Bappenas Siapkan Strategi untuk Transformasi Ekonomi Indonesia

JawaPos.com – Indonesia saat ini berfokus untuk mencapai ekonomi terbesar kelima secara global pada tahun 2045 mendatang. Untuk mewujudkannya, membutuhkan investasi dalam aspek pengetahuan dan inovasi dalam mengatasi masalah kebijakan penting.Menteri PPN atau Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menjelaskan, pemerintah telah menyusun beberapa strategi besar dalam transformasi ekonomi Indonesia yang diharapkan mampu menjadi game-changers. Menurutnya, pandemi telah mendisrupsi kehidupan sekaligis juga mendorong percepatan perubahan untuk melakukan kemajuan ke depan. Tantangan ini tidak bisa lagi dilakukan dengan cara-cara lama.“Maka, tidak ada cara lain kecuali dilakukan sebuah transformasi ekonomi yang memperhitungkan keadaan dunia,” kata Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dalam diskusi virtual, Rabu (24/11).Suharso menyebut, kolaborasi triple helix antara pemerintah, swasta, dan lembaga riset menjadi penting untuk bisa menjawab kebutuhan kompleksitas ekonomi ke depan, didorong oleh penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.Belajar dari pandemi, Suharso mengungkapkan, pandemi memang telah memberikan dampak yang negatif, termasuk untuk Indonesia. Pandemi telah melahirkan tingkat pengangguran juga kemiskinan, dan juga membentuk kesenjangan.“Ini semua adalah sebuah tantangan yang tidak bisa lagi kita atasi dengan cara-cara lama,” tambahnya.Adblock test (Why?)

Bappenas Siapkan Strategi untuk Transformasi Ekonomi Indonesia
JawaPos.com – Indonesia saat ini berfokus untuk mencapai ekonomi terbesar kelima secara global pada tahun 2045 mendatang. Untuk mewujudkannya, membutuhkan investasi dalam aspek pengetahuan dan inovasi dalam mengatasi masalah kebijakan penting.Menteri PPN atau Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menjelaskan, pemerintah telah menyusun beberapa strategi besar dalam transformasi ekonomi Indonesia yang diharapkan mampu menjadi game-changers. Menurutnya, pandemi telah mendisrupsi kehidupan sekaligis juga mendorong percepatan perubahan untuk melakukan kemajuan ke depan. Tantangan ini tidak bisa lagi dilakukan dengan cara-cara lama.“Maka, tidak ada cara lain kecuali dilakukan sebuah transformasi ekonomi yang memperhitungkan keadaan dunia,” kata Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dalam diskusi virtual, Rabu (24/11).Suharso menyebut, kolaborasi triple helix antara pemerintah, swasta, dan lembaga riset menjadi penting untuk bisa menjawab kebutuhan kompleksitas ekonomi ke depan, didorong oleh penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.Belajar dari pandemi, Suharso mengungkapkan, pandemi memang telah memberikan dampak yang negatif, termasuk untuk Indonesia. Pandemi telah melahirkan tingkat pengangguran juga kemiskinan, dan juga membentuk kesenjangan.“Ini semua adalah sebuah tantangan yang tidak bisa lagi kita atasi dengan cara-cara lama,” tambahnya.Adblock test (Why?)