Mitos Baterai Smartphone yang Banyak Dipercaya padahal Salah

“Jangan nge-charge HP terus ditinggal tidur, ntar meledak!” Mungkin mitos di atas sering banget kamu dengar. Well, hal itu nggak sepenuhnya benar, tapi nggak salah juga. Mungkin banyak dari kamu mepertanyakan kenapa mitos baterai smartphone banyak banget. Jawabannya, ada yang karena masih menganut persepsi menggunakan HP jadul yang cuma bisa SMS dan telpon, ada juga yang karena terlanjur mengikuti persepsi masyarakat. Berikut ini mitos-mitos baterai smartphone (dan klarifikasinya) yang banyak beredar tapi selama ini banyak dipercaya, padahal salah. “Charge smartphone jangan ditinggal tidur.” Mungkin ini jadi mitos yang paling banyak kamu dengar. Penjelasannya begini, mengisi baterai smartphone yang penuh seratus persen tidak menyebabkan smartphone meledak. Ponsel pintar yang rilis beberapa tahun terakhir juga dilengkapi kecerdasan soal baterai. Baterai dibekali kemampuan memutus daya meskipun tetap dicharge dalam keadaan penuh. Tapi tetap saja, hal ini tidak disarankan. Faktanya, mengisi daya saat smartphone sudah penuh dapat menyebabkan berkurangnya kapasitas baterai. “Baru beli HP mending charge dulu.” Well, kenyataannya saat benar-benar buka box, baterai smartphone tidak benar-benar dalam kondisi kurang baterai. Mengisi daya smartphone baru sebelum menggunakannya tidak terlalu penting untuk dilakukan. Kalau mau dilakukan silakan, tidak juga nggak papa. “Baterai belum habis, entar aja charganya.” Pedoman ini berlaku untuk handphone jadul yang masih menggunakan baterai dari nickel-cadmium atau nickel-metal hydride, menurut Android Authority. Sedangkan smartphone keluaran baru yang kita gunakan sekarang menggunakan baterai lithium-ion.  Lithium-ion mampu mendeteksi baterai kita tinggal berapa persen sehingga mereka akan mengisinya sesuai dengan kebutuhan tersebut. Tak perlu menunggu sampai handphone mati untuk mengisinyaya! Beberapa ahli menyarankan untuk mengisi smartphone minimal sebelum menyentuh 20% data. “Sebaiknya pasang aplikasi hemat baterai.” Nyatanya, aplikasi penghemat baterai memang bekerja agar baterai smartphone lebih irit. Hanya saja, setelah 2009 banyak perusahaan smartphone yang memperbarui teknologi baterai mereka supaya lebih hemat daya. Mereka juga sadar secanggih apapun HP kalau nggak ada baterai, mati ya mati aja. Jadi nggak perlu pasang aplikasi penghemat baterai lagi, baterai smartphone juga udah beneran awet, kok. Kecuali memang kapasitas bateraimu hanya 1000 atau 2000an mAh, mungkin itu akan lain cerita. “Pakai charger bawaan, jangan pakai merk lain?!” Hmmm, ini sih cuma akal-akalan brand smartphone yang doi beli. Kenyataannya, kalau charger bawaanmu hilang sekarang banyak banget yang jual merk lain, original, daya pengisiannya sama dan aman-aman aja! Mau cari kabel charger, adapter, atau wireless charging? Klik www.eraspace.com aja, karena di Eraspace banyak banget pilihan smartphone, gadget, atau aksesoris smartphone yang pastinya asli dan bergaransi! Eraspace adalah lifestyle dan smart retailer terbesar di Indonesia yang memberikan pelayanan istimewa melalui pengalaman terintegrasi dengan retail Erajaya Group (Erafone, iBox dan Urban Republic). Dengan Eraspace kamu bisa belanja produk original dan bergaransi dengan berbagai metode pembayaran dari rumah. Selain barang yang kamu beli pasti orisinal dan bergaransi, di Eraspace barang langsung dikirim EraXpress! EraXpress sendiri adalah layanan instant courier dari Eraspace. Caranya gampang, kamu cukup pilih barang yang kamu mau di website Eraspace, masukan keranjang, dan checkout dengan pengiriman EraXpress. Eraspace tetap melayani pembelian dengan Free Delivery, sementara kamu #DiRumahAjaYa, barang akan diantar langsung ke rumah! Dengan EraXpress, pesanan akan diantar secara instan karena melalui store terdekat di daerahmu. Eraspace menerapkan sanitasi terhadap produk saat proses pengiriman sehingga produk aman digunakan. Itu tadi contoh kebaikan yang bisa kamu lakukan di rumah selama pandemi. Masih banyak kebaikan-kebaikan lain yang bisa lakukan sesuai dengan kemampuanmu. Yang pasti harus tetap kreatif di Momen Penuh Berkah! Let's block ads! (Why?)

Mitos Baterai Smartphone yang Banyak Dipercaya padahal Salah
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

“Jangan nge-charge HP terus ditinggal tidur, ntar meledak!”

Mungkin mitos di atas sering banget kamu dengar. Well, hal itu nggak sepenuhnya benar, tapi nggak salah juga. Mungkin banyak dari kamu mepertanyakan kenapa mitos baterai smartphone banyak banget.

Jawabannya, ada yang karena masih menganut persepsi menggunakan HP jadul yang cuma bisa SMS dan telpon, ada juga yang karena terlanjur mengikuti persepsi masyarakat.

Berikut ini mitos-mitos baterai smartphone (dan klarifikasinya) yang banyak beredar tapi selama ini banyak dipercaya, padahal salah.

“Charge smartphone jangan ditinggal tidur.”

Mungkin ini jadi mitos yang paling banyak kamu dengar. Penjelasannya begini, mengisi baterai smartphone yang penuh seratus persen tidak menyebabkan smartphone meledak.

Ponsel pintar yang rilis beberapa tahun terakhir juga dilengkapi kecerdasan soal baterai. Baterai dibekali kemampuan memutus daya meskipun tetap dicharge dalam keadaan penuh.

Tapi tetap saja, hal ini tidak disarankan. Faktanya, mengisi daya saat smartphone sudah penuh dapat menyebabkan berkurangnya kapasitas baterai.

“Baru beli HP mending charge dulu.”

Well, kenyataannya saat benar-benar buka box, baterai smartphone tidak benar-benar dalam kondisi kurang baterai. Mengisi daya smartphone baru sebelum menggunakannya tidak terlalu penting untuk dilakukan. Kalau mau dilakukan silakan, tidak juga nggak papa.

“Baterai belum habis, entar aja charganya.”

Pedoman ini berlaku untuk handphone jadul yang masih menggunakan baterai dari nickel-cadmium atau nickel-metal hydride, menurut Android Authority.

Sedangkan smartphone keluaran baru yang kita gunakan sekarang menggunakan baterai lithium-ion. 

Lithium-ion mampu mendeteksi baterai kita tinggal berapa persen sehingga mereka akan mengisinya sesuai dengan kebutuhan tersebut. Tak perlu menunggu sampai handphone mati untuk mengisinyaya!

Beberapa ahli menyarankan untuk mengisi smartphone minimal sebelum menyentuh 20% data.

“Sebaiknya pasang aplikasi hemat baterai.”

Nyatanya, aplikasi penghemat baterai memang bekerja agar baterai smartphone lebih irit. Hanya saja, setelah 2009 banyak perusahaan smartphone yang memperbarui teknologi baterai mereka supaya lebih hemat daya.

Mereka juga sadar secanggih apapun HP kalau nggak ada baterai, mati ya mati aja. Jadi nggak perlu pasang aplikasi penghemat baterai lagi, baterai smartphone juga udah beneran awet, kok.

Kecuali memang kapasitas bateraimu hanya 1000 atau 2000an mAh, mungkin itu akan lain cerita.

“Pakai charger bawaan, jangan pakai merk lain?!”

Hmmm, ini sih cuma akal-akalan brand smartphone yang doi beli. Kenyataannya, kalau charger bawaanmu hilang sekarang banyak banget yang jual merk lain, original, daya pengisiannya sama dan aman-aman aja!

Mau cari kabel charger, adapter, atau wireless charging? Klik www.eraspace.com aja, karena di Eraspace banyak banget pilihan smartphone, gadget, atau aksesoris smartphone yang pastinya asli dan bergaransi!

Eraspace adalah lifestyle dan smart retailer terbesar di Indonesia yang memberikan pelayanan istimewa melalui pengalaman terintegrasi dengan retail Erajaya Group (Erafone, iBox dan Urban Republic).

Dengan Eraspace kamu bisa belanja produk original dan bergaransi dengan berbagai metode pembayaran dari rumah.

Selain barang yang kamu beli pasti orisinal dan bergaransi, di Eraspace barang langsung dikirim EraXpress! EraXpress sendiri adalah layanan instant courier dari Eraspace.

Caranya gampang, kamu cukup pilih barang yang kamu mau di website Eraspace, masukan keranjang, dan checkout dengan pengiriman EraXpress.

Eraspace tetap melayani pembelian dengan Free Delivery, sementara kamu #DiRumahAjaYa, barang akan diantar langsung ke rumah!

Dengan EraXpress, pesanan akan diantar secara instan karena melalui store terdekat di daerahmu. Eraspace menerapkan sanitasi terhadap produk saat proses pengiriman sehingga produk aman digunakan.

Itu tadi contoh kebaikan yang bisa kamu lakukan di rumah selama pandemi. Masih banyak kebaikan-kebaikan lain yang bisa lakukan sesuai dengan kemampuanmu. Yang pasti harus tetap kreatif di Momen Penuh Berkah!

Let's block ads! (Why?)