Berapakah Normalnya Suhu Tubuh Manusia ?

Setiap orang memiliki suhu tubuh normal yang berbeda. Perbedaannya bisa antar jenis kelamin dan usia. Meski begitu, ada rata-rata suhu tubuh normal yang sebenarnya bisa menjadi acuan.

Berapakah Normalnya Suhu Tubuh Manusia ?

Salah satu gejala dari Covid-19 adalah demam alias suhu tubuh di atas normal. Dikutip dari situs resmi Kementerian Kesehatan, seseorang patut diduga tertular Covid-19 jika suhu tubuhnya mencapai 38 derajat celcius ke atas.

Setiap orang memiliki suhu tubuh normal yang berbeda. Perbedaannya bisa antar jenis kelamin dan usia. Meski begitu, ada rata-rata suhu tubuh normal yang sebenarnya bisa menjadi acuan.  Lantas, berapa suhu tubuh normal manusia pada umumnya? Kapan sebaiknya kamu harus ke dokter? Simak terus artikel ini untuk menemukan jawabannya ya!

Suhu Tubuh Normal Manusia

Suhu tubuh normal kamu bisa saja berubah dengan berjalannya usia. Secara umum, sebagaimana dirangkum dari Healthline, orang yang lebih tua sukar untuk menyimpan panas. Oleh karena itu, wajar apabila suhu tubuhnya lebih rendah. 

Rata-rata suhu tubuh normal berdasarkan beberapa hasil yang saya baca bisa kalian lihat di bawah ini:

Bayi dan anak-anak. Untuk bayi dan anak-anak, rata-rata suhu normal antara 36,6 derajat celcius hingga 37,2 derajat celcius.

Dewasa. Di antara orang dewasa, rata-rata suhu tubuh normal adalah 36,1 derajat celcius hingga 37,2 derajat celcius.

Dewasa lebih dari 65 tahun. Di umur yang lebih dewasa lagi, rata-rata suhu tubuh normal ada di bawah 36,2 derajat celcius.

Satu hal yang harus kamu perhatikan, suhu tubuh normal antar manusia bisa berbeda. Suhu kamu bisa saja berbeda hingga 0,6 derajat celcius, lebih tinggi atau rendah dari daftar di atas. 

Apa saja faktor-faktor yang bisa memengaruhi suhu tubuh kamu?

Di abad ke 19, seorang dokter dari Jerman bernama Carl Wunderlich mengidentifikasikan suhu tubuh rata-rata manusia berada pada 37 derajat celcius. Pada tahun 1992, hasil studi dari Trusted Source menyarankan untuk mengesampingkan angka rata-rata suhu tadi, kemudian menurunkannya sedikit menjadi 36,8 derajat celcius. Mengapa?

Para peneliti menemukan bahwa tubuh manusia cenderung hangat sepanjang hari. Oleh karena itu, demam yang terjadi di pagi hari biasanya akan menunjukkan suhu yang lebih rendah ketimbang suhu demam jika terjadi di siang hari.

Waktu juga bukan satu-satunya faktor yang bisa memengaruhi suhu loh. Ternyata usia muda cenderung memiliki suhu rata-rata yang lebih tinggi. Ini dikarenakan kemampuan tubuh di usia muda dalam mengatur suhu tubuh, dan kemampuan tersebut akan menurun berbarengan dengan pertambahan usia. 

Tingkat aktifitas fisik dan beberapa makanan atau minuman juga dapat memengaruhi suhu tubuh. Suhu tubuh wanita biasanya juga dipengaruhi oleh hormon, dan suhu bisa naik atau turun pada titik tertentu selama masa menstruasi.

Sebagai tambahan informasi, cara kamu mengukur suhu juga bisa menentukan hasilnya. Mengukur dari ketiak dapat menghasilkan suhu 1 derajat lebih rendah ketimbang mengukurnya dari mulut. Dan hasil pengukuran dari mulut biasanya lebih rendah ketimbang jika kita mengukur dari telinga atau rektum.

Apa saja gejala demam?

Ada beberapa pertanda kamu demam. Salah satu yang paling mudah adalah dengan mengukur suhu tubuh dengan menggunakan termometer. Apabila hasil pengukuran suhu tersebut memperlihatkan lebih tinggi dari angka-angka normal, kondisi tersebut bisa berarti kamu sedang demam.

Nah, angka-angka di bawah ini bisa menunjukkan kamu sedang demam:

Mengukur lewat kuping: 38 derajat celcius atau lebih tinggi

Mengukur lewat mulut: 37,8 derajat celcius atau lebih tinggi

Mengukur lewat ketiak: 37,2 derajat celcius atau lebih tinggi

Demam bisa pula diikuti dengan gejala lain, termasuk:

- Berkeringat

- Menggigil

- Pusing

- Nyeri di tubuh

- Kelelahan atau lemas

- Kehilangan nafsu makan

- Meningkatnya denyut jantung

- Dehidrasi

Meskipun demam membuat kamu merasa tidak nyaman, sebenarnya kondisi tersebut tidak berbahaya. Suhu tubuh yang tinggi menandakan bahwa tubuh kamu sedang melawan sesuatu. Kebanyakan, beristirahat bisa menjadi obat yang terbaik.

Meski begitu, kamu harus ke dokter, apabila:

- Suhu tubuh sudah 39,4 derajat celcius atau lebih

- Demam tiga hari berturut-turut atau lebih

- Demam yang disertai muntah, pusing, sakit di dada, leher yang kaku, bercak di kulit, atau tenggorokan mulai sakit.

Apa saja gejala hipotermia?

Berbeda dari demam, hipotermia merupakan sebuah pertanda di mana suhu tubuh kamu berada di bawah normal. Untuk dewasa, suhu di bawah 35 derajat celcius bisa berarti hipotermia. Untuk bayi, suhu di bawah 36,1 derajat celcius sudah bisa dianggap hipotermia.

Kebanyakan orang berpikir bahwa hipotermia hanya terjadi apabila kamu sedang berada di luar ruangan dengan suhu yang sangat dingin. Meski begitu, hipotermia bisa terjadi juga dalam ruangan.

Gejala-gejala hipotermia lain, termasuk:

- Menggigil

- Napas yang melambat

- Bicara cadel atau bergumam

- Denyut nadi lemah

- Koordinasi yang buruk

- Mengantuk

- Kebingungan atau kehilangan ingatan

- Hilang kesaradan

- Kulit merah cerah yang terasa dingin saat disentuh (oada bayi)

Berbeda dari demam yang masih bisa disembuhkan dengan beristirahat, apabila gejala-gejala hiportemia sudah muncul, sebaiknya langsung ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. Meski begitu, perlu diagnosis lebih lanjut dari dokter untuk mengetahui hipotermia atau tidak. 

Untuk gejala-gejala ringan, penggunaan selimut hangat masih bisa mengembalikan suhu tubuh ke angka normal.

Nah, itu tadi penjelasan soal suhu tubuh normal, demam, dan hipotermia. Jangan remehkan suhu tubuh di bawah atau atas normal ya!