Ferdinand Hutahaean Bawa Riwayat Kesehatan Ketika Datangi Bareskrim

TEMPO.CO, Jakarta - Pengguna media sosial Ferdinand Hutahaean hari ini memenuhi panggilan Badan Reserse Kriminal dalam kasus cuitan Allahmu lemah. Dia membawa dokumen riwayat kesehatannya untuk membuktikan bahwa ada sebab klinis di balik tindakannya mengunggah cuitan tersebut."Saya menderita sebuah penyakit sehingga timbul percakapan antara pikiran dengan hati," kata dia di kantor Bareskrim, Jakarta, Senin, 10 Januari 2022.Dia bilang penyakitnya cukup mengkhawatirkan. Menurut dia, penyakit itu disebabkan masalah pribadi. "Pikiran saya mengatakan, sudahlah saya itu akan mati," kata dia.Mantan politikus Partai Demokrat itu mengatakan sebenarnya tidak ingin mengungkapkan ihwal penyakitnya. Namun, cuitannya kadung menjadi permasalahan publik. Maka itu, dia membawa riwayat kesehatan untuk ditunjukkan saat diperiksa. "Supaya jadi terang dan jernih," ujar dia. Sebelumnya, Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia Haris Pertama melaporkan Ferdinand ke Bareskrim. Ferdinand dilaporkan karena cuitannya tentang Allahmu lemah.Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim telah menaikkan kasus ini ke tahap penyidikan. Bareskrim telah memeriksa 15 saksi. Mereka terdiri dari 5 saksi dan 10 saksi ahli.Ferdinand Hutahaean sudah minta maaf. Dia mengaku menjadi mualaf sejak 2017. Maka itu, dia merasa cuitannya itu tidak bertujuan menghina umat Islam. Adblock test (Why?)

Ferdinand Hutahaean Bawa Riwayat Kesehatan Ketika Datangi Bareskrim
TEMPO.CO, Jakarta - Pengguna media sosial Ferdinand Hutahaean hari ini memenuhi panggilan Badan Reserse Kriminal dalam kasus cuitan Allahmu lemah. Dia membawa dokumen riwayat kesehatannya untuk membuktikan bahwa ada sebab klinis di balik tindakannya mengunggah cuitan tersebut."Saya menderita sebuah penyakit sehingga timbul percakapan antara pikiran dengan hati," kata dia di kantor Bareskrim, Jakarta, Senin, 10 Januari 2022.Dia bilang penyakitnya cukup mengkhawatirkan. Menurut dia, penyakit itu disebabkan masalah pribadi. "Pikiran saya mengatakan, sudahlah saya itu akan mati," kata dia.Mantan politikus Partai Demokrat itu mengatakan sebenarnya tidak ingin mengungkapkan ihwal penyakitnya. Namun, cuitannya kadung menjadi permasalahan publik. Maka itu, dia membawa riwayat kesehatan untuk ditunjukkan saat diperiksa. "Supaya jadi terang dan jernih," ujar dia. Sebelumnya, Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia Haris Pertama melaporkan Ferdinand ke Bareskrim. Ferdinand dilaporkan karena cuitannya tentang Allahmu lemah.Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim telah menaikkan kasus ini ke tahap penyidikan. Bareskrim telah memeriksa 15 saksi. Mereka terdiri dari 5 saksi dan 10 saksi ahli.Ferdinand Hutahaean sudah minta maaf. Dia mengaku menjadi mualaf sejak 2017. Maka itu, dia merasa cuitannya itu tidak bertujuan menghina umat Islam. Adblock test (Why?)