BPJSTKU: Panduan Aplikasi dari Daftar, Cek, dan Klaim JHT

BPJSTKU adalah aplikasi resmi yang dikeluarkan BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2018 agar peserta BPJSTK dapat mengecek saldo Jaminan Hari Tua (JHT) secara online. Tujuan pihak BPJS Ketenagakerjaan merilis aplikasi BPJSTKU ini adalah untuk memperluas kepesertaan, memaksimalkan layanan jaminan sosial bagi para pekerja, dan mempermudah peserta.  Dengan keberadaan aplikasi ini, peserta dengan mudah dan cepat mendapatkan informasi, seperti cek saldo, klaim JHT, pendaftaran online, pelaporan pengaduan dan kasus kecelakaan kerja, dan layanan informasi lainnya dengan mudah secara online.  Jadi, peserta BPJSTK tidak perlu lagi antre panjang di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan cuma buat mengecek saldo yang terkumpul dari iuran JHT tiap bulannya. Nah, dalam ulasan seputar BPJS kali ini, Lifepal mau membeberkan pentingnya punya aplikasi BPJSTKU, syarat dan cara mendaftarkannya, hingga cara cek saldo sekaligus klaim JHT. Yuk, disimak. Kenapa harus Memiliki BPJSTKU? Ini alasannya Adanya BPJS Ketenagakerjaan tentu memiliki fungsi dan manfaat bagi para peserta BPJS Ketenagakerjaan, seperti tersedianya: Jaminan Hari Tua (JHT)  Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Jaminan Kematian Jaminan Pensiun  Nah, dengan memiliki dan terdaftar di aplikasi BPJSTKU, peserta bisa memantau akumulasi saldo JHT miliknya.  Selain itu, ada banyak alasan serta manfaat dari adanya aplikasi BPJSTKU dari BPJS Ketenagakerjaan, yaitu: Kemudahan melakukan pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan secara online. Adanya fitur BPJSTKU cek saldo buat memudahkan dalam pengecekan saldo JHT. Memungkinkan untuk melakukan simulasi perhitungan JHT. Memudahkan dalam pelaporan bila peserta terjadi kecelakaan secara realtime. Memudahkan dalam pengaduan tentang layanan BPJS Ketenagakerjaan. Memungkinkan untuk melihat dan mengunduh kartu peserta digital BPJS Ketenagakerjaan. Kemudahan dalam mengakses informasi program dan layanan BPJS Ketenagakerjaan, informasi kantor cabang terdekat, serta informasi pusat layanan dan media sosial. Cara mendaftarkan diri di aplikasi BPJSTKU Agar bisa menggunakan aplikasi BPJSTKU, ada beberapa syarat dan langkah-langkah yang harus dilakukan peserta. Berikut ini syarat-syarat dan langkah-langkahnya. Syarat-syarat registrasi akun BPJSTKU KTP Email yang aktif Nomor peserta KPJ atau Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan Nomor smartphone yang aktif Cara install aplikasi BPJSTKU Cari aplikasi BPJSTKU Google Play Store atau App Store. Install aplikasi tersebut di smartphone. Pastikan smartphone memenuhi minimal persyaratan spesifikasi berikut: sistem operasi Android minimal versi 5.0 (Android Lollipop) atau sistem operasi iOS minimal versi 12.1. Pastikan ruang penyimpanan atau storage di ponsel mencukupi. Langkah-langkah registrasi akun BPJSTKU Buka aplikasi BPJSTKU Mobile. Klik menu Pendaftaran Pengguna BPJSTKU. Ketik alamat email atau surel yang masih aktif. Kita akan menerima nomor PIN untuk melakukan aktivitas via surel. Masukkan kode aktivasi pada kolom yang tersedia di aplikasi BPJSTKU Mobile. Pilih menu Verifikasi. Setelah selesai, login BPJSTKU dengan menggunakan nomor PIN baru. Konfirmasikan peserta BPJS Ketenagakerjaan. Masukkan data yang diminta berupa nama lengkap sesuai e-KTP, tanggal lahir, dan nomor e-KTP. Masukkan 11 digit nomor BPJS Ketenagakerjaan yang bisa dilihat di kartu peserta. Masukkan nomor posenl aktif untuk keperluan aktivasi via ponsel. Masukkan kode verifikasi yang dikirim via SMS untuk menyelesaikan pendaftaran. Fitur-fitur di aplikasi BPJSTKU Kartu digital: fitur yang menampilkan bentuk kartu BPJS dalam bentuk digital dengan isi berupa nomor kartu peserta, nomor KTP, nama lengkap, dan tanggal aktif menjadi peserta. Cek saldo JHT: fitur ini memungkinkan kita untuk bisa melihat rincian saldo Jaminan Hari Tua (JHT) sejak menjadi peserta. Klaim Saldo JHT: fitur ini memudahkan proses klaim JHT secara online dengan memasukkan nomor peserta KPJ dan keperluan mencairkan. Simulasi: fitur ini menyediakan simulasi perhitungan Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP). Cara cek saldo JHT dan cara klaim di BPJSTKU Cek saldo BPJS Ketenagakerjaan atau BPJSTK Berikut langkah-langkah mengecek saldo BPJS JHT dan klaim JHT via aplikasi. Langkah-langkah cek saldo JHT Login ke aplikasi BPJSTKU. Masukkan alamat email dan PIN atau password yang telah dibuat.  Setelah BPJTKU login berhasil, pada laman depan aplikasi BPJSTKU pilih menu “Lihat Saldo”. Selanjutnya akan muncul jumlah saldo yang dimiliki. Untuk melihat rinciannya, kita cukup tap jumlah saldo tersebut.  Langkah-langkah cara klaim JHT Login ke aplikasi. Lalu pilih menu e-Klaim.  Pilih alasan pengajuan klaim, misalnya PHK. Pastikan kartu peserta kita sudah tidak aktif minimal satu bulan setelah berhenti dari kantor tempat bekerja sebelum mengajukan e-klaim.  Selanjutnya, isi beberapa data, seperti kantor cabang BPJSTK terdekat, data pribadi, jenis serta alasan klaim (isi dengan nama bank serta nomor rekening kita).  Ung

BPJSTKU: Panduan Aplikasi dari Daftar, Cek, dan Klaim JHT
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

BPJSTKU adalah aplikasi resmi yang dikeluarkan BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2018 agar peserta BPJSTK dapat mengecek saldo Jaminan Hari Tua (JHT) secara online.

Tujuan pihak BPJS Ketenagakerjaan merilis aplikasi BPJSTKU ini adalah untuk memperluas kepesertaan, memaksimalkan layanan jaminan sosial bagi para pekerja, dan mempermudah peserta. 

Dengan keberadaan aplikasi ini, peserta dengan mudah dan cepat mendapatkan informasi, seperti cek saldo, klaim JHT, pendaftaran online, pelaporan pengaduan dan kasus kecelakaan kerja, dan layanan informasi lainnya dengan mudah secara online. 

Jadi, peserta BPJSTK tidak perlu lagi antre panjang di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan cuma buat mengecek saldo yang terkumpul dari iuran JHT tiap bulannya.

Nah, dalam ulasan seputar BPJS kali ini, Lifepal mau membeberkan pentingnya punya aplikasi BPJSTKU, syarat dan cara mendaftarkannya, hingga cara cek saldo sekaligus klaim JHT. Yuk, disimak.

Kenapa harus Memiliki BPJSTKU? Ini alasannya

Aplikasi BPJSTKU

Adanya BPJS Ketenagakerjaan tentu memiliki fungsi dan manfaat bagi para peserta BPJS Ketenagakerjaan, seperti tersedianya:

  • Jaminan Hari Tua (JHT) 
  • Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)
  • Jaminan Kematian
  • Jaminan Pensiun 

Nah, dengan memiliki dan terdaftar di aplikasi BPJSTKU, peserta bisa memantau akumulasi saldo JHT miliknya. 

Selain itu, ada banyak alasan serta manfaat dari adanya aplikasi BPJSTKU dari BPJS Ketenagakerjaan, yaitu:

  • Kemudahan melakukan pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan secara online.
  • Adanya fitur BPJSTKU cek saldo buat memudahkan dalam pengecekan saldo JHT.
  • Memungkinkan untuk melakukan simulasi perhitungan JHT.
  • Memudahkan dalam pelaporan bila peserta terjadi kecelakaan secara realtime.
  • Memudahkan dalam pengaduan tentang layanan BPJS Ketenagakerjaan.
  • Memungkinkan untuk melihat dan mengunduh kartu peserta digital BPJS Ketenagakerjaan.
  • Kemudahan dalam mengakses informasi program dan layanan BPJS Ketenagakerjaan, informasi kantor cabang terdekat, serta informasi pusat layanan dan media sosial.

Cara mendaftarkan diri di aplikasi BPJSTKU

Agar bisa menggunakan aplikasi BPJSTKU, ada beberapa syarat dan langkah-langkah yang harus dilakukan peserta. Berikut ini syarat-syarat dan langkah-langkahnya.

Syarat-syarat registrasi akun BPJSTKU

  • KTP
  • Email yang aktif
  • Nomor peserta KPJ atau Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan
  • Nomor smartphone yang aktif

Cara install aplikasi BPJSTKU

  • Cari aplikasi BPJSTKU Google Play Store atau App Store.
  • Install aplikasi tersebut di smartphone.
  • Pastikan smartphone memenuhi minimal persyaratan spesifikasi berikut: sistem operasi Android minimal versi 5.0 (Android Lollipop) atau sistem operasi iOS minimal versi 12.1.
  • Pastikan ruang penyimpanan atau storage di ponsel mencukupi.

Langkah-langkah registrasi akun BPJSTKU

  • Buka aplikasi BPJSTKU Mobile.
  • Klik menu Pendaftaran Pengguna BPJSTKU.
  • Ketik alamat email atau surel yang masih aktif.
  • Kita akan menerima nomor PIN untuk melakukan aktivitas via surel.
  • Masukkan kode aktivasi pada kolom yang tersedia di aplikasi BPJSTKU Mobile.
  • Pilih menu Verifikasi.
  • Setelah selesai, login BPJSTKU dengan menggunakan nomor PIN baru.
  • Konfirmasikan peserta BPJS Ketenagakerjaan.
  • Masukkan data yang diminta berupa nama lengkap sesuai e-KTP, tanggal lahir, dan nomor e-KTP.
  • Masukkan 11 digit nomor BPJS Ketenagakerjaan yang bisa dilihat di kartu peserta.
  • Masukkan nomor posenl aktif untuk keperluan aktivasi via ponsel.
  • Masukkan kode verifikasi yang dikirim via SMS untuk menyelesaikan pendaftaran.

Fitur-fitur di aplikasi BPJSTKU

  • Kartu digital: fitur yang menampilkan bentuk kartu BPJS dalam bentuk digital dengan isi berupa nomor kartu peserta, nomor KTP, nama lengkap, dan tanggal aktif menjadi peserta.
  • Cek saldo JHT: fitur ini memungkinkan kita untuk bisa melihat rincian saldo Jaminan Hari Tua (JHT) sejak menjadi peserta.
  • Klaim Saldo JHT: fitur ini memudahkan proses klaim JHT secara online dengan memasukkan nomor peserta KPJ dan keperluan mencairkan.
  • Simulasi: fitur ini menyediakan simulasi perhitungan Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP).

Cara cek saldo JHT dan cara klaim di BPJSTKU

Cek saldo BPJS Ketenagakerjaan atau BPJSTK
Cek saldo BPJS Ketenagakerjaan atau BPJSTK

Berikut langkah-langkah mengecek saldo BPJS JHT dan klaim JHT via aplikasi.

Langkah-langkah cek saldo JHT

  • Login ke aplikasi BPJSTKU.
  • Masukkan alamat email dan PIN atau password yang telah dibuat. 
  • Setelah BPJTKU login berhasil, pada laman depan aplikasi BPJSTKU pilih menu “Lihat Saldo”.
  • Selanjutnya akan muncul jumlah saldo yang dimiliki.
  • Untuk melihat rinciannya, kita cukup tap jumlah saldo tersebut. 

Langkah-langkah cara klaim JHT

  • Login ke aplikasi.
  • Lalu pilih menu e-Klaim. 
  • Pilih alasan pengajuan klaim, misalnya PHK.
  • Pastikan kartu peserta kita sudah tidak aktif minimal satu bulan setelah berhenti dari kantor tempat bekerja sebelum mengajukan e-klaim. 
  • Selanjutnya, isi beberapa data, seperti kantor cabang BPJSTK terdekat, data pribadi, jenis serta alasan klaim (isi dengan nama bank serta nomor rekening kita). 
  • Unggah dokumen yang dibutuhkan seperti buku tabungan yang berisi data pemilik, e-KTP, Kartu Keluarga, Kartu Peserta BPJSTK, paklaring dari perusahaan tempat bekerja. 
  • Dokumen yang diunggah bisa dalam bentuk hasil scanning atau foto menggunakan kamera ponsel.

Setelah mengisi data di atas, selanjutnya tunggu email pemberitahuan. Pihak BPJS Ketenagakerjaan akan menginformasikan peserta apakah dokumen sudah lengkap atau belum. 

Bila sudah lengkap, peserta akan mendapatkan jadwal untuk datang ke kantor BPJS terdekat yang sudah dipilih untuk validasi data BPJSTKU.

Saat melakukan validasi data, pastikan untuk membawa semua persyaratan baik asli serta fotokopi masing-masing ke kantor BPJS Ketenagakerjaan.

Pertanyaan seputar BPJSTKU

Gak sedikit peserta BPJS yang memiliki akun bertanya-tanya terkait aplikasi BPJSTK ini karena ada sejumlah hal yang bikin mereka bingung. Berikut ini pertanyaan-pertanyaan tersebut dan jawabannya.

Lupa email dan password BPJSTKU, apa yang harus dilakukan?

Peserta bisa menghubungi call center BPJS Ketenagakerjaan di nomor 175 atau layanan Whatsapp di nomor +62 811-9115-910 dan +62 855-1500-910. Layanan tersebut aktif dari pukul 06.00 – 22.00.

Nanti peserta diminta petugas buat menginformasikan:

  • Nomor referensi/nomor kepesertaan
  • Nama lengkap
  • Tempat dan tanggal lahir
  • Nama ibu kandung
  • Nomor e-KTP

Peserta juga bisa menyampaikan keluhan melalui inbox Facebook BPJSTK dengan mengirim data-data yang diinformasikan di atas.

Kalau lupa password, bagaimana cara login-nya?

Cara mengatasi persoalan ini cukup mudah. Peserta cuma perlu melakukan langkah-langkah sebagai berikut.

  • Buka halaman https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/.
  • Pilih menu Lupa Kata Sandi.
  • Masukkan alamat email yang kamu gunakan saat mendaftar.
  • Cek email buat melihat kode verifikasi.
  • Gunakan kode verifikasi tersebut buat mengubah kata sandi atau password.

Ada Antrian Online BPJS buat klaim JHT, apa bedanya dengan BPJSTKU?

Ya, saat ini proses klaim JHT difokuskan dengan kode booking antrean terlebih dahulu dari Antrian Online BPJS. Buat mempermudah klaim, peserta bisa langsung menggunakan layanan Antrian Online BPJSTK tersebut.

Buat mengetahui lebih jauh tentang layanan Antrian Online BPJSTK, kamu bisa mengeceknya dalam ulasan Cara Ambil Antrian Online BPJS Ketenagakerjaan [Klaim JHT]. Asal tahu aja, peserta bisa klaim JHT secara online lho lewat Antrian Online BPJS.

Berapa besaran iuran Jaminan Hari Tua (JHT) saat ini?

Iuran yang disetorakan sebesar 5,7 persen dari gaji bulanan: 

  • 2 persen dari pekerja 
  • 3,7 persen dari perusahaan 

Buat orang yang bukan penerima upah, setorannya 2 persen per bulan dan pekerja migran, setorannya Rp 105 – Rp 600 ribu per bulan.

Nah, itu tadi informasi seputar aplikasi BPJSTKU. Mudah bukan cara registrasi dan menggunakannya?

Perlindungan dari BPJS emang diperlukan, tapi alangkah baiknya perlindungan tersebut dilengkapi dengan proteksi tambahan dalam bentuk asuransi kesehatan dan asuransi jiwa.

Dengan begitu, risiko-risiko yang bisa aja terjadi atas keuangan bisa diminimalkan sekecil mungkin. Tanpa proteksi keuangan, kerugian yang ditanggung bakal besar dan itu bisa membuat seseorang jatuh bangkrut.

Let's block ads! (Why?)