Cara Mudah Membedakan Kebutuhan dan Keinginan

Cara Mudah Membedakan Kebutuhan dan Keinginan

Pernahkah kamu tersadar di pertengahan bulan bahwa semua gaji sudah habis? Setelah kamu lihat-lihat kembali daftar belanjaan, kamu baru sadar kalau ternyata banyak barang yang tidak terlalu penting yang sudah kamu beli. Ini adalah tanda kalau kamu masih kesulitan membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan. 

Sulitnya memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan menjadi permasalahan yang masih dialami oleh kebanyakan orang. Kondisi keuangan yang berantakan menjadi salah satu akibat dari tidak bisanya membedakan kebutuhan dan keinginan tersebut. Berikut ini kita bagikan bagaimana cara mudah untuk bisa membedakan kebutuhan dan keinginan.

1. Memahami Makna Keduanya

Cara pertama untuk mengetahui perbedaan antara kebutuhan dan keinginan ialah dengan memahami makna dari keduanya. Kebutuhan merupakan istilah yang digunakan untuk semua hal yang diperlukan oleh seseorang agar bisa bertahan dalam kondisinya. Kebutuhan adalah sesuatu yang harus dipenuhi dan tidak bisa dicari penggantinya. 

Contoh kebutuhan yang paling mendasar adalah makanan. Ketika kamu tidak mendapatkan makanan maka kamu akan mati. Contoh kedua adalah kebutuhan seorang petani akan cangkul. Ketika cangkul tidak ada, maka petani itu tidak bisa bekerja.

Adapun keinginan merupakan barang dan jasa yang ingin dimiliki oleh seorang individu yang merupakan bagian dari gaya hidup atau kebiasaannya. Contohnya saja keinginan untuk memiliki tas branded atau mobil keluaran terbaru.

2. Bedakan Sifat Keduanya

Kebutuhan merupakan sesuatu yang perlu dimiliki karena sifatnya yang esensial. Sementara keinginan biasanya muncul dari selera. Kebutuhan kemungkinan besar akan tetap sama sejak awal kamu lahir sampai kamu tua. Adapun keinginan akan terus berubah dan bisa dipengaruhi oleh apa pun.

Contoh yang paling umum terjadi adalah kenaikan penghasilan. Seseorang yang memiliki penghasilan Rp25 juta, sebenarnya sudah merasa cukup dan merasa semua kebutuhannya sudah terpenuhi. Akan tetapi ketika gajinya naik 2 kali lipat, kemungkinan dia akan memiliki pengeluaran baru yang sebelumnya tidak pernah ada. Perubahan gaji itulah yang menyebabkan berubahnya seseorang dalam melakukan pengeluaran.

3. Pikirkan Secara Matang Sebelum Membuat Keputusan Keuangan 

Menentukan perbedaan antara kebutuhan dengan keinginan adalah hal yang sulit. Kalau kamu masih belum bisa memutuskan, kamu bisa menanyakan 3 pertanyaan ini pada dirimu sendiri sebelum membuat sebuah pilihan terkait keuanganmu:

  • Apakah kamu benar-benar memerlukan benda ini sekarang?
  • Kalau benda ini tidak kamu beli sekarang, apakah ada bagian dari aktivitas dan kehidupanmu yang terganggu?
  • Kalau benda ini tidak kamu beli, apakah kamu memiliki opsi lain yang bisa jadi penggantinya?

Kalau jawaban dari ketiga pertanyaan itu adalah ‘ya’, artinya kamu memang membutuhkannya. Tapi kalau jawabannya ‘tidak’, ada baiknya kamu mengurungkan niat untuk membelinya.

 

4. Membuat Tabel Kebutuhan dan Keinginan

Cara lain yang bisa kamu lakukan agar lebih mudah menentukan perbedaan antara kebutuhan dengan keinginan ialah dengan membuat catatan berupa tabel. Buat tabel ‘Wants’ (Keinginan) yang berisi daftar barang-barang yang kamu inginkan. Kemudian masukkan daftar barang yang kamu butuhkan ke dalam tabel ‘Needs’ (Kebutuhan).

Bagaimana kalau kamu bingung menentukan? Lihat kembali poin ketiga. Tanyakan kembali pertanyaan yang sama berulang kali saat kamu bingung menentukan pilihan. Lama kelamaan kamu akan paham dengan sendirinya perbedaan antara kebutuhan dengan keinginan.

Perbedaan antara kebutuhan dengan keinginan adalah sesuatu yang bisa kamu pahami dengan kebiasaan. Yuk mulai latihan pelan-pelan mulai dari sekarang!