Benarkah Hokage Ketiga Seorang Koruptor?

Meski sudah tamat nyaris 8 tahun yang lalu namun pembicaraan mengenai manga populer yang berjudul Naruto ternyata masih disambut hangat oleh banyak orang. Belum lama ini (sebenarnya udah lama sih) pembicaraan yang cukup diributkan oleh para netizen Indonesia adalah pertanyaan mengenai kemana perginya harta kekayaan orangtua Naruto? Semua pertanyaan itu dimulai dari sebuah postingan di internet.Di postingan itu dijelaskan bahwa kekayaan Minato yang dia dapatkan dari misi-misinya adalah sekitar 321 milyar rupiah. Saya tak tahu darimana orang itu mendapatkan data mengenai pembayaran misi ninja namun jumlah yang dia tuliskan tidak berlebihan, cukup murah malah. Pertanyaannya adalah, kemana semua uang itu pergi?Anggaplah dia benar-benar mendapat 321 milyar dari misi yang dia jalankan dan menghabiskan sebagian besar untuk biaya ini itu, dengan jumlah kekayaannya dia setidaknya punya tabungan sekitar 10 atau bahkan 50 milyar, terlebih dia pasti punya gaji yang lumayan sebagai hokage. Dan itu hanya kekayaan Minato, Kushina juga seorang Jounin jadi uangnya tidak mungkin sedikit. Dan saya bahkan belum memasukkan warisan klan Uzumaki. Yang jelas, uang yang mereka wariskan pasti cukup untuk membuat Naruto hidup mewah seumur hidup.Dari chapter 500 kita diperlihatkan sedikit mengenai kehidupan Kushina. Dia wanita yang sederhana, rumahnya tidak mewah dan dia tidak punya pembantu, dia bahkan pergi berbelanja sendirian. Di beberapa chapter berikutnya juga diperlihatkan bahwa mereka berdua punya dua rumah, satu hancur akibat Kyubi dan satu lagi tak diketahui nasibnya. Singkat kata Minato dan Kushina tewas dan Naruto sebagai anak mereka seharusnya mewarisi seluruh kekayaan tersebut.Namun dalam chapter-chapter awal kita diperlihatkan bahwa Naruto tinggal sendirian di rumah yang berbeda dari yang ditempati Minato dan Kushina. Naruto termasuk miskin karna dompet kodoknya selalu hanya berisi receh dan makanan favoritnya adalah ramen instan. Kalau di Indonesia makanan instan seperti itu sudah pasti dijamin murah yang mana artinya Naruto tidak menikmati warisan orangtuanya.Banyak orang yang berpendapat bahwa Hiruzen sebagai penanggungjawab Naruto menyimpan semua uang itu untuk dirinya sendiri. Well, meskipun kemungkinan itu memang ada namun kenyataan bahwa Naruto tumbuh sehat adalah fakta bahwa Hiruzen setidaknya tidak menelantarkan Naruto. Sebagai orangtua rasanya memang tak bijak jika Naruto tumbuh dalam kemewahan karna beresiko membuatnya manja. Saya rasa tindakan Hiruzen yang hanya memberi uang sekedarnya bisa dibandingkan dengan Albus Dumbledore dari serial Harry Potter, mereka melakukannya demi kebaikan si anak sendiri.Tapi, apakah Naruto benar-benar punya warisan?Sepanjang 700 chapter manga Naruto tak ada sekalipun orang-orang menyinggung tentang bank atau tempat untuk menabung jadi wajar jika orang-orang menyimpan uangnya secara pribadi. Katakanlah mereka menyimpan uangnya di dalam tanah atau tempat-tempat semacam itu, kira-kira siapa yang akan menemukannya jika mereka mati?Jika kasusnya seperti itu maka kita bisa beranggapan bahwa Minato dan Kushina sama sekali tidak meninggalkan apapun untuk Naruto. Mungkin saja rumah mereka hancur dalam serangan Kyubi dan semua uang mereka hangus terbakar dan jika ini memang benar maka artinya Naruto memang tidak punya apa-apa lagi. Itu artinya dia dibesarkan dengan uang negara.Kesimpulannya, Minato dan Kushina kemungkinan besar tidak meninggalkan apapun untuk Naruto. Masalah ekonomi di dunia ninja memang jarang sekali dibahas dan kita tak tahu seberapa tinggi taraf hidup disana. Mungkin saja Minato dan Kushina sebenarnya hidup pas-pasan atau mereka menyumbangkan banyak uang ke yayasan amal. Anda mungkin bertanya, mengapa mereka tidak membuat tabungan untuk anak mereka? Jawabannya jelas, mereka sama sekali tidak berencana mati.Tapi, bagaimana kalau uang warisan itu memang benar-benar ada?Kalau uang warisan itu memang ada maka saya cukup yakin Hiruzen berniat untuk memberikannya saat Naruto sudah cukup dewasa namun sayangnya Hiruzen tewas sebelum hari itu tiba dan karna Hiruzen tak bisa menceritakan kebenaran pada siapapun maka orang-orang akan menganggap uang tersebut sebagai uang pribadi Hiruzen dan diserahkan pada keluarganya.Karna itulah anggapan bahwa Hiruzen makan harta anak yatim merupakan hoax yang dibuat-buat. Meski demikian kondisi tempat Naruto dibesarkan memang terbilang mengenaskan sehingga banyak orang mulai menuduh Hiruzen yang bukan-bukan. Contohnya, bagaimana bisa seluruh penduduk tahu Naruto adalah Jinchuriki tapi tak tahu bahwa Naruto adalah anak hokage keempat? Apa yang dilakukan Hiruzen saat Naruto diolok dan diasingkan penduduk desa? Well, saya rasa itu cuma inkonsistensi dari mangakanya sendiri.Jadi, apakah Naruto benar-benar punya uang warisan atau tidak itu kembali ke pendapat masing-masing pembaca. Kebenarannya hanya sang mangaka yang tahu dan tampaknya Masashi Kishimoto tak punya niat untuk memberitahu kebenarannya jadi masalah ini akan terus mengambang tak terp

Benarkah Hokage Ketiga Seorang Koruptor?
Meski sudah tamat nyaris 8 tahun yang lalu namun pembicaraan mengenai manga populer yang berjudul Naruto ternyata masih disambut hangat oleh banyak orang. Belum lama ini (sebenarnya udah lama sih) pembicaraan yang cukup diributkan oleh para netizen Indonesia adalah pertanyaan mengenai kemana perginya harta kekayaan orangtua Naruto? Semua pertanyaan itu dimulai dari sebuah postingan di internet.Di postingan itu dijelaskan bahwa kekayaan Minato yang dia dapatkan dari misi-misinya adalah sekitar 321 milyar rupiah. Saya tak tahu darimana orang itu mendapatkan data mengenai pembayaran misi ninja namun jumlah yang dia tuliskan tidak berlebihan, cukup murah malah. Pertanyaannya adalah, kemana semua uang itu pergi?Anggaplah dia benar-benar mendapat 321 milyar dari misi yang dia jalankan dan menghabiskan sebagian besar untuk biaya ini itu, dengan jumlah kekayaannya dia setidaknya punya tabungan sekitar 10 atau bahkan 50 milyar, terlebih dia pasti punya gaji yang lumayan sebagai hokage. Dan itu hanya kekayaan Minato, Kushina juga seorang Jounin jadi uangnya tidak mungkin sedikit. Dan saya bahkan belum memasukkan warisan klan Uzumaki. Yang jelas, uang yang mereka wariskan pasti cukup untuk membuat Naruto hidup mewah seumur hidup.Dari chapter 500 kita diperlihatkan sedikit mengenai kehidupan Kushina. Dia wanita yang sederhana, rumahnya tidak mewah dan dia tidak punya pembantu, dia bahkan pergi berbelanja sendirian. Di beberapa chapter berikutnya juga diperlihatkan bahwa mereka berdua punya dua rumah, satu hancur akibat Kyubi dan satu lagi tak diketahui nasibnya. Singkat kata Minato dan Kushina tewas dan Naruto sebagai anak mereka seharusnya mewarisi seluruh kekayaan tersebut.Namun dalam chapter-chapter awal kita diperlihatkan bahwa Naruto tinggal sendirian di rumah yang berbeda dari yang ditempati Minato dan Kushina. Naruto termasuk miskin karna dompet kodoknya selalu hanya berisi receh dan makanan favoritnya adalah ramen instan. Kalau di Indonesia makanan instan seperti itu sudah pasti dijamin murah yang mana artinya Naruto tidak menikmati warisan orangtuanya.Banyak orang yang berpendapat bahwa Hiruzen sebagai penanggungjawab Naruto menyimpan semua uang itu untuk dirinya sendiri. Well, meskipun kemungkinan itu memang ada namun kenyataan bahwa Naruto tumbuh sehat adalah fakta bahwa Hiruzen setidaknya tidak menelantarkan Naruto. Sebagai orangtua rasanya memang tak bijak jika Naruto tumbuh dalam kemewahan karna beresiko membuatnya manja. Saya rasa tindakan Hiruzen yang hanya memberi uang sekedarnya bisa dibandingkan dengan Albus Dumbledore dari serial Harry Potter, mereka melakukannya demi kebaikan si anak sendiri.Tapi, apakah Naruto benar-benar punya warisan?Sepanjang 700 chapter manga Naruto tak ada sekalipun orang-orang menyinggung tentang bank atau tempat untuk menabung jadi wajar jika orang-orang menyimpan uangnya secara pribadi. Katakanlah mereka menyimpan uangnya di dalam tanah atau tempat-tempat semacam itu, kira-kira siapa yang akan menemukannya jika mereka mati?Jika kasusnya seperti itu maka kita bisa beranggapan bahwa Minato dan Kushina sama sekali tidak meninggalkan apapun untuk Naruto. Mungkin saja rumah mereka hancur dalam serangan Kyubi dan semua uang mereka hangus terbakar dan jika ini memang benar maka artinya Naruto memang tidak punya apa-apa lagi. Itu artinya dia dibesarkan dengan uang negara.Kesimpulannya, Minato dan Kushina kemungkinan besar tidak meninggalkan apapun untuk Naruto. Masalah ekonomi di dunia ninja memang jarang sekali dibahas dan kita tak tahu seberapa tinggi taraf hidup disana. Mungkin saja Minato dan Kushina sebenarnya hidup pas-pasan atau mereka menyumbangkan banyak uang ke yayasan amal. Anda mungkin bertanya, mengapa mereka tidak membuat tabungan untuk anak mereka? Jawabannya jelas, mereka sama sekali tidak berencana mati.Tapi, bagaimana kalau uang warisan itu memang benar-benar ada?Kalau uang warisan itu memang ada maka saya cukup yakin Hiruzen berniat untuk memberikannya saat Naruto sudah cukup dewasa namun sayangnya Hiruzen tewas sebelum hari itu tiba dan karna Hiruzen tak bisa menceritakan kebenaran pada siapapun maka orang-orang akan menganggap uang tersebut sebagai uang pribadi Hiruzen dan diserahkan pada keluarganya.Karna itulah anggapan bahwa Hiruzen makan harta anak yatim merupakan hoax yang dibuat-buat. Meski demikian kondisi tempat Naruto dibesarkan memang terbilang mengenaskan sehingga banyak orang mulai menuduh Hiruzen yang bukan-bukan. Contohnya, bagaimana bisa seluruh penduduk tahu Naruto adalah Jinchuriki tapi tak tahu bahwa Naruto adalah anak hokage keempat? Apa yang dilakukan Hiruzen saat Naruto diolok dan diasingkan penduduk desa? Well, saya rasa itu cuma inkonsistensi dari mangakanya sendiri.Jadi, apakah Naruto benar-benar punya uang warisan atau tidak itu kembali ke pendapat masing-masing pembaca. Kebenarannya hanya sang mangaka yang tahu dan tampaknya Masashi Kishimoto tak punya niat untuk memberitahu kebenarannya jadi masalah ini akan terus mengambang tak terpecahkan.Sekian dari saya mari bertemu di thread saya yang lainnya. Adblock test (Why?)