KEMENKOMINFO Cepat Tanggap Mengahadapi Ranjau Darat Porno Online Remaja yang Meresahkan

Mengasuh anak telah menjadi proposisi yang tidak mudah sejak awal zaman, tetapi orang tua saat ini dihadapkan pada masalah remaja yang belum pernah dihadapi generasi sebelumnya: membesarkan anak-anak yang telah menghabiskan seluruh hidupnya tenggelam dalam Internet dan media sosial. Di sini kita melihat ancamannya; cyberbullying , game, porno, predator online, sexting, dan media sosial. Apakah Internet buruk dapat dijinakkan, dan anak-anak atau generasi Anda dapat tetap aman !

KEMENKOMINFO Cepat Tanggap Mengahadapi Ranjau Darat Porno Online Remaja yang Meresahkan

Mengasuh anak telah menjadi proposisi yang tidak mudah sejak awal zaman, tetapi orang tua saat ini dihadapkan pada masalah remaja yang belum pernah dihadapi generasi sebelumnya: membesarkan anak-anak yang telah menghabiskan seluruh hidupnya tenggelam dalam Internet dan media sosial.

Di sini kita melihat ancamannya; cyberbullying , game, porno, predator online, sexting, dan media sosial. Apakah  Internet buruk dapat dijinakkan, dan anak-anak atau generasi Anda dapat tetap aman !

Salah satu pembaca Kantorpemuda.com melaporkan sejumlah aplikasi live streaming yang menampilkan perempuan bugil dan beradegan tak senonoh. Setidaknya ada empat aplikasi live streaming cabul yang dilaporkannya.

Menurut pelapor, aplikasi live streaming cabul tersebut sudah berkali-kali dilaporkan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO), namun sejauh ini belum mendapat tanggapan.

Rabu (27/8/2020)

“Dear Media,”

"Saya mau melaporkan aplikasi live streaming cabul, yang sudah berkali-kali
dilaporkan kepada kemenkominfo namun tidak mendapat tanggapan. Semoga
laporan ke media bisa membuat media mengangkat isue ini karena ini genting
sekali kalau dibiarkan maka amoralitas generasi muda kita khususnya para
perempuan akan rusak.

Saya mau melaporkan aplikasi live streaming yang isinya cewek-cewek bugil
dan beradegan tak senonoh.

Aplikasi tersebut memuat konten pornografi karena penyiarnya bugil dan
beradegan tak senonoh dengan menarik bayaran dari penonton. Kalau hal
tersebut dibiarkan akan membuat generasi muda kita RUSAK, terutama kaum
perempuan yang gemar live bugil dan beradegan tak senonoh karena mereka
tidak lagi menggunakan potensi akal dan pikirannya dalam mencari nafkah
melainkan mencari jalan pintas saja.  Kalau sudah begini pola pikir
generasi muda khususnya perempuan maka rusaklah generasi muda kita. Apa
seperti ini yang dimau?

Mohon semua pihak khususnya media memperhatikan issue ini, karena saya
tidak ingin generasi wanita kita rusak karena mempertontonkan amoralitas!

Demikian surel saya kirimkan untuk menjadi perhatian kita semua. Atas
perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,
"  tutupnya.

Beberapa orang mungkin akan berargumen bahwa Pemerintah pasti dapat memblokir situs web ataupun aplikasi dengan mudah.

Kami pemuda beranggapan jika mereka/pemerintah punya kesempatan, kami yakin mereka sudah melakukannya. Mungkin yang bisa mereka lakukan adalah memaksa pemilik situs menutup untuk selamanya atau sesuatu. 

Masalah dengan penyensoran adalah bahwa meskipun mungkin ada kesepakatan luas bahwa masyarakat umum tidak perlu memiliki akses tak terbatas ke video porno ataupun konten yang merugikan, penghapusan semacam itu membuat masyarakat berada pada lereng licin menuju pemerintah yang menggunakan kekuatan tersebut untuk memblokir konten yang mengganggu dirinya sendiri, seperti penggunaan kekuatan berlebihan oleh aparat atau bahkan konten tanpa kekerasan seperti tuduhan korupsi terhadap pejabat senior pemerintah. Ini juga menimbulkan pertanyaan historis penting tentang bagaimana kita memahaminya di masa depan digital kita dan apa artinya ketika pemerintah memiliki kemampuan untuk menghapus semua jejak peristiwa.

Tidak ada jawaban yang mudah untuk pertanyaan-pertanyaan ini, tetapi itu adalah pertanyaan kritis untuk kita miliki sebagai masyarakat dan pemerintah. Bagaimana kita mencegah para pelaku menginspirasi orang lain melakukan tindakan cabul, sambil memastikan kita semua belajar dan mengambil tindakan untuk memastikan mana yang baik dan yang buruk.

Pemerintah mungkin dapat memberi peringatan di situs web atau aplikasi berbahaya tertentu. Seperti yang telah kita lihat di semakin banyak negara, upaya sensor seperti itu secara alami berkembang ke konten apa pun yang dipandang merepotkan oleh pemerintah. Pada saat yang sama, bagaimana kita memastikan pemerintah tidak menggunakan kewenangan mereka untuk menyensor akuntabilitas mereka sendiri.

Dengan menggabungkan semua ini, dunia digital kita telah memberi pemerintah kendali yang belum pernah terjadi sebelumnya atas ekosistem informasi warga negara kita sekarang. Alih-alih membuat pemerintah menjadi seakan tak berdaya dan memastikan akses informasi yang tidak terkekang, website atau aplikasi berbasis internet sebenarnya tidak hanya mengakar kekuatan pemerintah atas informasi tetapi melangkah lebih jauh untuk memberi mereka kekuatan kendali yang tak terbayangkan di era cetak. Dimana hal ini membawa kita masih harus dilihat tetapi merupakan sesuatu yang harus diputuskan sendiri oleh masyarakat di tempat terbuka daripada oleh pemerintah.

Langkah Tindakan

Seberapa besar Anda setuju dengan pernyataan, "Kami pasti akan gagal kecuali jika kami menyediakan waktu dan sumber daya untuk mencegahnya"?

 

Salam, *Pemuda*