PELUNCURAN DAN DISKUSI BUKU CATATAN DUTA BESAR REPUBLIK INDONESIA, ETHIOPIA

PELUNCURAN DAN DISKUSI BUKU CATATAN DUTA BESAR REPUBLIK INDONESIA, ETHIOPIA

Ethiopia? Pasti semua tahu.

Negara tertua di Afrika, salah satu negara tertua di dunia, tempat hijrah pertama para sahabat Nabi Muhammad saw, negara tak pernah dijajah, negara asal kopi dunia, negara orang Afrika pertama yang mengendarai mobil, negara orang Afrika pertama yang meraih medali emas dalam olimpiade, negara yang memiliki 70 % gunung Afrika dan negara tempat markas besar African Union, organisasi 55 negara Afrika. 

Negara itu dilanda bencana kemarau panjang, kan? kelaparan hebat? lebih 1 juta orang meninggal? ‘Betul. Itu cerita lama Sobat, pada pertengahan 1980-an. Sekarang? Beda sekali. Pasti kaget!

Tahun 2008-2017 ekonomi Ethiopia tumbuh rata-rata diatas 10 %, tertinggi di Afrika Timur. Jalan toll mengular. Investasi asing menjamur, termasuk lima perusahaan Indonesia. Gedung- gedung pencakar langit ramai menjulang tinggi di kota Addis Ababa, dan kota-kota besar lain di Ethiopia. 

Pejabat dan pengusaha kedua negara rutin saling kunjung. Anak muda Indonesia dan Ethiopia kian terkoneksi dan akrab bekerjasama. Nah, mau tahu Ethiopia masa kini? dan diplomasi Indonesia di negara berpenduduk 112 juta jiwa itu?.

Duta Besar kita disana, Bapak Al Busyra Basnur, bercerita panjang di dalam buku terbarunya berjudul: "CATATAN DUTA BESAR REPUBIK INDONESIA, ETHIOPIA". Buku ini seperti novel, bahasanya populer, enak dibaca dan menjadi referensi banyak orang. Ekonomi, sosial, budaya dan politik, semua ada di dalam buku ini. Yuk, kita baca ramai-ramai buku yang ditulis Pak Dubes Al Busyra itu. 

BUKU TERBARU DUTA BESAR AL BUSYRA BASNUR Pengalaman bertugas di Ethiopia DILUNCURKAN 20 JULI 2020

  1. 1955, Ethiopia hadiri Konferensi Asia Afrika di Bandung. Tahun 1961, Indonesia-Ethiopia buka hubungan diplomatik.
  2. Sahle-Work Zewde, Presiden perempuan pertama Ethiopia, satu-satunya presiden perempuan di Afrika saat ini.
  3. Pertumbuhan ekonomi Ethiopia (2008-2017) rata-rata di atas 10 persen.
  4. Lima perusahaan Indonesia berinvestasi di Ethiopia.
  5. 90 persen bahan baku sabun B29 dan 30 persen bahan baku Indomie didatangkan dari Indonesia. 
  6. April 2011 Ethiopia bangun Grand Ethiopian Renaissance Dam , biaya US$ 5 miliar, proyek listrik tenaga air terbesar di Afrika, menghasilkan 6.000 megawatt.
  7. Sejak Agustus 2018, Ethiopian Airlines membuka penerbangan langsung Addis Ababa-Jakarta.
  8. P.M. Abiy Ahmed memimpin Ethiopia mulai April 2018, meraih Nobel Perdamaian 2019.
  9. 11 Juni 2019 diselenggarakan 1st Indonesia-Ethiopia Young Entrepreneurs Forum dan diluncurkan Indonesia-Ethiopia Youth Association, dihadiri 150 pemuda.
  10. Ethiopia kirim 7.125 personel untuk UN Peacekeepers, negara terbesar kirim personel di UN Peacekeepers.
  11. 20 April 2016, ditandatangani MoU pertama perguruan tinggi Indonesia dan Ethiopia.
  12. Mahasiswa Ethiopia temukan jodoh orang Indonesia ketika kuliah program Beasiswa Indonesia di Jakarta. 
  13. 2019 mahasiswa Ethiopia ditawari beasiswa oleh Universitas Negeri Padang (UNP), Universitas Airlangga (UNAIR), Yayasan Nazhatut Thullab Jawa Timur, dan Pondok Pesantren Modern Internasional Dea Malela, Sumbawa. 
  14. Sistem pendidikan modern di Ethiopia mulai berkembang masif setelah PD II di bawah pengaruh Inggris dan Amerika Serikat. Bahasa Inggris mulai menjadi bahasa pengantar di sekolah menengah.
  15. 15 Agustus 2019, 200 mahasiswa dari 24 perguruan tinggi di Ethiopia sambung rasa di KBRI Addis Ababa.
  16. Sahabat muda Indonesia di Ethiopia, antara lain dari Ethiopia Youth Federation, IceAddis, Youth to Youth, Safe Light, Trash to Cash, Ingnite Africa, Inspired Ethiopian Youth Association, CodeAddis, Ethiopia Youth Ambassador, Youth Connect Ethiopia, World Youth Alliance Ethiopia, Ethiopian Youth Network, Young Ethiopian Leader Initiative, African Arts Peace Initiative, dan ENPOV.
  17. Undangan resepsi HUT RI KBRI Addis Ababa dihibur oleh live music, semua pemain adalah mantan anak jalanan Ethiopia.
  18. 30 Juni 2019, 90 anak muda Ethiopia “mondok” di KBRI Addis Ababa, dari pagi hingga malam.
  19. 20 Juli 2019, 100 orang, pejabat pemerintah, diplomat, pengusaha, akademisi, artis, seniman, pimpinan organisasi pemuda, wartawan, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat Indonesia menanam 100 pohon di taman KBRI.
  20. Survey Global Attitudes 2015, 98 % orang Ethiopia nilai agama sangat penting dalam kehidupan.  2018, The Telegraph UK sebut Ethiopia The Most Religious Country in the World.
  21. Di Ethiopia terdapat masjid An Najashi, salah satu tertua di dunia, dibangun sahabat Nabi Muhammad saw. yang hijrah dari Mekkah ke Ethiopia pada abad ke-7.
  22. Sejak 2012 Indonesia menjadi partner country African Union, organisasi 55 negara Afrika, bermarkas di Addis Ababa.
  23. 2002 Ethiopia membentuk beberapa badan nasional dan regional khusus mengurus diaspora.
  24. 13 Desember 2019 State Minister Kebudayaan dan Pariwisata Ethiopia, menyerahkan penghargaan kepada KBRI Addis Ababa. 

 

Dengan hormat,
kami mengundang Bapak, Ibu dan Saudara untuk mengikuti
Zoom Meeting
KBRI Addis Ababa di Ethiopia bekerja sama dengan Pusat Studi Afrika Universitas Airlangga.

*Peluncuran dan Diskusi Buku* 
*"CATATAN DUTA BESAR REPUBLIK INDONESIA, ETHIOPIA”*

yang akan dilaksanakan pada: 

Hari/tanggal :       Senin,20 Juli 2020
Waktu           :       Pukul 15:00 WIB  atau 11:00 waktu Ethiopia
Media           :       Zoom Meeting


Pendaftaran   : 
s.id/bukucatatandutabesar

Tersedia e-sertificate dari 
penulis buku