Market Cap Dua Saham Bank Ini Melesat, Ada ARTO!

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan pertama tahun 2022 berhasil membukukan kenaikan moner. Indeks bursa saham acuan Tanah Air tersebut melesat nyaris 2%. Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pada pekan lalu, IHSG melonjak 1,82% secara point-to-point. Pada perdagangan Jumat (7/1/2022) akhir pekan lalu, IHSG pun ditutup melesat 0,72% ke level 6.701,32. Pada pekan lalu, nilai transaksi IHSG mencapai Rp 66,4 triliun. Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih atawa net buy Rp 2,96 triliun di pasar reguler. Kapitalisasi pasar atau market cap pada pekan lalu mencapai Rp 8.434 triliun, naik dari sebelumnya pada perdagangan akhir tahun 2021 sebesar Rp 8.256 triliun. Sedangkan dari total 10 besar kapitalisasi pasar terbesar (big cap), per Jumat akhir pekan lalu naik menjadi Rp 3.391 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp 3.263 triliun Perkembangan Market Cap Emiten Big Cap 10 Besar (RP T) No. Emiten 7 Jan 2022 No. Emiten 30 Des 2021 No. Emiten 24 Des 2021 1. BCA/BBCA 934 1. BCA/BBCA 891 1. BCA/BBCA 891 2. Bank BRI/BBRI 629 2. Bank BRI/BBRI 617 2. Bank BRI/BBRI 611 3. Telkom/TLKM 413 3. Telkom/TLKM 400 3. Telkom/TLKM 407 4. Bank Mandiri/BMRI 326 4. Bank Mandiri/BMRI 325 4. Bank Mandiri/BMRI 326 5. Bank Jago/ARTO 258 5. Astra/ASII 231 5. Bank Jago/ARTO 237 6. Astra/ASII 231 6. Bank Jago/ARTO 219 6. Astra/ASII 230 7. Unilever/UNVR 161 7. Chandra Asri/TPIA 158 7. Unilever/UNVR 160 8. Chandra Asri/TPIA 157 8. Unilever/UNVR 157 8. Chandra Asri/TPIA 156 9. Emtek/EMTK 151 9. Emtek/EMTK 140 9. Emtek/EMTK 138 10. Bank BNI/BBNI 131 10. Bank BNI/BBNI 125 10. Bank BNI/BBNI 124 Sumber: BEI, berdasarkan data harga saham, Jumat (7/1/2022) Berdasarkan data di atas, hampir kesepuluh saham big cap di atas Rp 100 triliun mengalami kenaikan. Hanya satu saham yang market cap-nya mengalami penurunan. Adapun saham yang mengalami penurunan market cap yakni saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) yang turun Rp 1 triliun menjadi Rp 157 triliun. Sedangkan dari saham yang mengalami kenaikan market cap, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi yang paling besar kenaikannya pada akhir pekan lalu, yakni naik sebesar Rp 43 triliun menjadi Rp 934 triliun. Selain BBCA, saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) juga naik signifikan, naik sebesar Rp 39 triliun menjadi Rp 258 triliun. Kapitalisasi pasar atau market cap adalah nilai pasar dari sebuah emiten, perkalian antara harga saham dengan jumlah saham beredar di pasar, semakin besar nilai market cap emiten maka pengaruh pergerakannya juga besar terhadap pergerakan IHSG. Adblock test (Why?)

Market Cap Dua Saham Bank Ini Melesat, Ada ARTO!
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan pertama tahun 2022 berhasil membukukan kenaikan moner. Indeks bursa saham acuan Tanah Air tersebut melesat nyaris 2%. Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pada pekan lalu, IHSG melonjak 1,82% secara point-to-point. Pada perdagangan Jumat (7/1/2022) akhir pekan lalu, IHSG pun ditutup melesat 0,72% ke level 6.701,32. Pada pekan lalu, nilai transaksi IHSG mencapai Rp 66,4 triliun. Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih atawa net buy Rp 2,96 triliun di pasar reguler. Kapitalisasi pasar atau market cap pada pekan lalu mencapai Rp 8.434 triliun, naik dari sebelumnya pada perdagangan akhir tahun 2021 sebesar Rp 8.256 triliun. Sedangkan dari total 10 besar kapitalisasi pasar terbesar (big cap), per Jumat akhir pekan lalu naik menjadi Rp 3.391 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp 3.263 triliun Perkembangan Market Cap Emiten Big Cap 10 Besar (RP T) No. Emiten 7 Jan 2022 No. Emiten 30 Des 2021 No. Emiten 24 Des 2021 1. BCA/BBCA 934 1. BCA/BBCA 891 1. BCA/BBCA 891 2. Bank BRI/BBRI 629 2. Bank BRI/BBRI 617 2. Bank BRI/BBRI 611 3. Telkom/TLKM 413 3. Telkom/TLKM 400 3. Telkom/TLKM 407 4. Bank Mandiri/BMRI 326 4. Bank Mandiri/BMRI 325 4. Bank Mandiri/BMRI 326 5. Bank Jago/ARTO 258 5. Astra/ASII 231 5. Bank Jago/ARTO 237 6. Astra/ASII 231 6. Bank Jago/ARTO 219 6. Astra/ASII 230 7. Unilever/UNVR 161 7. Chandra Asri/TPIA 158 7. Unilever/UNVR 160 8. Chandra Asri/TPIA 157 8. Unilever/UNVR 157 8. Chandra Asri/TPIA 156 9. Emtek/EMTK 151 9. Emtek/EMTK 140 9. Emtek/EMTK 138 10. Bank BNI/BBNI 131 10. Bank BNI/BBNI 125 10. Bank BNI/BBNI 124 Sumber: BEI, berdasarkan data harga saham, Jumat (7/1/2022) Berdasarkan data di atas, hampir kesepuluh saham big cap di atas Rp 100 triliun mengalami kenaikan. Hanya satu saham yang market cap-nya mengalami penurunan. Adapun saham yang mengalami penurunan market cap yakni saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) yang turun Rp 1 triliun menjadi Rp 157 triliun. Sedangkan dari saham yang mengalami kenaikan market cap, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi yang paling besar kenaikannya pada akhir pekan lalu, yakni naik sebesar Rp 43 triliun menjadi Rp 934 triliun. Selain BBCA, saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) juga naik signifikan, naik sebesar Rp 39 triliun menjadi Rp 258 triliun. Kapitalisasi pasar atau market cap adalah nilai pasar dari sebuah emiten, perkalian antara harga saham dengan jumlah saham beredar di pasar, semakin besar nilai market cap emiten maka pengaruh pergerakannya juga besar terhadap pergerakan IHSG. Adblock test (Why?)