Layani Makan di Tempat, Kuliner Binaan Sudin PPKUKM Jakpus Ditutup

Jakarta: Sejumlah kuliner binaan Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (PPKUKM) di Cempaka Putih, Jakarta Pusat ditutup. Penindakan dilakukan akibat kedapatan melayani pelanggan makan di tempat saat masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid II. "Langsung kita tindak, sudah diberitahu agar tidak mengulangi lagi. Sementara ini ditutup 1x24. Semuanya kita minta bangku yang ada dinaikan ke mejanya," ujar Kasudin PPKUKM Jakarta Pusat Richard Bangun saat dihubungi, Selasa 15 September 2020. Pada masa PSBB jilid II, semua tempat usaha kuliner atau restoran dilarang melayani makan di tempat. Hal itu tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 88 Tahun 2020 tentang pelaksanaan PSBB dalam menangani covid-19 di DKI Jakarta. Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini? Happy Inspire Confuse Sad Menurut dia, pengusaha kuliner seharusnya sudah mengetahui ketentuan itu meskipun tidak ada sosialisasi. Pasalnya, ketentuan itu sudah disampaikan lewat media. "Mereka kan bisa tahu dari media, umumnya sudah pada tahu," ujar dia. Baca: 3.022 Orang Terjaring Razia Masker PSBB Jilid II Richard mengimbau para pengusaha kuliner di Jakarta Pusat untuk menaati aturan pada PSBB jilid II. "Diingatkan lagi seluruh makanan dan minuman hanya diperbolehkan take away. Tidak boleh makan di tempat," kata Richard. Dari pantauan Medcom.id, masih terlihat beberapa pedagang PPKUKM kuliner di Lokasi Sementara (Loksem) JP 41 dan 42, Jalan Cempaka Putih Tengah XXX, Jakarta Pusat, yang melayani pelanggan untuk makan di tempat. Namun ada beberapa pedagang yang tidak melayani makan di tempat. (AZF) Let's block ads! (Why?)

 Layani Makan di Tempat, Kuliner Binaan Sudin PPKUKM Jakpus Ditutup
Jakarta: Sejumlah kuliner binaan Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (PPKUKM) di Cempaka Putih, Jakarta Pusat ditutup. Penindakan dilakukan akibat kedapatan melayani pelanggan makan di tempat saat masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid II.
 
"Langsung kita tindak, sudah diberitahu agar tidak mengulangi lagi. Sementara ini ditutup 1x24. Semuanya kita minta bangku yang ada dinaikan ke mejanya," ujar Kasudin PPKUKM Jakarta Pusat Richard Bangun saat dihubungi, Selasa 15 September 2020.
 
Pada masa PSBB jilid II, semua tempat usaha kuliner atau restoran dilarang melayani makan di tempat. Hal itu tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 88 Tahun 2020 tentang pelaksanaan PSBB dalam menangani covid-19 di DKI Jakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, pengusaha kuliner seharusnya sudah mengetahui ketentuan itu meskipun tidak ada sosialisasi. Pasalnya, ketentuan itu sudah disampaikan lewat media.
 
"Mereka kan bisa tahu dari media, umumnya sudah pada tahu," ujar dia.
 
Baca: 3.022 Orang Terjaring Razia Masker PSBB Jilid II
 
Richard mengimbau para pengusaha kuliner di Jakarta Pusat untuk menaati aturan pada PSBB jilid II. "Diingatkan lagi seluruh makanan dan minuman hanya diperbolehkan take away. Tidak boleh makan di tempat," kata Richard.
 
Dari pantauan Medcom.id, masih terlihat beberapa pedagang PPKUKM kuliner di Lokasi Sementara (Loksem) JP 41 dan 42, Jalan Cempaka Putih Tengah XXX, Jakarta Pusat, yang melayani pelanggan untuk makan di tempat. Namun ada beberapa pedagang yang tidak melayani makan di tempat.
 
(AZF)

Let's block ads! (Why?)