Lakukan Skrining Pribadi Ketika Keluar Rumah Saat Pandemi

Kasus positif Covid-19 di Indonesia menurun dalam beberapa pekan terakhir di tengah pandemi corona yang masih berlangsung. Pemerintah pun melakukan pelonggaran dengan membuka kembali beberapa fasilitas publik, seperti pusat perbelanjaan. Meski demikian, masyarakat yang hendak berkegiatan jangan tidak boleh mengabaikan protokol kesehatan. Termasuk, melakukan skrining terhadap diri sendiri ketika hendak keluar rumah. Melansir situs Covid19.co.id, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, Reisa Broto Asmoro, skrining bisa dilakukan dengan mengecek suhu tubuh dan memastikan tidak sedang sakit. Tinggi atau rendahnya suhu tubuh seseorang bisa menjadi indikator kondisi kesehatan. Mengutip dari situs Alodokter.com, suhu tubuh normal umumnya berada di rentang antara 36,5–37,2o Celsius. Selanjutnya, Reisa mengimbau masyarakat untuk mengenakan masker dobel agar efektivitas lebih optimal. Bila memungkinkan masyarakat perlu membawa pencuci tangan, masker cadangan, dan desinfektan pribadi. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak berkerumun dan berlama-lama di pusat perbelanjaan. Upayakan berada di ruang dengan ventilasi yang baik serta menyiapkan aplikasi Peduli Lindungi ketika akan mengunjungi pusat perbelanjaan. Reisa menganjurkan, sebaiknya berkunjung ke pusat perbelanjaan yang berlokasi dekat. Dengan begitu tidak terlalu lama dalam perjalanan, karena akan meningkatkan risiko lelah dan membuat lengah dalam menerapkan protokol kesehatan. “Masyarakat harus membiasakan diri mengikuti norma baru di ruang publik, atau yang dikenal dengan istilah adaptasi kebiasaan baru. Gencarkan vaksinasi dan disiplin protokol kesehatan,” tandasnya. Guna mengoptimalkan pencegahan penularan virus Corona, pemerintah gencar mendorong vaksinasi. Saat ini Indonesia telah mengamankan 225,4 juta vaksin per awal September 2021.. Hingga saat ini, lebih dari 65 juta orang Indonesia telah mendapatkan vaksin dosis pertama, dan sekitar setengahnya sudah divaksin lengkap. Reisa mengingatkan agar masyarakat memegang prinsip reciprocity. Artinya masyarakat perlu memastikan dirinya divaksin untuk menghargai dan melindungi mereka yang sudah divaksin. Selain itu, menurutnya, vaksinasi tidak hanya berfungsi untuk melindungi kesehatan pribadi, namun juga untuk melindungi orang lain. Terutama ketika berpapasan di ruang publik. Ia mencontohkan pusat perbelanjaan yang seluruh pengelola dan pegawainya sudah divaksin. Untuk menghormati keselamatan bersama, masyarakat yang mengunjungi mall pun juga harus memastikan diri sudah divaksin.[embedded content] Adblock test (Why?)

Lakukan Skrining Pribadi Ketika Keluar Rumah Saat Pandemi
Kasus positif Covid-19 di Indonesia menurun dalam beberapa pekan terakhir di tengah pandemi corona yang masih berlangsung. Pemerintah pun melakukan pelonggaran dengan membuka kembali beberapa fasilitas publik, seperti pusat perbelanjaan. Meski demikian, masyarakat yang hendak berkegiatan jangan tidak boleh mengabaikan protokol kesehatan. Termasuk, melakukan skrining terhadap diri sendiri ketika hendak keluar rumah. Melansir situs Covid19.co.id, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, Reisa Broto Asmoro, skrining bisa dilakukan dengan mengecek suhu tubuh dan memastikan tidak sedang sakit. Tinggi atau rendahnya suhu tubuh seseorang bisa menjadi indikator kondisi kesehatan. Mengutip dari situs Alodokter.com, suhu tubuh normal umumnya berada di rentang antara 36,5–37,2o Celsius. Selanjutnya, Reisa mengimbau masyarakat untuk mengenakan masker dobel agar efektivitas lebih optimal. Bila memungkinkan masyarakat perlu membawa pencuci tangan, masker cadangan, dan desinfektan pribadi. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak berkerumun dan berlama-lama di pusat perbelanjaan. Upayakan berada di ruang dengan ventilasi yang baik serta menyiapkan aplikasi Peduli Lindungi ketika akan mengunjungi pusat perbelanjaan. Reisa menganjurkan, sebaiknya berkunjung ke pusat perbelanjaan yang berlokasi dekat. Dengan begitu tidak terlalu lama dalam perjalanan, karena akan meningkatkan risiko lelah dan membuat lengah dalam menerapkan protokol kesehatan. “Masyarakat harus membiasakan diri mengikuti norma baru di ruang publik, atau yang dikenal dengan istilah adaptasi kebiasaan baru. Gencarkan vaksinasi dan disiplin protokol kesehatan,” tandasnya. Guna mengoptimalkan pencegahan penularan virus Corona, pemerintah gencar mendorong vaksinasi. Saat ini Indonesia telah mengamankan 225,4 juta vaksin per awal September 2021.. Hingga saat ini, lebih dari 65 juta orang Indonesia telah mendapatkan vaksin dosis pertama, dan sekitar setengahnya sudah divaksin lengkap. Reisa mengingatkan agar masyarakat memegang prinsip reciprocity. Artinya masyarakat perlu memastikan dirinya divaksin untuk menghargai dan melindungi mereka yang sudah divaksin. Selain itu, menurutnya, vaksinasi tidak hanya berfungsi untuk melindungi kesehatan pribadi, namun juga untuk melindungi orang lain. Terutama ketika berpapasan di ruang publik. Ia mencontohkan pusat perbelanjaan yang seluruh pengelola dan pegawainya sudah divaksin. Untuk menghormati keselamatan bersama, masyarakat yang mengunjungi mall pun juga harus memastikan diri sudah divaksin.[embedded content] Adblock test (Why?)