Ini Dia Manfaat Yang Di Dapat Jika Kamu Mengkonsumsi Biji-Bijian

Biji-bijian adalah benih tanaman mirip rumput yang disebut sereal. Beberapa varietas yang paling umum adalah jagung, beras, dan gandum

Ini Dia Manfaat Yang Di Dapat Jika Kamu Mengkonsumsi Biji-Bijian

Biji-bijian utuh telah menjadi bagian dari makanan manusia selama puluhan ribu tahun. Namun, para pendukung banyak diet modern, seperti diet paleo, mengklaim bahwa makan biji-bijian itu buruk bagi kesehatan. Biji-bijian olahan dikaitkan dengan masalah kesehatan seperti obesitas dan peradangan, padahal ada cerita yang berbeda.

Manfaat Kesehatan Mengonsumsi Biji-bijian

Biji-bijian adalah benih tanaman mirip rumput yang disebut sereal. Beberapa varietas yang paling umum adalah jagung, beras, dan gandum. Beberapa benih tanaman non-rumput, atau pseudocereals, juga dianggap biji-bijian, termasuk soba, quinoa, dan bayam.

Varietas umum dari biji-bijian meliputi :

-havermut

-jagung 

-biji gandum

-beras merah

-gandum utuh

-beras

-soba

-jelai

-sorghum

Produk yang terbuat dari makanan ini dianggap gandum utuh. Termasuk jenis roti, pasta, dan sereal sarapan tertentu. Saat kamu membeli produk biji-bijian olahan, baca daftar bahan untuk memastikan seluruhnya terbuat dari biji-bijian, bukan campuran biji-bijian utuh atau olahan.

Perhatikan juga kandungan gulanya, terutama untuk sereal sarapan, yang sering kali diisi dengan tambahan gula. Melihat “gandum utuh” pada kemasan tidak otomatis berarti produk tersebut sehat. Makan biji-bijian dapat mendatangkan berbagai manfaat, termasuk menurunkan risiko diabetes, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi. Berikut adalah lima manfaat kesehatan teratas dari makan biji-bijian.

1. Menurunkan risiko penyakit jantung

Salah satu manfaat kesehatan terbesar dari biji-bijian adalah menurunkan risiko penyakit jantung, yang merupakan penyebab utama kematian di seluruh dunia. Sebuah tinjauan terhadap 10 penelitian menemukan bahwa tiga porsi 1 ons (28 gram) biji-bijian setiap hari dapat menurunkan risiko penyakit jantung sebesar 22%. Para peneliti menyimpulkan bahwa diet jantung sehat harus mencakup lebih banyak biji-bijian dan lebih sedikit biji-bijian olahan.

2. Mengurangi risiko obesitas

Makan makanan kaya serat dapat membuat tubuh merasa kenyang dan mencegah makan berlebihan. Inilah salah satu alasan diet tinggi serat direkomendasikan untuk menurunkan berat badan. Biji-bijian utuh dan produk yang dibuat darinya lebih mengenyangkan daripada biji-bijian olahan, dan penelitian menunjukkan bahwa biji-bijian tersebut dapat menurunkan risiko obesitas.

Faktanya, makan 3 porsi biji-bijian setiap hari dikaitkan dengan indeks massa tubuh (BMI) yang lebih rendah dan lebih sedikit lemak perut dalam ulasan dari 15 penelitian di hampir 120.000 orang.

3. Mendukung pencernaan yang sehat

Serat dalam biji-bijian dapat mendukung pencernaan yang sehat dengan berbagai cara. Pertama, serat membantu memberi massa pada tinja dan menurunkan risiko sembelit. Kedua, beberapa jenis serat dalam biji-bijian berperan sebagai prebiotik sehingga perannya dapat membantu memberi makan bakteri usus yang penting untuk kesehatan pencernaan.

4. Mengurangi peradangan kronis

Peradangan adalah akar dari banyak penyakit kronis. Beberapa bukti menunjukkan bahwa biji-bijian dapat membantu mengurangi peradangan. Dalam sebuah penelitian, wanita yang makan biji-bijian paling banyak cenderung meninggal karena kondisi kronis terkait peradangan. 

Terlebih lagi, dalam sebuah penelitian baru-baru ini, orang dengan pola makan yang tidak sehat kemudian mengganti produk gandum olahan dengan produk gandum utuh -- melihat penurunan penanda inflamasi.

5. Mengurangi risiko stroke

Biji-bijian utuh juga dapat membantu menurunkan risiko stroke. Dalam analisis terhadap 6 penelitian pada hampir 250.000 orang, mereka yang makan biji-bijian paling banyak memiliki risiko stroke 14% lebih rendah daripada mereka yang makan paling sedikit.

Selain itu, senyawa tertentu dalam biji-bijian, seperti serat, vitamin K, dan antioksidan, dapat mengurangi risiko stroke. Biji-bijian utuh juga direkomendasikan dalam diet Mediterania yang dapat membantu menurunkan risiko stroke.

Meskipun biji-bijian sehat bagi kebanyakan orang, biji-bijian mungkin tidak selalu sesuai untuk semua orang. Karena itu, lebih baik konsultasi terdapat dokter terlebih dahulu ya.