Panggung Kesuksesan

Siapa pun pasti tak ingin tertimpa penyakit, seperti yang melanda Stephen Hawking, ilmuwan fisika yang sekaligus juga penulis buku Fisika Kuantum. Tetapi, satu hal yang patut kita saluti darinya adalah kemampuannya beradaptasi dengan keadaannya. Pada usia 21 tahun, pada tahun terakhir kuliahnya di Oxford University, ia terkena gejala kelumpuhan Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS) yang secara perlahan tetapi membuatnya mengalami kelumpuhan menyeluruh. Tidak hanya kehilangan kemampuannya untuk berdiri, berjalan, atau makan sendiri, bahkan Hawking pun kehilangan kemampuan untuk berbicara! Namun Hawking memilih untuk tidak menyerah dengan keadaannya. Kegeniusan Hawking teruji ketika kemudian ia mampu menggunakan sebuah komputer yang diciptakan oleh seorang ahli dari Cambrige University untuk mengubah setiap kata yang diketiknya menjadi suara, setelah Hawking benar-benar tidak mampu berbicara lagi pada tahun 1985-an. Namun, keterbatasan fisik tersebut tak menghalangi Hawking untuk menghasilkan buku-buku ilmiah best seller dunia. Beragam penghargaan dalam bidang ilmu pengetahuan pun diperoleh Hawking karena berbagai risetnya yang tidak pernah berhenti. Apapun keadaannya… Jadilah pribadi yang baik, terbuka, kreatif, jujur, penuh semangat, dan selalu berupaya meraih kesuksesan dengan optimisme setiap harinya. Panggung kesuksesan akan menunggumu. Let's block ads! (Why?)

Panggung Kesuksesan

Siapa pun pasti tak ingin tertimpa penyakit, seperti yang melanda Stephen Hawking, ilmuwan fisika yang sekaligus juga penulis buku Fisika Kuantum. Tetapi, satu hal yang patut kita saluti darinya adalah kemampuannya beradaptasi dengan keadaannya.

Pada usia 21 tahun, pada tahun terakhir kuliahnya di Oxford University, ia terkena gejala kelumpuhan Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS) yang secara perlahan tetapi membuatnya mengalami kelumpuhan menyeluruh.

Tidak hanya kehilangan kemampuannya untuk berdiri, berjalan, atau makan sendiri, bahkan Hawking pun kehilangan kemampuan untuk berbicara!

Namun Hawking memilih untuk tidak menyerah dengan keadaannya.

Kegeniusan Hawking teruji ketika kemudian ia mampu menggunakan sebuah komputer yang diciptakan oleh seorang ahli dari Cambrige University untuk mengubah setiap kata yang diketiknya menjadi suara, setelah Hawking benar-benar tidak mampu berbicara lagi pada tahun 1985-an.

Namun, keterbatasan fisik tersebut tak menghalangi Hawking untuk menghasilkan buku-buku ilmiah best seller dunia.

Beragam penghargaan dalam bidang ilmu pengetahuan pun diperoleh Hawking karena berbagai risetnya yang tidak pernah berhenti.

Apapun keadaannya… Jadilah pribadi yang baik, terbuka, kreatif, jujur, penuh semangat, dan selalu berupaya meraih kesuksesan dengan optimisme setiap harinya. Panggung kesuksesan akan menunggumu.

Let's block ads! (Why?)