Jangan Kudet, Sudah Tahu Apa Itu Rekening Bersama alias Rekber dan Gimana Cara Kerjanya?

“Sis, bisa lewat rekber?” Pertanyaaan ini bukan diajukan seseorang kepada Siska buat nanyain arah ke suatu lokasi. Kalau suka main di forum-forum Internet, sapaan “sis” pasti akrab di telinga. Sis itu kependekan dari sister atau sista, dan biasa dipakai buat nyapa penjual online cewek. Maksudnya penjual online yang jenis kelaminnya perempuan, jangan ngeres yaa…. Sedangkan rekber adalah rekening bersama. Maksud pertanyaan itu adalah bisakah beli barang yang dijual dengan metode pembayaran rekening bersama? Eh, belum tahu apa itu rekening bersama? Wah, ada yang kudet nih alias kurang update. Gak apa-apa. Begitu selesai baca penjelasan soal cara kerja rekber di sini, pasti statusnya udah berubah jadi up to date. Mari kita bedah seluk beluk rekber bareng-bareng. Daftar Isi Apa itu rekening bersama? Rekening bersama atau rekber adalah suatu metode pembayaran transaksi online yang dianggap lebih aman ketimbang transfer langsung ke rekening penjual. Karena itu, banyak peminat rekber. Metode ini dikenal di Indonesia lewat forum populer Kaskus. Kalau di luar negeri, rekening bersama dikenal dengan nama escrow service (ES). Di dunia perbankan Indonesia yang diketahui juga istilah escrow service. Rekening bersama lebih seperti istilah gaul buat ES. Rekening bersama dioperasikan oleh orang yang menjadi perantara transaksi antara penjual dan pembeli online. Jadi, tanggung jawab pemilik jasa rekber gede banget karena berhubungan dengan dua pihak sekaligus. Rekening bersama bukan yang rekening bank dimiliki pasangan suami-istri. Itu lain lagi. Di Indonesia, rekening bersama banyak dibuka oleh perseorangan. Sebab memang gak perlu banyak orang buat jadi pengusaha rekber. Modalnya cuma buka rekening di bank yang terkenal sebagai penampung duit transaksi. Semakin beragam rekening bank yang dipunyai, semakin besar kesempatannya jadi pilihan orang yang mau transaksi online. [Baca: Jangan Sampai Uang Tabungan Habis Gara-Gara Berobat, Miliki Proteksi Mulai dari Rp150 Ribu] Pendapatan pengusaha rekening bersama berasal dari biaya jasa rekber mereka. Misalnya mereka netapin biaya jasa Rp 10 ribu buat transaksi barang senilai Rp 100 ribu-500 ribu. Lalu Rp 20 ribu buat nominal transaksi Rp 501 ribu-1 juta. Kalau ada yang pakai jasanya buat transaksi barang yang harganya Rp 200 ribu, pengusaha itu dapet untung Rp 10 ribu. Kalau harga barangnya Rp Rp 600 ribu, untungnya Rp 20 ribu, dan seterusnya. Cara kerja rekening bersama Sebelumnya udah disebutkan bahwa transaksi lewat rekening bersama dipandang lebih aman. Gimana bisa muncul pandangan itu? Buat jawab pertanyaan itu, yok kita pahami cara kerja rekber lewat contoh konkretnya. Misalnya ada transaksi dengan poin-poin berikut ini: Jati hendak membeli handphone di lapak online Andri Harga handphone Rp 4 juta Transaksi diputuskan memakai jasa rekber Iwan dengan tarif dibebankan ke Jati selaku pembeli Tarif rekber Iwan untuk transaksi Rp 4 juta sebesar Rp 20 ribu Jati akan mentransfer Rp 4.020.000 ke rekening Iwan. Habis transfer, Jati harus ngasi konfirmasi ke Iwan sesuai dengan ketentuan. 2. Iwan wajib membalas konfirmasi transfer dari Jati. Kalau duit udah diterima, Iwan akan ngasi tahu Andri selaku penjual bahwa duit dari pembeli udah ditransfer. 3. Begitu dapet pemberitahuan konfirmasi transfer dari Iwan, Andri akan mengirim handphone dagangannya ke Jati. Pengiriman ini juga harus diketahui rekening bersama Iwan. 4. Jati harus konfirmasi ke Iwan kalau barang yang dia beli udah diterima sesuai dengan pesanan. Begitu juga kalau barang gak sesuai. 5. Kalau barang sesuai, tahap selanjutnya adalah Iwan kirim transferan Rp 4 juta ke Andri sesuai dengan harga barang. Tapi kalau barang gak sesuai atau bahkan gak dikirim, duit Rp 4 juta bisa dibalikin ke Jati. 6. Apa pun hasil akhir transaksi itu, duit jasa rekber Rp 20 ribu tetep masuk kantong Iwan. [Baca: Pastikan Masa Depan Keluarga Terjamin dengan Benefit Proteksi Jiwa hingga Rp2,5 Miliar] Jadi, rekening bersama digunakan buat menghindari penjual kabur bawa duit transaksi. Sebab penjual baru bisa nikmatin duit hasil dagangannya kalau pembeli udah konfirmasi bahwa barang udah diterima dengan baik. Tapi, meski rekber terkesan sebagai dewa penyelamat karena ngamanin transaksi online, ada juga yang malah nipu. Dengan rekeningnya terisi penuh banyak duit transferan orang, ada aja pengusaha rekber yang tergoda buat ngelariin duit yang bukan miliknya itu. Di Kaskus, pengusaha rekber sekelas BlackPanda yang udah terkenal punya rekam jejak baik aja jadi kasus. Dia dituding bawa lari duit transaksi rekber lebih dari Rp 500 juta!! Keliru kalau nganggep pakai rekber bakal aman sehat sentosa. Waspada itu selalu wajib hukumnya. Poin yang bisa diambil dari kasus rekber BlackPanda adalah walau terbilang lebih aman, transaksi online lewat rekber gak luput dari ancaman penipuan. Udah wajib hukumnya buat kita pembeli maupun penjual selalu berhati-hati jika bertransaksi online. Bagaimana keamanan rekber? Penggunaan rekber dalam forum jual beli di

Jangan Kudet, Sudah Tahu Apa Itu Rekening Bersama alias Rekber dan Gimana Cara Kerjanya?

“Sis, bisa lewat rekber?” Pertanyaaan ini bukan diajukan seseorang kepada Siska buat nanyain arah ke suatu lokasi.

Kalau suka main di forum-forum Internet, sapaan “sis” pasti akrab di telinga. Sis itu kependekan dari sister atau sista, dan biasa dipakai buat nyapa penjual online cewek. Maksudnya penjual online yang jenis kelaminnya perempuan, jangan ngeres yaa….

Sedangkan rekber adalah rekening bersama. Maksud pertanyaan itu adalah bisakah beli barang yang dijual dengan metode pembayaran rekening bersama?

Eh, belum tahu apa itu rekening bersama? Wah, ada yang kudet nih alias kurang update.

Gak apa-apa. Begitu selesai baca penjelasan soal cara kerja rekber di sini, pasti statusnya udah berubah jadi up to date. Mari kita bedah seluk beluk rekber bareng-bareng.

Daftar Isi

Apa itu rekening bersama?

Rekening bersama atau rekber adalah suatu metode pembayaran transaksi online yang dianggap lebih aman ketimbang transfer langsung ke rekening penjual.

Karena itu, banyak peminat rekber. Metode ini dikenal di Indonesia lewat forum populer Kaskus.

Kalau di luar negeri, rekening bersama dikenal dengan nama escrow service (ES). Di dunia perbankan Indonesia yang diketahui juga istilah escrow service. Rekening bersama lebih seperti istilah gaul buat ES.

Rekening bersama dioperasikan oleh orang yang menjadi perantara transaksi antara penjual dan pembeli online. Jadi, tanggung jawab pemilik jasa rekber gede banget karena berhubungan dengan dua pihak sekaligus.

Rekening bersama bukan yang rekening bank dimiliki pasangan suami-istri. Itu lain lagi.

Di Indonesia, rekening bersama banyak dibuka oleh perseorangan. Sebab memang gak perlu banyak orang buat jadi pengusaha rekber.

Modalnya cuma buka rekening di bank yang terkenal sebagai penampung duit transaksi. Semakin beragam rekening bank yang dipunyai, semakin besar kesempatannya jadi pilihan orang yang mau transaksi online.

[Baca: Jangan Sampai Uang Tabungan Habis Gara-Gara Berobat, Miliki Proteksi Mulai dari Rp150 Ribu]

Pendapatan pengusaha rekening bersama berasal dari biaya jasa rekber mereka. Misalnya mereka netapin biaya jasa Rp 10 ribu buat transaksi barang senilai Rp 100 ribu-500 ribu. Lalu Rp 20 ribu buat nominal transaksi Rp 501 ribu-1 juta.

Kalau ada yang pakai jasanya buat transaksi barang yang harganya Rp 200 ribu, pengusaha itu dapet untung Rp 10 ribu. Kalau harga barangnya Rp Rp 600 ribu, untungnya Rp 20 ribu, dan seterusnya.

Cara kerja rekening bersama

Sebelumnya udah disebutkan bahwa transaksi lewat rekening bersama dipandang lebih aman. Gimana bisa muncul pandangan itu?

Buat jawab pertanyaan itu, yok kita pahami cara kerja rekber lewat contoh konkretnya. Misalnya ada transaksi dengan poin-poin berikut ini:

  • Jati hendak membeli handphone di lapak online Andri
  • Harga handphone Rp 4 juta
  • Transaksi diputuskan memakai jasa rekber Iwan dengan tarif dibebankan ke Jati selaku pembeli
  • Tarif rekber Iwan untuk transaksi Rp 4 juta sebesar Rp 20 ribu

Jati akan mentransfer Rp 4.020.000 ke rekening Iwan. Habis transfer, Jati harus ngasi konfirmasi ke Iwan sesuai dengan ketentuan.

2. Iwan wajib membalas konfirmasi transfer dari Jati. Kalau duit udah diterima, Iwan akan ngasi tahu Andri selaku penjual bahwa duit dari pembeli udah ditransfer.

3. Begitu dapet pemberitahuan konfirmasi transfer dari Iwan, Andri akan mengirim handphone dagangannya ke Jati. Pengiriman ini juga harus diketahui rekening bersama Iwan.

4. Jati harus konfirmasi ke Iwan kalau barang yang dia beli udah diterima sesuai dengan pesanan. Begitu juga kalau barang gak sesuai.

5. Kalau barang sesuai, tahap selanjutnya adalah Iwan kirim transferan Rp 4 juta ke Andri sesuai dengan harga barang. Tapi kalau barang gak sesuai atau bahkan gak dikirim, duit Rp 4 juta bisa dibalikin ke Jati.

6. Apa pun hasil akhir transaksi itu, duit jasa rekber Rp 20 ribu tetep masuk kantong Iwan.

[Baca: Pastikan Masa Depan Keluarga Terjamin dengan Benefit Proteksi Jiwa hingga Rp2,5 Miliar]

Jadi, rekening bersama digunakan buat menghindari penjual kabur bawa duit transaksi. Sebab penjual baru bisa nikmatin duit hasil dagangannya kalau pembeli udah konfirmasi bahwa barang udah diterima dengan baik.

Tapi, meski rekber terkesan sebagai dewa penyelamat karena ngamanin transaksi online, ada juga yang malah nipu. Dengan rekeningnya terisi penuh banyak duit transferan orang, ada aja pengusaha rekber yang tergoda buat ngelariin duit yang bukan miliknya itu.

Di Kaskus, pengusaha rekber sekelas BlackPanda yang udah terkenal punya rekam jejak baik aja jadi kasus. Dia dituding bawa lari duit transaksi rekber lebih dari Rp 500 juta!!

Keliru kalau nganggep pakai rekber bakal aman sehat sentosa. Waspada itu selalu wajib hukumnya.

Poin yang bisa diambil dari kasus rekber BlackPanda adalah walau terbilang lebih aman, transaksi online lewat rekber gak luput dari ancaman penipuan.

Udah wajib hukumnya buat kita pembeli maupun penjual selalu berhati-hati jika bertransaksi online.

Bagaimana keamanan rekber?

Penggunaan rekber dalam forum jual beli dinilai aman karena penjual tidak bisa berbuat curang seandainya telah terjadi kesepakatan dengan pembeli dalam jual beli barang.

Adanya pihak ketiga sebagai penampung dana sekaligus yang mentransfer dana mengharuskan penjual mengirim barang kalau mau menerima dana dari pembeli.

Sekalipun dianggap aman, mereka yang menggunakan rekber harus tetap waspada. Pasalnya, penggunaan rekber melibatkan pihak ketiga sebagai pihak yang transfer uang dari pembeli ke penjual.

Pastikan pihak ketiga sebagai pemegang rekening bersama telah dikenal baik dan memiliki reputasi terpercaya di forum jual beli.

Dengan begitu, pembeli bisa terhindar dari kecurangan pemegang rekening bersama yang bisa saja membawa lari uangnya.

Berapa dana tabungan tiap bulan untuk mencapai nilai total Rp100 juta?

Bagi kamu yang belakangan ini punya kesulitan dalam menyisihkan dana tabungan, ada baiknya menggunakan Kalkulator Menabung Bulanan dari Lifepal berikut ini yang disediakan secara cuma-cuma.

Buat kamu yang mau tahu lebih banyak tentang tabungan dan topik keuangan lainnya? Lihat pertanyaan populer seputar tabungan dan topik keuangan lainnya di Tanya Lifepal.

Tanya jawab seputar rekber

Bagaimana cara rekber bekerja?

Rekber bekerja dengan melibatkan tiga pihak, yaitu pembeli, penjual, dan pemegang rekening bersama.

Dimulai dari kesepatakan jual beli antara pembeli dan penjual kemudian pembeli transfer uang ke pemegang rekening bersama beserta dana jasanya.

Pemegan rekening bersama kemudian mengonfirmasi dana yang ditransfer pembeli ke penjual. Lalu penjual mengirimkan barang ke pembeli dan mengonfirmasi pengiriman barang ke pemegang rekening bersama.

Pemegang rekening bersama menginformasikan pengiriman barang tersebut ke pembeli. Pembeli yang telah menerima barang harus segera melapor ke pemegang rekber supaya pemegang rekber mentransfer dana ke penjual.

Seperti apa sistem rekber?

Sistem rekber bekerja karena adanya transfer antarrekening dari rekening pembeli ke rekening pemegang rekening bersama kemudian dana tersebut ditransfer ke rekening penjual.

Transaksi selesai setelah pembeli mengirimkan uang lalu menerima barang dan penjual mengirimkan uang kemudian menerima dana transfer dari rekber.

Let's block ads! (Why?)