Dibuka Menguat, IHSG Butuh Sentimen Positif Dalam Negeri

Pergerakan IHSG mendapat dorongan positif dari hubungan Amerika Serikat dan India. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada perdagangan Kamis (13/2). Indeks saham menguat ke level 5.921,91 dari penutupan perdagangan sebelumnya yang melemah di level 5.913,08. Meski dibuka menguat, IHSG diprediksi akan bergerak lemah pada perdagangan Kamis ini. "IHSG diprediksi melemah. Saat ini masih minim sentimen pendorong terutama dari dalam negeri," kata analis riset Artha Sekuritas Indonesia, Dennies Christopher. Sementara itu, Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus melihat pergerakan IHSG mendapat dorongan positif dari hubungan Amerika Serikat dan India. Dalam waktu dekat Amerika akan bertolak ke India untuk menempuh kesepakatan dagang.  Kesepakatan yang paling dekat untuk dicapai adalah kesepakatan mengenai bidang pertahanan. Pasalnya India saat ini tengah bersiap untuk membeli helikopter militer Amerika dari Lockheed Martin sebesar 2,6 miliar dolar AS menjelang kunjungan Trump ke India.  Sejak Modi terpilih, India terus menerus melakukan pembelian peralatan pertahanan Amerika. India berharap sebagai imbalan dari pembelian pesawat, Amerika dapat menurunkan beberapa tarif ekspor dari Amerika ke India.  Let's block ads! (Why?)

Dibuka Menguat, IHSG Butuh Sentimen Positif Dalam Negeri
Pergerakan IHSG mendapat dorongan positif dari hubungan Amerika Serikat dan India.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada perdagangan Kamis (13/2). Indeks saham menguat ke level 5.921,91 dari penutupan perdagangan sebelumnya yang melemah di level 5.913,08.

Meski dibuka menguat, IHSG diprediksi akan bergerak lemah pada perdagangan Kamis ini. "IHSG diprediksi melemah. Saat ini masih minim sentimen pendorong terutama dari dalam negeri," kata analis riset Artha Sekuritas Indonesia, Dennies Christopher.

Sementara itu, Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus melihat pergerakan IHSG mendapat dorongan positif dari hubungan Amerika Serikat dan India. Dalam waktu dekat Amerika akan bertolak ke India untuk menempuh kesepakatan dagang. 

Kesepakatan yang paling dekat untuk dicapai adalah kesepakatan mengenai bidang pertahanan. Pasalnya India saat ini tengah bersiap untuk membeli helikopter militer Amerika dari Lockheed Martin sebesar 2,6 miliar dolar AS menjelang kunjungan Trump ke India. 

Sejak Modi terpilih, India terus menerus melakukan pembelian peralatan pertahanan Amerika. India berharap sebagai imbalan dari pembelian pesawat, Amerika dapat menurunkan beberapa tarif ekspor dari Amerika ke India. 

Let's block ads! (Why?)