Filosofi Bunga Matahari

Ukraina mempunyai bunga nasional yang elok nan indah. Bunga tersebut juga dijadikan oleh daerah Kansas, Amerika Serikat sebagai bunga resmi.  Namun siapa sangka, selain banyak disukai orang karena keindahannya, berbagai bagian dari bunga yang satu ini juga banyak memberi manfaat bagi manusia. Dan yang paling kita kenal adalah bijinya bernama kuaci yang bisa dinikmati sebagai cemilan seperti saat bersantai. Ya, kita biasa menyebutnya dengan bunga matahari. Tidak hanya keindahan dan manfaatnya yang bervariasi, bunga ini juga bisa memberikan makna filosofi bagi kita sebagai manusia. Berikut 5 filosofi bunga matahari. 1. Meskipun dipandang indah, tapi tidak lupa untuk selalu memberi manfaat. Berbagai jenis tanaman dikenal bisa memberi manfaat yang bervariasi bagi makhluk lain, termasuk bunga matahari. Baik dari akar, batang, daun maupun bijinya telah terbukti bermanfaat bagi manusia untuk kesehatan dan sebagainya. Kita semestinya juga gitu, meskipun harta, tahta dan kesehatan fisik telah dimiliki, kita sebaiknya memberi lebih banyak manfaat bagi orang banyak. 2. Kondisi lingkungan sangat berpengaruh pada proses pertumbuhannya. Keadaan lingkungan berpengaruh besar terhadap proses pertumbuhan sebuah tanaman, sama halnya dengan tanaman bunga matahari. Tapi perlu diingat bahwa tiap tanaman memiliki lingkungan yang berbeda dan sesuai untuk berkembang dengan baik serta maksimal. Nah, Manusia juga gitu, lingkungan termasuk penyebab utama seseorang untuk berkembang dengan baik atau buruk. Dan pastinya, tiap orang punya lingkungan berbeda dan sesuai dengan keadaannya masing-masing. 3. Banyak manusia akan melirik saat bunga mulai mekar. Saat bunga matahari baru saja tumbuh, ia memiliki batang dan daunnya yang hijau. Hal itu terasa biasa saat dipandang manusia, tapi ketika ia mulai menumbuhkan bunga yang mekar, tentunya banyak manusia yang akan tertarik pada keindahan bunganya. Begitupula dengan manusia, setiap orang awalnya dipandang biasa saja oleh orang lain di sekitarnya. Namun, saat ia bekerja keras hingga menggapai sukses, banyak orang di sekitarnya yang takjub dan kagum padanya. 4. Seindah Apapun, Bunga Ini akan tetap layu dan mengering ketika berumur tua. Saat mekar, ketertarikan manusia karena keindahan bunga matahari memang tidak dapat diragukan lagi. tapi seindah apapun bunga ini, akan tiba saatnya layu dan mengering hingga manusia tidak memandangnya indah lagi. Hal ini juga berlaku buat kita. tampan, cantik, kaya, dan bermartabat memang hal yang menarik perhatian banyak orang, tapi hal itu akan perlahan hilang seiring dengan bertambahnya usia. 5. Meninggalkan berbagai manfaat setelah bunga berusia tua dan mati. Sebagaimana kata pepatah, mati satu tumbuh seribu. Saat mengering, bunga matahari akan dipotong dari pohonnya oleh pemiliknya. Nah, Inilah waktu dimana bunga matahari menghasilkan banyak biji yang bisa memberi manfaat. Semakin banyak biji yang dihasilkan, semakin banyak pula manfaat yang diperoleh terutama bagi pemiliknya. Manusia pun begitu, saat kematian tiba, hanya jasa dan kebaikanlah yang bisa memberi manfaat bagi orang lain. semakin banyak ia bermanfaat dan berjasa bagi yang lain semasa hidupnya, semakin banyak pula manfaat yang akan ia dapatkan sekalipun telah tiada. Keindahan disertai dengan banyak manfaat adalah yang terbaik. Let's block ads! (Why?)

Filosofi Bunga Matahari
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Ukraina mempunyai bunga nasional yang elok nan indah. Bunga tersebut juga dijadikan oleh daerah Kansas, Amerika Serikat sebagai bunga resmi. 

Namun siapa sangka, selain banyak disukai orang karena keindahannya, berbagai bagian dari bunga yang satu ini juga banyak memberi manfaat bagi manusia.

Dan yang paling kita kenal adalah bijinya bernama kuaci yang bisa dinikmati sebagai cemilan seperti saat bersantai. Ya, kita biasa menyebutnya dengan bunga matahari.

Tidak hanya keindahan dan manfaatnya yang bervariasi, bunga ini juga bisa memberikan makna filosofi bagi kita sebagai manusia.

Berikut 5 filosofi bunga matahari.

1. Meskipun dipandang indah, tapi tidak lupa untuk selalu memberi manfaat.

Berbagai jenis tanaman dikenal bisa memberi manfaat yang bervariasi bagi makhluk lain, termasuk bunga matahari. Baik dari akar, batang, daun maupun bijinya telah terbukti bermanfaat bagi manusia untuk kesehatan dan sebagainya.

Kita semestinya juga gitu, meskipun harta, tahta dan kesehatan fisik telah dimiliki, kita sebaiknya memberi lebih banyak manfaat bagi orang banyak.

2. Kondisi lingkungan sangat berpengaruh pada proses pertumbuhannya.

Keadaan lingkungan berpengaruh besar terhadap proses pertumbuhan sebuah tanaman, sama halnya dengan tanaman bunga matahari. Tapi perlu diingat bahwa tiap tanaman memiliki lingkungan yang berbeda dan sesuai untuk berkembang dengan baik serta maksimal.

Nah, Manusia juga gitu, lingkungan termasuk penyebab utama seseorang untuk berkembang dengan baik atau buruk. Dan pastinya, tiap orang punya lingkungan berbeda dan sesuai dengan keadaannya masing-masing.

3. Banyak manusia akan melirik saat bunga mulai mekar.

Saat bunga matahari baru saja tumbuh, ia memiliki batang dan daunnya yang hijau. Hal itu terasa biasa saat dipandang manusia, tapi ketika ia mulai menumbuhkan bunga yang mekar, tentunya banyak manusia yang akan tertarik pada keindahan bunganya.

Begitupula dengan manusia, setiap orang awalnya dipandang biasa saja oleh orang lain di sekitarnya. Namun, saat ia bekerja keras hingga menggapai sukses, banyak orang di sekitarnya yang takjub dan kagum padanya.

4. Seindah Apapun, Bunga Ini akan tetap layu dan mengering ketika berumur tua.

Saat mekar, ketertarikan manusia karena keindahan bunga matahari memang tidak dapat diragukan lagi. tapi seindah apapun bunga ini, akan tiba saatnya layu dan mengering hingga manusia tidak memandangnya indah lagi.

Hal ini juga berlaku buat kita. tampan, cantik, kaya, dan bermartabat memang hal yang menarik perhatian banyak orang, tapi hal itu akan perlahan hilang seiring dengan bertambahnya usia.

5. Meninggalkan berbagai manfaat setelah bunga berusia tua dan mati.

Sebagaimana kata pepatah, mati satu tumbuh seribu. Saat mengering, bunga matahari akan dipotong dari pohonnya oleh pemiliknya. Nah, Inilah waktu dimana bunga matahari menghasilkan banyak biji yang bisa memberi manfaat. Semakin banyak biji yang dihasilkan, semakin banyak pula manfaat yang diperoleh terutama bagi pemiliknya.

Manusia pun begitu, saat kematian tiba, hanya jasa dan kebaikanlah yang bisa memberi manfaat bagi orang lain. semakin banyak ia bermanfaat dan berjasa bagi yang lain semasa hidupnya, semakin banyak pula manfaat yang akan ia dapatkan sekalipun telah tiada.

Keindahan disertai dengan banyak manfaat adalah yang terbaik.

Let's block ads! (Why?)