atas materai.

Jenis-jenis dan contoh surat pernyataan

Agar lebih mudah memahami bagaimana cara membuat surat pernyataan, berikut beberapa contoh surat pernyataan berdasarkan jenis dan tujuannya.

1. Surat pernyataan kesanggupan

Surat kesanggupan biasanya digunakan sebagai pernyataan bahwa kita menerima tanggung jawab tertentu. Biasanya digunakan saat diterima di perusahaan tertentu dan kita resmi menjadi karyawan atau bekerja sama.

Berikut contoh surat pernyataan kesanggupan.

Surat pernyataan - Surat Kesanggupan

2. Surat pernyataan utang piutang

Surat untuk pernyataan utang digunakan menyatakan utang tertentu, baik pribadi maupun usaha. Surat ini bisa dijadikan bukti untuk meminta pertanggung jawaban pelunasan utang.

Contoh surat pernyataan utang piutang.

Surat pernyataan utang

3. Surat pernyataan kepemilikan tanah

Selain memiliki surat tanah, pemilik properti tanah harus bersedia menandatangani sebuah surat pernyataan kepemilikan.

Surat pernyataan ini biasanya digunakan sebagai salah satu bukti sah bahwa tanah tersebut memang milik pihak pembuat pernyataan. Biasanya surat penyataaan ini digunakan untuk keperluan tertentu, misal pinjaman ke bank.

Contoh surat pernyataan kepemilikan tanah.

Surat pernyataan kepemilikan tanah

[Baca: Jangan Sampai Musim Hujan Bikin Keuangan Jadi Terpuruk, Miliki Proteksi Kendaraan untuk Minimalkan Kerugian]

Fungsi surat pernyataan

Secara umum, fungsi surat pernyataan ditujukan bagi pihak pembuat, penerima, dan pihak-pihak terkait yang disinggung dalam surat tersebut. Berikut penjelasan detailnya.

1. Fungsi bagi pihak pembuat

Bagi pihak pembuat, surat pernyataan bisa menjadi bukti dan cara untuk menyampaikan maksud secara bersungguh-sungguh bagi pihak penerima. 

2. Fungsi  bagi pihak penerima

Sementara bagi pihak penerima, surat pernyataan ini bisa menjadi bukti kuat atau ibarat perjanjian tulis yang menjadi dasar permintaan pertanggungjawaban dari pihak pembuat.

Jadi, kalau ada yang tidak sesuai kesepakatan, pihak penerima dapat menggunakan surat pernyataan dari si pembuat tersebut.

3. Fungsi bagi pihak yang dinyatakan

Selain pembuat dan penerima, ada pula pihak yang dinyatakan dalam surat ini. Surat pernyataan berguna sebagai penguat keadaan pihak yang dinyatakan. 

Begitulah cara membuat surat pernyataan. Yang terpenting saat membuat surat pernyataan adalah memperhatikan dengan teliti informasi dan maksud yang ingin kita sampaikan.

Dengan demikian, tidak ada kesalahpahaman di masa mendatang. Kita juga bisa menyimpan dan menggunakannya sebagai bukti valid di bawah naungan hukum. Yang pasti, gunakan bahasa formal yang singkat, padat, dan jelas. Tidak perlu bertele-tele, ya!

Punya pertanyaan seputar keuangan? Jangan ragu untuk menyampaikannya ke Tanya Lifepal ya! Para rekan ahli siap membantu menjawab pertanyaan yang kamu berikan.

Let's block ads! (Why?)