Mendapat Banyak Komentar Negatif Dari Netizen, Ini Alasan Member Little Mix 'Jesy Nelson' Membuat Film Dokumenter

Mendapat Banyak Komentar Negatif Dari Netizen, Ini Alasan Member Little Mix 'Jesy Nelson' Membuat Film Dokumenter
Mendapat Banyak Komentar Negatif Dari Netizen, Ini Alasan Member Little Mix 'Jesy Nelson' Membuat Film Dokumenter
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Menjadi pemenang dalam kontes X Factor membuat grup Little Mix menjadi sorotan netizen. Hal ini mengakibatkan banyak komentar berjatuhan pada grup tersebut, terutama kepada salah satu member bernama Jesy Nelson. Bukan hanya mendapatkan komentar positif, namun Jesy juga mendapatkan banyak komentar negatif dari netizen. Bahkan Jesy mengungkapkan bahwa dirinya pernah mencoba bunuh diri akibat kejamnya komentar netizen. Jesy merasa seolah-olah dia "tidak tahan lagi". Secara terang-terangan Jesy menceritakan tentang komentar-komentar kejam yang ia terima dari netizen di dokumenter BBC Three, Jesy Nelson: Odd One Out.

Ia juga mengatakan bahwa dia dulu pernah membuat sengsara dirinya sendiri dengan membuat dirinya kelaparan sebelum acara besar dan pemotretan. “Dulu hidupku sangat menderita. Jadwal kami sangat melelahkan. Aku menemui terapis pada pukul enam pagi, menangis, dan kemudian pergi ke pemotretan” kata Jesy. “Aku bukan hanya dikenal sebagai salah satu member Little Mix, aku juga dikenal sebagai yang terjelek," kata Jesy.

Namun Jesy mengatakan bahwa dia mulai mengubah hidupnya ketika Little Mix melakukan tur dengan Demi Lovato di AS dan seorang penari menyarankan dia menghapus Twitter. Jesy berharap film dokumenter ini akan membantu orang lebih memahami efek buruk yang terjadi akibat komentar netizen. Jesy melanjutkan: “Aku pikir ini penting karena media sosial adalah bagian besar dari kehidupan setiap orang. Kamu bisa mengatakan satu komentar jahat dan berpikir mereka tidak akan melihatnya, itu tidak berarti apa-apa untukmu. Tapi itu, itu mempengaruhi orang secara besar-besaran".

Jesy berkata “Aku pikir, pasti ada begitu banyak gadis yang bangun dan masih merasa terpuruk seperti aku saat itu, bahwa tidak ada cahaya di ujung terowongan". "Saya ingin membuat film dokumenter agar orang tahu bahwa ada harapan. Jika kamu berbicara dengan orang dan mendapatkan bantuan yang tepat, kamu akan dapat merasa lebih baik lagi suatu hari nanti". begitulah alasan Jesy membuat film dokumenter tersebut untuk dapat memotivasi banyak orang yang merasakan seperti dirinya juga.

Stay Strong Jes!