Kemnaker Gandeng Muhammadiyah Tingkatkan Kompetensi SDM Indonesia

Jakarta, IDN Times – Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengajak Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk berkolaborasi meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. Menurut Menaker Ida, setiap tahun terdapat sekitar 2 juta - 2,9 juta penduduk usia kerja baru yang masuk ke pasar kerja. Apalagi, di tengah pandemik Covid-19, terdapat sekitar 6,9 juta pengangguran dan 3,5 juta pekerja terdampak pandemik.1. Pengembangan SDM di Indonesia punya tantangan cukup kompleksMenaker Ida menjelaskan tantangan mengembangkan SDM. Dok.Kemnaker Tantangan yang dihadapi dalam pengembangan SDM saat ini cukup kompleks. Mulai dari angkatan kerja yang masih didominasi lulusan SMP ke bawah, tingkat produktivitas stagnan, dan tingkat daya saing yang perlu ditingkatkan.“Dalam isu penguatan dan peningkatan SDM Indonesia ini kami harap menjadi concern bersama. Harus ada kerja sama dan kolaborasi. Kami ingin program dan kegiatan dari Kemnaker mendapat support dari Muhammadiyah,” kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah saat melakukan silaturahmi dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Yogyakarta, Sabtu (17/10). Baca Juga: Menaker: Salah Satu Concern Kemnaker Adalah Berdayakan Kewirausahaan  2. Upaya Kemnaker tingkatkan SDM Indonesia di tengah pandemik Lanjutkan membaca artikel di bawah Editor’s picks Pertemuan Kemnaker dengan Muhammadiyah. Dok.Kemnaker Dalam peningkatan SDM Indonesia, Kemnaker menargetkan membangun 2.113 BLK Komunitas hingga tahun 2020.“Pelatihan di BLK Komunitas ini disesuaikan dengan kebutuhan industri. Kalau dilihat, alumni BLK Komunitas ini banyak yang sukses menjadi wirausaha dan masuk pasar kerja,” ucap Ida.Dalam rangka melakukan langkah strategis penanganan Covid-19, Kemnaker juga berikan bantuan program pengembangan dan perluasan kesempatan kerja melalui jaring pengaman sosial (JPS). Di dalamnya terdiri dari  program Tenaga Kerja Mandiri untuk penciptaan wirausaha dan padat karya.3. Muhammadiyah siap berkolaborasi dengan KemnakerMuhammadiyah siap berkolaborasi dengan Kemnaker. Dok.Kemnaker Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Kesehatan dan Kesejahteraan, Agus Taufiqurrohman, mengatakan Muhammadiyah siap berkolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk meningkatkan SDM Indonesia.“Saya menyambut baik hal ini. Muhammadiyah siap berkolaborasi dan mendukung berbagai program dan kebijakan Kemnaker. Semoga Mbak Menteri diberikan kekuatan dan kesehatan,” kata Agus. (CSC) Baca Juga: Salah Satunya SDM, Kemnaker Sebut 3 Unsur Penting Pembangunan Nasional Let's block ads! (Why?)

 Kemnaker Gandeng Muhammadiyah Tingkatkan Kompetensi SDM Indonesia

Jakarta, IDN Times – Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengajak Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk berkolaborasi meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. 

Menurut Menaker Ida, setiap tahun terdapat sekitar 2 juta - 2,9 juta penduduk usia kerja baru yang masuk ke pasar kerja. Apalagi, di tengah pandemik Covid-19, terdapat sekitar 6,9 juta pengangguran dan 3,5 juta pekerja terdampak pandemik.

1. Pengembangan SDM di Indonesia punya tantangan cukup kompleks

Kemnaker Gandeng Muhammadiyah Tingkatkan Kompetensi SDM IndonesiaMenaker Ida menjelaskan tantangan mengembangkan SDM. Dok.Kemnaker

Tantangan yang dihadapi dalam pengembangan SDM saat ini cukup kompleks. Mulai dari angkatan kerja yang masih didominasi lulusan SMP ke bawah, tingkat produktivitas stagnan, dan tingkat daya saing yang perlu ditingkatkan.

“Dalam isu penguatan dan peningkatan SDM Indonesia ini kami harap menjadi concern bersama. Harus ada kerja sama dan kolaborasi. Kami ingin program dan kegiatan dari Kemnaker mendapat support dari Muhammadiyah,” kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah saat melakukan silaturahmi dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Yogyakarta, Sabtu (17/10).

Baca Juga: Menaker: Salah Satu Concern Kemnaker Adalah Berdayakan Kewirausahaan 

2. Upaya Kemnaker tingkatkan SDM Indonesia di tengah pandemik

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

Kemnaker Gandeng Muhammadiyah Tingkatkan Kompetensi SDM IndonesiaPertemuan Kemnaker dengan Muhammadiyah. Dok.Kemnaker

Dalam peningkatan SDM Indonesia, Kemnaker menargetkan membangun 2.113 BLK Komunitas hingga tahun 2020.

“Pelatihan di BLK Komunitas ini disesuaikan dengan kebutuhan industri. Kalau dilihat, alumni BLK Komunitas ini banyak yang sukses menjadi wirausaha dan masuk pasar kerja,” ucap Ida.

Dalam rangka melakukan langkah strategis penanganan Covid-19, Kemnaker juga berikan bantuan program pengembangan dan perluasan kesempatan kerja melalui jaring pengaman sosial (JPS). Di dalamnya terdiri dari  program Tenaga Kerja Mandiri untuk penciptaan wirausaha dan padat karya.

3. Muhammadiyah siap berkolaborasi dengan Kemnaker

Kemnaker Gandeng Muhammadiyah Tingkatkan Kompetensi SDM IndonesiaMuhammadiyah siap berkolaborasi dengan Kemnaker. Dok.Kemnaker

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Kesehatan dan Kesejahteraan, Agus Taufiqurrohman, mengatakan Muhammadiyah siap berkolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk meningkatkan SDM Indonesia.

“Saya menyambut baik hal ini. Muhammadiyah siap berkolaborasi dan mendukung berbagai program dan kebijakan Kemnaker. Semoga Mbak Menteri diberikan kekuatan dan kesehatan,” kata Agus. (CSC)

Baca Juga: Salah Satunya SDM, Kemnaker Sebut 3 Unsur Penting Pembangunan Nasional

Let's block ads! (Why?)