Cerita Anak Pendek Brothers Grimm : Raksasa yang Buta

Sudah banyak sekali dongeng cerita rakyat dan cerita anak pendek Brothers Grimm yang kami posting di blog ini. Kali ini kembali kami memposting salah satu karya dari dua bersadara tersebut Cerita Anak Pendek Brothers Grimm : Kisah Jack dan Raksasa yang Buta Di Dalton, dekat Thirsk, di Yorkshire, ada sebuah tempat penggilingan. Konon pada zaman dahulu kala pernah hidup seorang raksasa di penggilingan ini. Kabarnya Raksasa itu hanya memiliki satu mata di tengah dahinya, dan dia menggiling hewan dan manusia untuk membuat roti. Orang-orang sangat takut dengan keberadaan Raksasa ini. Mereka akan segera bersembunyi jika mendengar Langkah kaki si Raksasa. Cerita Anak Pendek Brothers Grimm Raksasa yang Buta Suatu hari si Raksasa menangkap seorang pemuda bernama Jack. Namun kali ini si Raksasa tidak memakannya, dia malah menyuruh Jack membantunya menggiling dan dijadikan sebagai pelayan. Si Raksasa tidak pernah membiarkan Jack untuk pergi. Jack melayani raksasa itu selama tujuh tahun, dan tidak pernah diizinkan untuk berlibur sepanjang waktu. Namun setelah tujuh tahun mengabdi, Jack tidak tahan lagi. Perayaan tahunan kerajaan akan dimulai, dan Jack memohon agar dia diizinkan pergi ke sana. “Tidak, tidak,” kata raksasa itu, “diam di rumah dan urus pekerjaanmu.” “Aku telah bekerja keras selama tujuh tahun ini,” kata Jack dalam hati, “dan aku belum pernah berlibur sekalipun. Aku akan melarikan diri sekarang, apa pun yang terjadi. “ Jack bekerja hari itu seperti biasa, namun dia mengamati terus gerak gerik si Raksasa. Hari itu sangat panas, dan setelah makan malam,  raksasa itu berbaring di penggilingan dengan kepala di atas karung dan tertidur. Dia telah makan di penggilingan, dan meletakkan sepotong besar roti tulang di sisinya. Walaupun tertidur si Raksasa selalu membawa pisau besar ditangannya. Namun karena hawa panas dan makan yang terlalu banyak membuat si Raksasa tidur sangat nyenyak dan pegangan terhadap pisaunya terlepas. Jack tidak menyianyiakan kesempatan ini, mengendap dia mengambil pisau si Raksasa, dan memegangnya dengan kedua tangannya lalu menusukan pisau itu ke satu mata raksasa. Si Raksasa terbangun dengan teriakan kesakitan, dan memulai, menghalangi pintu. Jack kembali berada dalam kesulitan, karena dia tidak bisa keluar. Tetapi dia segera menemukan jalan keluar. Raksasa itu memiliki seekor anjing kesayangan, yang juga sedang tidur ketika tuannya buta. Jadi Jack membunuh anjing itu, dan melemparkan ke si Raksasa. Raksasa menangkap anjingnya, sehingga membuat pintu terbuka dan Jack bisa melarikan diri. Hingga saat ini penggilingan itu masih ada, dan konon didalamnya terdapat pisau besar yang di jadikan senjata oleh Jack saat menusuk mata si Raksasa. Baca cerita anak pendek terbaik lainnya pada posting berikut ini:

Cerita Anak Pendek Brothers Grimm : Raksasa yang Buta

Sudah banyak sekali dongeng cerita rakyat dan cerita anak pendek Brothers Grimm yang kami posting di blog ini.

Kali ini kembali kami memposting salah satu karya dari dua bersadara tersebut

Cerita Anak Pendek Brothers Grimm : Kisah Jack dan Raksasa yang Buta

Di Dalton, dekat Thirsk, di Yorkshire, ada sebuah tempat penggilingan.

Konon pada zaman dahulu kala pernah hidup seorang raksasa di penggilingan ini.

Kabarnya Raksasa itu hanya memiliki satu mata di tengah dahinya, dan dia menggiling hewan dan manusia untuk membuat roti.

Orang-orang sangat takut dengan keberadaan Raksasa ini.

Mereka akan segera bersembunyi jika mendengar Langkah kaki si Raksasa.

Cerita Anak Pendek Brothers Grimm Raksasa yang Buta

Suatu hari si Raksasa menangkap seorang pemuda bernama Jack.

Namun kali ini si Raksasa tidak memakannya, dia malah menyuruh Jack membantunya menggiling dan dijadikan sebagai pelayan.

Si Raksasa tidak pernah membiarkan Jack untuk pergi.

Jack melayani raksasa itu selama tujuh tahun, dan tidak pernah diizinkan untuk berlibur sepanjang waktu.

Namun setelah tujuh tahun mengabdi, Jack tidak tahan lagi.

Perayaan tahunan kerajaan akan dimulai, dan Jack memohon agar dia diizinkan pergi ke sana.

“Tidak, tidak,” kata raksasa itu, “diam di rumah dan urus pekerjaanmu.”

“Aku telah bekerja keras selama tujuh tahun ini,” kata Jack dalam hati, “dan aku belum pernah berlibur sekalipun. Aku akan melarikan diri sekarang, apa pun yang terjadi. “

Jack bekerja hari itu seperti biasa, namun dia mengamati terus gerak gerik si Raksasa.

Hari itu sangat panas, dan setelah makan malam,  raksasa itu berbaring di penggilingan dengan kepala di atas karung dan tertidur.

Dia telah makan di penggilingan, dan meletakkan sepotong besar roti tulang di sisinya.

Walaupun tertidur si Raksasa selalu membawa pisau besar ditangannya. Namun karena hawa panas dan makan yang terlalu banyak membuat si Raksasa tidur sangat nyenyak dan pegangan terhadap pisaunya terlepas.

Jack tidak menyianyiakan kesempatan ini, mengendap dia mengambil pisau si Raksasa, dan memegangnya dengan kedua tangannya lalu menusukan pisau itu ke satu mata raksasa.

Si Raksasa terbangun dengan teriakan kesakitan, dan memulai, menghalangi pintu.

Jack kembali berada dalam kesulitan, karena dia tidak bisa keluar. Tetapi dia segera menemukan jalan keluar.

Raksasa itu memiliki seekor anjing kesayangan, yang juga sedang tidur ketika tuannya buta.

Jadi Jack membunuh anjing itu, dan melemparkan ke si Raksasa.

Raksasa menangkap anjingnya, sehingga membuat pintu terbuka dan Jack bisa melarikan diri.

Hingga saat ini penggilingan itu masih ada, dan konon didalamnya terdapat pisau besar yang di jadikan senjata oleh Jack saat menusuk mata si Raksasa.

Baca cerita anak pendek terbaik lainnya pada posting berikut ini: