Mau 'Kawin' dengan Gojek, Saham ARTO Nanjak Terus!

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham emiten bank PT Bank Jago Tbk (ARTO) melaju di zona hijau hingga penutupan sesi I perdagangan hari ini, Kamis (25/11/2021). Kenaikan saham ARTO terjadi di tengah bank digital yang dibekingi oleh GoJek dan Northstar Group tersebut berencana untuk mengintegrasikan layanan digitalnya dengan induk, yaitu GoPay yang merupakan sayap bisnis keuangan Gojek. Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI),  ARTO menguat 2,14% ke posisi Rp 15.675/saham, dengan nilai transaksi jumbo sebesar Rp 452,60 miliar dan volume perdagangan 29,14 juta saham. Seiring dengan menguatnya saham ARTO, investor asing berbondong-bondong memborong saham ini dengan nilai beli bersih Rp 26,70 miliar di pasar reguler. Dengan ini, dalam sebulan saham ARTO terkerek naik 4,55% dan sejak awal tahun ini (year to date/ytd) meroket 300,36%. Saat ini, nilai kapitalisasi pasar saham ARTO tercatat sebesar Rp 215,12 triliun. Diwartakan sebelumnya, dalam undangan jumpa pers yang diterima CNBC Indonesia ARTO dan Gopay akan menggelar temu virtual guna menjelaskan perihal integrasi layanan keuangan dua entitas tersebut. Acara tersebut bakal dihelat pada Kamis ini (25/11/2021). Dalam acara tersebut akan hadir para petinggi kedua perusahaan mulai dari CEO ARTO yakni Kharim Siregar, CMO GoPay Fibriyani Elastria dan tak ketinggalan CEO GoPay Hans Patuwo. Berdasarkan presentasi ARTO di acara Public Expose (Pubex) September lalu, integrasi antara Gojek dengan ARTO sudah dimulai dengan menghubungkan Kantong Jago dengan aplikasi Gojek. Selain itu, bentuk integrasi lain yang dilakukan adalah dengan memberikan keleluasaan pada nasabah untuk membayar layanan Gojek melalui kantong Jago hingga memberikan promosi berupa bebas biaya untuk pengisian (top up) dan penarikan dana di GoPay melalui Jago. Materi Pubex tersebut juga menjelaskan bahwa ke depannya integrasi antara bank digital dan perusahaan fintech tersebut akan semakin diperluas lewat pendataan profil nasabah GoPay dan Jago dengan satu alur yang nyaman, pembayaran dari Kantong Jago di semua merchant melalui GoPay. Akses ke fitur Jago lainnya juga akan dibuka, sehingga pengguna GoPay nantinya bisa juga membuka rekening Jago lewat platform yang ada hingga memungkinkan pengguna untuk mengelola dana/uang digital di GoPay melalui aplikasi Jago. Adblock test (Why?)

Mau 'Kawin' dengan Gojek, Saham ARTO Nanjak Terus!
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham emiten bank PT Bank Jago Tbk (ARTO) melaju di zona hijau hingga penutupan sesi I perdagangan hari ini, Kamis (25/11/2021). Kenaikan saham ARTO terjadi di tengah bank digital yang dibekingi oleh GoJek dan Northstar Group tersebut berencana untuk mengintegrasikan layanan digitalnya dengan induk, yaitu GoPay yang merupakan sayap bisnis keuangan Gojek. Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI),  ARTO menguat 2,14% ke posisi Rp 15.675/saham, dengan nilai transaksi jumbo sebesar Rp 452,60 miliar dan volume perdagangan 29,14 juta saham. Seiring dengan menguatnya saham ARTO, investor asing berbondong-bondong memborong saham ini dengan nilai beli bersih Rp 26,70 miliar di pasar reguler. Dengan ini, dalam sebulan saham ARTO terkerek naik 4,55% dan sejak awal tahun ini (year to date/ytd) meroket 300,36%. Saat ini, nilai kapitalisasi pasar saham ARTO tercatat sebesar Rp 215,12 triliun. Diwartakan sebelumnya, dalam undangan jumpa pers yang diterima CNBC Indonesia ARTO dan Gopay akan menggelar temu virtual guna menjelaskan perihal integrasi layanan keuangan dua entitas tersebut. Acara tersebut bakal dihelat pada Kamis ini (25/11/2021). Dalam acara tersebut akan hadir para petinggi kedua perusahaan mulai dari CEO ARTO yakni Kharim Siregar, CMO GoPay Fibriyani Elastria dan tak ketinggalan CEO GoPay Hans Patuwo. Berdasarkan presentasi ARTO di acara Public Expose (Pubex) September lalu, integrasi antara Gojek dengan ARTO sudah dimulai dengan menghubungkan Kantong Jago dengan aplikasi Gojek. Selain itu, bentuk integrasi lain yang dilakukan adalah dengan memberikan keleluasaan pada nasabah untuk membayar layanan Gojek melalui kantong Jago hingga memberikan promosi berupa bebas biaya untuk pengisian (top up) dan penarikan dana di GoPay melalui Jago. Materi Pubex tersebut juga menjelaskan bahwa ke depannya integrasi antara bank digital dan perusahaan fintech tersebut akan semakin diperluas lewat pendataan profil nasabah GoPay dan Jago dengan satu alur yang nyaman, pembayaran dari Kantong Jago di semua merchant melalui GoPay. Akses ke fitur Jago lainnya juga akan dibuka, sehingga pengguna GoPay nantinya bisa juga membuka rekening Jago lewat platform yang ada hingga memungkinkan pengguna untuk mengelola dana/uang digital di GoPay melalui aplikasi Jago. Adblock test (Why?)