Jokowi Sudah Tepat Tunjuk Prabowo Karena...

Program Food Estate dinilai memiliki nilai strategis secara geostrategi dan geopolitik bagi bangsa Indonesia sehingga memang layak dipercayakan ke Kementerian Pertahanan (Kemenhan) untuk menjadi leading sector yang akan mengoordinasikan kementerian-kementerian terkait. Pengamat politik Adi Prayitno menilai langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Wamenhan Sakti Wahyu Trenggono sebagai pimpinan program lumbung pangan nasional sudah tepat.  Baca Juga: Partai Megawati dan Prabowo Bersatu, Gerindra: PKS Bisa Tumbang! Kata Adi, food estate bisa menjadi solusi untuk mengatasi ketergantungan impor pangan, terutama di masa pandemi Covid-19. "Itu untuk jangka panjang memang kita harus mulai mengamputasi ketergantungan impor di semua sektor, kan pangan banyak sekali macam-macamnya. Tapi yang paling penting untuk jangka menengah, terutama di masa pandemi begini kita di Indonesia jangan sampai kekurangan pangan," ujar Adi kepada wartawan, Minggu 19 Juli 2020. Adi meyakini Kementerian Pertahanan yang dipimpin duet Prabowo dan Trenggono mampu mengemban tugas yang diberi oleh Jokowi. Pasalnya, selain ahli pertahanan, Prabowo dinilai memiliki kemampuan yang tidak kalah hebat di bidang pertanian. Trenggono pun memiliki skill dalam manajemen, khususnya untuk pembiayaan yang mumpuni. "Prabowo itu kalau dibelah passion-nya ada di pertahanan dan pertanian. Dari dulu memang visi misinya soal ketahanan pangan dan keamanan. Passion dan style Prabowo ya dua hal itu," ujarnya. Food estate merupakan konsep pengembangan pangan yang dilakukan secara terintegrasi. Mencakup pertanian, perkebunan bahkan peternakan di suatu kawasan. Rencananya food estate ini akan menjadi salah satu Program Strategis Nasional (PSN) 2020-2024. Lokasi food estate ini ada di Kalimantan Tengah, lantaran daerah itu dianggap cukup bagus persediaan airnya ke depan. Partner Sindikasi Konten: Viva Let's block ads! (Why?)

Jokowi Sudah Tepat Tunjuk Prabowo Karena...

Program Food Estate dinilai memiliki nilai strategis secara geostrategi dan geopolitik bagi bangsa Indonesia sehingga memang layak dipercayakan ke Kementerian Pertahanan (Kemenhan) untuk menjadi leading sector yang akan mengoordinasikan kementerian-kementerian terkait.

Pengamat politik Adi Prayitno menilai langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Wamenhan Sakti Wahyu Trenggono sebagai pimpinan program lumbung pangan nasional sudah tepat. 

Baca Juga: Partai Megawati dan Prabowo Bersatu, Gerindra: PKS Bisa Tumbang!

Kata Adi, food estate bisa menjadi solusi untuk mengatasi ketergantungan impor pangan, terutama di masa pandemi Covid-19.

"Itu untuk jangka panjang memang kita harus mulai mengamputasi ketergantungan impor di semua sektor, kan pangan banyak sekali macam-macamnya. Tapi yang paling penting untuk jangka menengah, terutama di masa pandemi begini kita di Indonesia jangan sampai kekurangan pangan," ujar Adi kepada wartawan, Minggu 19 Juli 2020.

Adi meyakini Kementerian Pertahanan yang dipimpin duet Prabowo dan Trenggono mampu mengemban tugas yang diberi oleh Jokowi. Pasalnya, selain ahli pertahanan, Prabowo dinilai memiliki kemampuan yang tidak kalah hebat di bidang pertanian. Trenggono pun memiliki skill dalam manajemen, khususnya untuk pembiayaan yang mumpuni.

"Prabowo itu kalau dibelah passion-nya ada di pertahanan dan pertanian. Dari dulu memang visi misinya soal ketahanan pangan dan keamanan. Passion dan style Prabowo ya dua hal itu," ujarnya.

Food estate merupakan konsep pengembangan pangan yang dilakukan secara terintegrasi. Mencakup pertanian, perkebunan bahkan peternakan di suatu kawasan.

Rencananya food estate ini akan menjadi salah satu Program Strategis Nasional (PSN) 2020-2024. Lokasi food estate ini ada di Kalimantan Tengah, lantaran daerah itu dianggap cukup bagus persediaan airnya ke depan.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Let's block ads! (Why?)