NURA BY OEWI WAHYONO ANYARE SEKAR JAGAD

Di pagelaran MUFFEST HYBRID 20201 bertempat di mall Grand Bekasi, desainer Oewi Wahyono kembali menghadirkan karya terbarunya yang di beri nama Nura, Judul koleksi dari Anyare Sekar Jagad yang terinspirasi dari Kecantikan Isi Dunia (generally), Kecantikan Rumah Joglo Jepara (specifically) dan Motif Batik Sekar Jagad. Dunia menjadi rumah bagi semua makhluk hidup dan memberikan daya tarik tersendiri disetiap bagiannya dengan luas lebih dari 300 juta kilometer persegi. Dunia memiliki banyak keanekaragaman budaya, agama, bahasa, suku bangsa dan ras yang terbagi kedalam lima benua besar yaitu benua Asia, Afrika, Amerika, Eropa dan Australia serta tak dapat dipungkiri setiap benua tersebut memiliki keindahan alam yang menjadikan dunia tampak cantik jika dilihat dari berbagai sudut pandang. Pada saat ini dunia memasuki masa era dunia yang baru maksudnya adalah dunia terus mengalami perubahan menuju kehidupan yang modern. Walaupun dunia sedang mengalami masa pandemi tetapi sisi keindahan dunia tidak akan pernah hilang hanya saja kita harus lebih bersabar untuk dapat menikmati kembali keindahan tersebut karena dampak pandemi. Kita semua berharap dunia kembali pada kehidupan normal walaupun menuju dunia yang baru dan pasti menuju yang lebih baik. Kecantikan isi dunia tersebut, saya aplikasikan dalam hamparan kain yang bermotifkan sebuah karya yang kental dengan peninggalan tradisional yang terinspirasi dari salah satu keindahan warisan Indonesia, tepatnya dari sebuah kota yang berada di Jawa Tengah yaitu Jepara dari detail – detail yang ada pada Rumah Joglo Jepara, yang mana keindahan tergambar dalam goresan - goresan motifnya yaitu motif batik Sekar Jagad. Motif tersebut mengandung makna kecantikan dan keindahan sehingga orang lain yang melihat akan terpesona. Motif Sekar Jagad sebenarnya berasal dari kata "kar jagad" yang diambil dari bahasa Jawa yang berarti Kar adalah peta dan Jagad adalah dunia, motif ini juga melambangkan keragaman isi dunia. Tanpa menghilangkan kesan batik sekar jagad yang memiliki makna filosofis keindahan dan keanekaragaman, saya memilih motif pada setiap petanya dengan keanekaragaman kesenian yang ada di dalam peninggalan Rumah Joglo Jepara yang masih terjaga keasliannya, seperti relief pada bagian tiang penyangga, relief pada bagian lampu, langit – langit pada bagian pringgitan serta motif tegel lantai Rumah Joglo yang bentuk - bentuk tersebut menginspirasi saya di dalam membuat motif.  Dengan memahami makna dan filosofi dari Sekar Jagad yang begitu indah. Dari situlah saya terinspirasi memilih dan mendesign dalam koleksi saya kali ini dengan menggunakan motif batik Sekar Jagad. Pengertian sederhananya adalah sebuah karya yang terinspirasi dari paduan desaign dengan sentuhan dan tampilan tradisional, dalam bahasa mode yang saya tuangkan di dalam karya saya kali ini. Sehingga terciptalah suatu kreasi “ANYARE SEKAR JAGAD” ....... Dunia baruku. Harapan saya tentunya untuk pencinta fashion dan pecinta kain wastra, khususnya wanita muslim Indonesia, akan semakin bisa tampil fashionable dan elegan dalam memakai busana muslimah bernuansa etnik dan tetap tampil modern, dan secara langsung maupun tidak, kita telah berusaha senantiasa terus melestarikan warisan budaya kita yang harus selalu kita jaga dengan baik. Dalam fashion yang berlangsung ditampilkan 3 koleksi dengan warna Biru, Merah, Kuning dan Prada terbuat dari bahan katun Premis, Dobby Polos dan Bordir. (Muhamad Irfan)

NURA BY OEWI WAHYONO       ANYARE SEKAR JAGAD
Di pagelaran MUFFEST HYBRID 20201 bertempat di mall Grand Bekasi, desainer Oewi Wahyono kembali menghadirkan karya terbarunya yang di beri nama Nura, Judul koleksi dari Anyare Sekar Jagad yang terinspirasi dari Kecantikan Isi Dunia (generally), Kecantikan Rumah Joglo Jepara (specifically) dan Motif Batik Sekar Jagad. Dunia menjadi rumah bagi semua makhluk hidup dan memberikan daya tarik tersendiri disetiap bagiannya dengan luas lebih dari 300 juta kilometer persegi. Dunia memiliki banyak keanekaragaman budaya, agama, bahasa, suku bangsa dan ras yang terbagi kedalam lima benua besar yaitu benua Asia, Afrika, Amerika, Eropa dan Australia serta tak dapat dipungkiri setiap benua tersebut memiliki keindahan alam yang menjadikan dunia tampak cantik jika dilihat dari berbagai sudut pandang. Pada saat ini dunia memasuki masa era dunia yang baru maksudnya adalah dunia terus mengalami perubahan menuju kehidupan yang modern. Walaupun dunia sedang mengalami masa pandemi tetapi sisi keindahan dunia tidak akan pernah hilang hanya saja kita harus lebih bersabar untuk dapat menikmati kembali keindahan tersebut karena dampak pandemi. Kita semua berharap dunia kembali pada kehidupan normal walaupun menuju dunia yang baru dan pasti menuju yang lebih baik. Kecantikan isi dunia tersebut, saya aplikasikan dalam hamparan kain yang bermotifkan sebuah karya yang kental dengan peninggalan tradisional yang terinspirasi dari salah satu keindahan warisan Indonesia, tepatnya dari sebuah kota yang berada di Jawa Tengah yaitu Jepara dari detail – detail yang ada pada Rumah Joglo Jepara, yang mana keindahan tergambar dalam goresan - goresan motifnya yaitu motif batik Sekar Jagad. Motif tersebut mengandung makna kecantikan dan keindahan sehingga orang lain yang melihat akan terpesona. Motif Sekar Jagad sebenarnya berasal dari kata "kar jagad" yang diambil dari bahasa Jawa yang berarti Kar adalah peta dan Jagad adalah dunia, motif ini juga melambangkan keragaman isi dunia. Tanpa menghilangkan kesan batik sekar jagad yang memiliki makna filosofis keindahan dan keanekaragaman, saya memilih motif pada setiap petanya dengan keanekaragaman kesenian yang ada di dalam peninggalan Rumah Joglo Jepara yang masih terjaga keasliannya, seperti relief pada bagian tiang penyangga, relief pada bagian lampu, langit – langit pada bagian pringgitan serta motif tegel lantai Rumah Joglo yang bentuk - bentuk tersebut menginspirasi saya di dalam membuat motif.  Dengan memahami makna dan filosofi dari Sekar Jagad yang begitu indah. Dari situlah saya terinspirasi memilih dan mendesign dalam koleksi saya kali ini dengan menggunakan motif batik Sekar Jagad. Pengertian sederhananya adalah sebuah karya yang terinspirasi dari paduan desaign dengan sentuhan dan tampilan tradisional, dalam bahasa mode yang saya tuangkan di dalam karya saya kali ini. Sehingga terciptalah suatu kreasi “ANYARE SEKAR JAGAD” ....... Dunia baruku. Harapan saya tentunya untuk pencinta fashion dan pecinta kain wastra, khususnya wanita muslim Indonesia, akan semakin bisa tampil fashionable dan elegan dalam memakai busana muslimah bernuansa etnik dan tetap tampil modern, dan secara langsung maupun tidak, kita telah berusaha senantiasa terus melestarikan warisan budaya kita yang harus selalu kita jaga dengan baik. Dalam fashion yang berlangsung ditampilkan 3 koleksi dengan warna Biru, Merah, Kuning dan Prada terbuat dari bahan katun Premis, Dobby Polos dan Bordir. (Muhamad Irfan)