Jaminan Sosial: Jenis, Hukum, dan Cara Kerjanya [Terbaru]

Jaminan sosial adalah salah satu bentuk perlindungan dari Pemerintah Indonesia kepada rakyatnya, agar seluruh kebutuhan dasar hidup rakyatnya dalam hal kesehatan dan perlindungan kesejahteraan saat bekerja tercapai.  Pemerintah menjamin segala urusan kesehatan dan ketenagakerjaan lewat sebuat sistem dan lembaga yang bertugas untuk menjamin kehidupan sosial masyarakatnya. Hal ini sesuai dengan amanat Undang Undang No 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial.  Program ini berupa: asuransi sosial, tabungan wajib dan bantuan iuran dari pemerintah untuk mereka yang tidak dapat membayar iuran. Mari lanjutkan artikel ini! Jenis-Jenis Jaminan Sosial di Indonesia Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, program ini dibentuk sebuah sistem yang akan mengurus dan mengatur dana masuk dan keluar. Keberadaannya bemanfaat untuk menjamin kehidupan masyarakat sejahtera.  Sesuai dengan UU No 40 Tahun 2004, Pemerintah menetapkan Badan Pengelolaan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sebagai lembaga yang mengelola dana dan melayani seluruh kepentingan pesertanya dalam upaya mencapai kesejahteraan.  Sebagai informasi tambahan, BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sebelumnya bernama Asuransi Kesehatan Indonesia dan Jamsostek yang kemudian berganti nama sesuai dengan UU No 24 Tahun 2011. Berikut informasinya lebih lengkap tentang kedua lembaga tersebut.  BPJS Kesehatan Tentu kita sudah tidak asing lagi dengan lembaga ini. Segala urusan kesehatan masyarakat Indonesia saat ini ditangani oleh BPJS Kesehatan. Selanjutnya sesuai dengan UU No 24 Tahun 2011 tentang BPJS Kesehatan menyelenggarakan program jaminan kesehatan.  Dalam pelaksanaan tugasnya, BPJS Kesehatan melakukan pekerjaan sebagai berikut:  Menerima pendaftaran Memungut dan mengumpulkan iuran dari peserta dan pemberi kerja Menerima bantuan iuran dari pemerintah Mengelola Dana untuk kepentingan masyarakat Mengumpulkan dan mengelola data peserta programMembayarkan manfaat dan atau membiayai pelayanan kesehatan Memberikan informasi tentang penyelenggaral ke masyarakat  BPJS Kesehatan melakukan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Terdapat berbagai manfaat layaknya asuransi kesehatan swasta. Jangan lupa untuk bayar iuran BPJS Kesehatan kamu secara rutin dan tepat waktu buat mendapatkan manfaatnya, ya. Kamu bisa membayar iuran BPJS lewat Lifepal, lho! Manfaat yang diberikan kepada antara lain:  Pelayanan kesehatan tingkat pertama  Lewat BPJS Kesehatan, peserta perorangan dapat menerima layanan puskesmas, praktik mandiri dokter, praktik mandiri dokter gigi, klinik pertama termasuk fasilitas kesehatan tingkat pertama milik TNI/Polri, Rumah Sakit Kelas D Pratama, apotik, laboratorium.  Rawat jalan tingkat pertama  Manfaat yang diterima antara lain: pelayanan promosi kesehatan dan pencegahan terdiri dari penyuluhan kesehatan perorangan dan imunisasi rutin, keluarga berencana, skrining riwayat kesehatan, peningkatan kesehatan bagi peserta penderita penyakit kronis. Selanjutnya adalah pelayanan obat hingga pemeriksaan dan  pengobatan di pelayanan kesehatan gigi tingkat pertama.  Rawat inap tingkat pertama  Manfaat yang ditanggung mulai dari akomodasi rawat inap, pemeriksaan, pengobatan, pelayanan kebidanan, persalinan, tindakan medis hingga pelayanan obat.  Pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjutan  Pelayanan kesehatan perorangan yang meliputi: rawat jalan tingkat lanjutan, rawat inap tingkat lanjutan, rawat inap di ruangan perawatan khusus yang diberikan oleh klinik utama, rumah sakit umum pemerintah atau swasta, rumah sakit khusus dan apotik, optik dan laboratorium.  Rawat jalan tingkat lanjutan  Manfaat yang diterima peserta mulai dari pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis di unit gawat darurat, pelayanan obat dan alat kesehatan, rehabilitas medis, pelayanan darah, rawat inap tingkat lanjutan, perawatan inap non intensif atau intensif seperti: ICU, ICCU, NICU, PICU. BPJS Ketenagakerjaan Selanjutnya bagian dari program jaminan sosial untuk para pekerja di sektor formal dan informal adalah BPJS Ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan mengelola dana yang diperoleh berasal dari peserta untuk melaksanakan empat program. Rinciannya antara lain: Jaminan kecelakaan kerja, Jaminan hari tua, Jaminan pensiun, Jaminan kematian.  Selain menyelenggarakan empat program tersebut, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan manfaat tambahan seperti: pemberian uang muka untuk pembelian rumah pertama, diskon untuk sejumlah kebutuhan pokok. Sebagai informasi penting, jenis kepesertaan di BPJS Ketenagakerjaan dibagi menjadi empat yakni:  Penerima upahPenerima upah bukan penerima upahJasa konstruksi Pekerja migran Indonesia.  Selanjutnya keempat peserta tersebut akan membayar iuran untuk setiap program yang dilaksanakan BPJS Ketenagakerjaan. Untuk itu, pastikan perusahaan atau kamu sendiri membayarkan iuran B

Jaminan Sosial: Jenis, Hukum, dan Cara Kerjanya [Terbaru]

Jaminan sosial adalah salah satu bentuk perlindungan dari Pemerintah Indonesia kepada rakyatnya, agar seluruh kebutuhan dasar hidup rakyatnya dalam hal kesehatan dan perlindungan kesejahteraan saat bekerja tercapai. 

Pemerintah menjamin segala urusan kesehatan dan ketenagakerjaan lewat sebuat sistem dan lembaga yang bertugas untuk menjamin kehidupan sosial masyarakatnya. Hal ini sesuai dengan amanat Undang Undang No 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial. 

Program ini berupa: asuransi sosial, tabungan wajib dan bantuan iuran dari pemerintah untuk mereka yang tidak dapat membayar iuran. Mari lanjutkan artikel ini!

Jenis-Jenis Jaminan Sosial di Indonesia

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, program ini dibentuk sebuah sistem yang akan mengurus dan mengatur dana masuk dan keluar. Keberadaannya bemanfaat untuk menjamin kehidupan masyarakat sejahtera. 

Sesuai dengan UU No 40 Tahun 2004, Pemerintah menetapkan Badan Pengelolaan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sebagai lembaga yang mengelola dana dan melayani seluruh kepentingan pesertanya dalam upaya mencapai kesejahteraan. 

Sebagai informasi tambahan, BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sebelumnya bernama Asuransi Kesehatan Indonesia dan Jamsostek yang kemudian berganti nama sesuai dengan UU No 24 Tahun 2011. Berikut informasinya lebih lengkap tentang kedua lembaga tersebut. 

BPJS Kesehatan

Tentu kita sudah tidak asing lagi dengan lembaga ini. Segala urusan kesehatan masyarakat Indonesia saat ini ditangani oleh BPJS Kesehatan. Selanjutnya sesuai dengan UU No 24 Tahun 2011 tentang BPJS Kesehatan menyelenggarakan program jaminan kesehatan. 

Dalam pelaksanaan tugasnya, BPJS Kesehatan melakukan pekerjaan sebagai berikut: 

  • Menerima pendaftaran 
  • Memungut dan mengumpulkan iuran dari peserta dan pemberi kerja 
  • Menerima bantuan iuran dari pemerintah 
  • Mengelola Dana untuk kepentingan masyarakat 
  • Mengumpulkan dan mengelola data peserta program
  • Membayarkan manfaat dan atau membiayai pelayanan kesehatan 
  • Memberikan informasi tentang penyelenggaral ke masyarakat 

BPJS Kesehatan melakukan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Terdapat berbagai manfaat layaknya asuransi kesehatan swasta.

Jangan lupa untuk bayar iuran BPJS Kesehatan kamu secara rutin dan tepat waktu buat mendapatkan manfaatnya, ya. Kamu bisa membayar iuran BPJS lewat Lifepal, lho!

Manfaat yang diberikan kepada antara lain: 

Pelayanan kesehatan tingkat pertama 

Lewat BPJS Kesehatan, peserta perorangan dapat menerima layanan puskesmas, praktik mandiri dokter, praktik mandiri dokter gigi, klinik pertama termasuk fasilitas kesehatan tingkat pertama milik TNI/Polri, Rumah Sakit Kelas D Pratama, apotik, laboratorium. 

Rawat jalan tingkat pertama 

Manfaat yang diterima antara lain: pelayanan promosi kesehatan dan pencegahan terdiri dari penyuluhan kesehatan perorangan dan imunisasi rutin, keluarga berencana, skrining riwayat kesehatan, peningkatan kesehatan bagi peserta penderita penyakit kronis. Selanjutnya adalah pelayanan obat hingga pemeriksaan dan  pengobatan di pelayanan kesehatan gigi tingkat pertama. 

Rawat inap tingkat pertama 

Manfaat yang ditanggung mulai dari akomodasi rawat inap, pemeriksaan, pengobatan, pelayanan kebidanan, persalinan, tindakan medis hingga pelayanan obat. 

Pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjutan 

Pelayanan kesehatan perorangan yang meliputi: rawat jalan tingkat lanjutan, rawat inap tingkat lanjutan, rawat inap di ruangan perawatan khusus yang diberikan oleh klinik utama, rumah sakit umum pemerintah atau swasta, rumah sakit khusus dan apotik, optik dan laboratorium. 

Rawat jalan tingkat lanjutan 

Manfaat yang diterima peserta mulai dari pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis di unit gawat darurat, pelayanan obat dan alat kesehatan, rehabilitas medis, pelayanan darah, rawat inap tingkat lanjutan, perawatan inap non intensif atau intensif seperti: ICU, ICCU, NICU, PICU.

Bayar BPJS Online
Bayar BPJS Online

BPJS Ketenagakerjaan

Selanjutnya bagian dari program jaminan sosial untuk para pekerja di sektor formal dan informal adalah BPJS Ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan mengelola dana yang diperoleh berasal dari peserta untuk melaksanakan empat program. Rinciannya antara lain: Jaminan kecelakaan kerja, Jaminan hari tua, Jaminan pensiun, Jaminan kematian. 

Selain menyelenggarakan empat program tersebut, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan manfaat tambahan seperti: pemberian uang muka untuk pembelian rumah pertama, diskon untuk sejumlah kebutuhan pokok.

Sebagai informasi penting, jenis kepesertaan di BPJS Ketenagakerjaan dibagi menjadi empat yakni: 

  1. Penerima upah
  2. Penerima upah bukan penerima upah
  3. Jasa konstruksi 
  4. Pekerja migran Indonesia. 

Selanjutnya keempat peserta tersebut akan membayar iuran untuk setiap program yang dilaksanakan BPJS Ketenagakerjaan. Untuk itu, pastikan perusahaan atau kamu sendiri membayarkan iuran BPJSTK secara tepat waktu. Oh iya, kamu juga bisa mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan via aplikasi Lifepal.

Berikut rincian program, manfaat dan iuran yang harus dibayarkan. 

Jaminan kecelakaan kerja

JKK adalah program perlindungan risiko kecelakaan yang terjadi dalam hubungan kerja, termasuk kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan dari rumah menuju tempat kerja atau sebaliknya dan penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja. 

Besaran iurannya tergantung situasi lingkungan kerja masuk dalam kategori risiko rendah hingga tinggi. Namun persentase iuran yang dibayarkan antara 0,24% sampai 1,74% dari upah sebulan. Lalu, manfaat yang diterima adalah:  

  • Perawatan tanpa batas biaya 
  • Santunan upah selama tidak bekerja sebesar 100% selama 12 bulan pertama, bulan selanjutnya 50% 
  • Santunan kematian akibat kecelakaan kerja sebesar 48x upah yang dilaporkan perusahaan atau peserta 
  • Bantuan beasiswa anak untuk dua orang maksimal sebesar Rp174 juta 
  • Bantuan untuk kesiapan kembali bekerja. 

Jaminan hari tua

Ini adalah manfaat yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan berupa uang tunai yang besarnya merupakan nilai akumulasi iuran ditambah hasil pengembangan dari BPJS Ketenagakerjaan. Jaminan Hari Tua atau JHT diberikan ketika peserta hendak memasuki masa pensiunnya. 

Besar iuran yang diberikan sebesar 5,7% dari upah yang dibayar oleh pekerja sebesar 2% dan 3,7% oleh pemberi kerja. Tiga manfaat JHT selain uang pensiun antara lain: 

  • Peserta mencapai usia 56 tahun 
  • Meninggal dunia
  • Cacat total tetap 

Jaminan pensiun

Jaminan pensiun adalah jaminan sosial untuk mempertahankan derajat kehidupan yang layak bagi peserta atau ahli waris dengan memberikan penghasilan setelah peserta memasuki usia pensiun atau mengalami cacat. Besar iuran yang dipungut sebesar 1% untuk pekerja dan 2% untuk perusahaan dari upah yang dilaporkan. 

Para peserta akan menerima manfaat dari Jaminan Pensiun antara lain:  

  • Manfaat pensiun hari tua 
  • Manfaat pensiun janda atau duda 
  • Manfaat pensiun cacat
  • Manfaat pensiun anak 
  • Manfaat pensiun orang tua 

Jaminan kematian

Jaminan Kematian (JK) memberikan manfaat uang tunai yang diberikan kepada ahli waris ketika peserta meninggal bukan akibat kecelakaan. Besaran iuran yang harus dibayarkan antara lain: pekerja penerima upah sebesar 0,3% (dari upah yang dilaporkan) dan pekerja bukan penerima upah: Rp 6.800. 

Manfaat yang diterima dari Jaminan Kematian antara lain: 

  • Santunan kematian 
  • Santunan berkala 24 bulan 
  • Biaya pemakaman 
  • Bantuan beasiswa 2 orang anak 

Lalu bagaimana jika ingin memantau iuran yang sudah dibayarkan ke BPJS Ketenagakerjaan dari keempat program tersebut? Nah, sekarang ini para peserta BPJS Ketenagakerjaan bisa secara aktif dan real time memantau iuran yang selama ini dibayarkan secara digital. 

Peserta bisa memantaunya lewat BPJSTKU yakni aplikasi BPJS Ketenagakerjaan yang bisa diunduh dari smartphone untuk sejumlah layanan seperti: kartu digital, lapor kecelakaan kerja, pendaftaran PU-BPU-PMI, lihat saldo JHT hingga e-klaim JHT dan anteran online. 

Bayar BPJS Online
Bayar BPJS Online

Dasar Pembentukan Badan untuk Mewujudkan Tujuan Sistem Jaminan Sosial Nasional

Sebelum terbentuk sebuah sistem ini, berbagai peraturan berkaitan dengan jaminan ini diatur oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pada pasal Pasal 20, Pasal 21, Pasal 23A, Pasal 28H ayat (1), ayat (2) dan ayat (3), dan Pasal 34 ayat (1) dan ayat (2). 

Selanjutnya dilengkapi dengan UU No 40 Tahun 2004 Tentang Sistem Jaminan Nasional yang dibuat atas pertimbangan tiga hal yakni: 

  1. Bahwa setiap orang berhak untuk dapat memenuhi kebutuhan dasar hidup yang layak dan meningkatkan martabatnya menuju terwujudnya masyarakat Indonesia yang sejahtera, adil, dan makmur. 
  2. Bahwa untuk memberikan jaminan yang menyeluruh, negara mengembangkan Sistem Jaminan Sosial Nasional bagi seluruh rakyat Indonesia. 
  3. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu membentuk Undang-Undang tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. 

Setelah UU No 40 Tahun 2004, pemerintah kemudian merilis kembali Undang-Undang untuk memayungi penyelenggara Jaminan Sosial Nasional dalam bentuk lembaga yang disebut dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan yakni UU No 24 Tahun 2011. 

Pertanyaan Seputar Jaminan Sosial Apa Saja?

Jaminan Sosial memang tidak sepopuler dengan BPJS dan sering kali programnya kurang dikenal masyarakat. Padahal program ini adalah cikal bakal terbentuknya BPJS. 

Sering kali timbul beragam pertanyaan mengenai program tersebut, nah untuk lebih memahaminya Lifepal membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut.  

Perlindungan sosial untuk menjamin seluruh rakyat agar dapat memenuhi kebutuhan dasar hidupnya yang layak. Salah satunya adalah jaminan kesehatan dan jaminan kesejahteraan untuk para pekerja lewat pemberian santunan atau uang pensiun.

Pemerintah membentuk program nasional ini berdasarkan asas kemanusiaan, asas manfaat, dan asas keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Tujuannya agar kebutuhan dasar hidup setiap peserta dan atau anggota keluarganya tercapai.

Lalu apa perbedaan antara Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan BPJS? Dalam Undang-Undang No 40 Tahun 2004, SJSN adalah suatu tata cara penyelenggaraan program jaminan sosial oleh beberapa badan penyelenggara. 

Sedangkan BPJS menurut Undang-Undang No 24 Tahun 2011 adalah badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program tersebut. Selanjutnya yang termasuk dalam BPJS antara lain: BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Demikian informasi lengkap tentang jaminan sosial, semoga informasi ini bisa membantu kamu memahami perbedaannya dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. 

Buat kamu yang masih bertanya-tanya mengenai jaminan dari pemerintah maupun produk asuransi swasta, kamu bisa cek pertanyaan lainnya melalui Tanya Lifepal.

Let's block ads! (Why?)