Penyebab Pasangan Berselingkuh

Penyebab Pasangan Berselingkuh
From: Haibunda.com
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Penyebab Pasangan Berselingkuh

Oleh

Tiara Tiani Putri

Fakultas Psikologi, Universitas Pembangunan Jaya

 

Kamu pikir pasangan kamu setia? Kenyataannya jarang sekali ada hubungan yang ideal atau baik-baik saja, pasti ada saja pasangan yang memiliki kekasih gelap di belakang kita. Memang begitu menyakitkan jika dua sejoli yang berpacaran, tetapi salah satunya menjalin cinta dengan orang lain, alias selingkuh. Selingkuh dalam suatu hubungan memang tidak boleh dilakukan dan tidak bisa dimaafkan. Terdapat beberapa penyebab pasangan berselingkuh yaitu karena bosan, jarang jalan bersama, dan tidak terbuka satu sama lain.

 

Menjalin hubungan dengan waktu yang cukup lama, pasti akan menimbulkan rasa bosan. Bertemu dan berinteraksi dengan orang yang sama setiap hari akan rentan jenuh. Nah, jika pasangan kamu atau kamu merasa bosan, jangan ragu untuk mengungkapkannya. Karena kalau dipendam sendiri tidak akan menyelesaikan masalah apapun, malah akan memperbesar masalah dalam hubungan kamu. Selain itu, rasa bosan yang timbul dalam suatu hubungan bisa jadi karena kamu terlalu posesif. Karena pasti setiap pasangan ingin tetap punya kebebasan dan tidak dikekang oleh pacar sendiri. “Gak boleh deket-deket cewek lain ya!”, “Kalo mau ke mana-mana bilang ke aku,” begitulah contoh kalimat yang sering diucapkan oleh pasangan kita yang posesif. Jadi buat yang suka posesif pada pasangan, coba kurangi sedikit keposesifannya terhadap pasangan. Karena setiap orang itu berhak melakukan hal yang sesuai dengan keinginannya sendiri, asalkan itu positif buat pasanganmu.

 

Bukan hanya posesif yang bisa membuat pasangan bosan, tetapi dengan pacaran yang begitu-begitu saja atau pacaran monoton. Dalam mengabari pacar pasti tidak jauh dari mengirim pesan, “Kamu lagi apa?”, "Kamu sudah makan apa belum?". Kalimat itu bisa jadi salah satu penyebab pasangan bosan padamu. Untuk mencegah rasa bosan pasangan, kita bisa melakukan aktivitas yang positif dengan pasangan kita. Selain itu, saat pasanganmu merasa bosan padamu pasti dia akan jarang mengabarimu. Seperti pesan darimu yang bisa dibalas sampai 2 jam kemudian, 5 jam kemudian atau keesokan harinya, dan tidak mengangkat telepon darimu dengan alasan sedang sibuk padahal dia tidak sedang melakukan aktivitas apapun. Untuk mengatasi pasangan saat sedang bosan, ajaklah dia untuk bertemu dan membicarakannya dengan baik-baik mengapa pasanganmu merasa bosan padamu.

 

Aktivitas sehari-hari yang padat dan membuat kita sibuk, juga bisa jadi penyebab pasangan berselingkuh. Pastinya kita akan jarang ketemu dengan pasangan kita, akan cukup sulit walaupun hanya mengirim pesan ataupun mengobrol di telepon. Walaupun sama-sama sibuk, hal terpenting dalam sebuah hubungan adalah pertemuan. Pasti kamu juga tidak berharap bisa bertemu dengan pasanganmu setiap hari dan setiap saat. Tetapi masa ingin bertemu denganmu dia tidak bisa meluangkan waktunya secara khusus untukmu? Walaupun hanya pergi makan siang bersama, atau hanya menjemputmu, atau menemanimu membeli sesuatu, apakah dia tidak bisa meluangkan waktu sebentar saja untukmu? Jika dia serius denganmu, sebisa mungkin dia akan meluangkan waktu di sela-sela kesibukannya untuk bertemu denganmu. Saat kamu meminta untuk bertemu dengannya tapi saat bertemu dia tidak kelihatan bahagia saat melihatmu atau terlihat seperti terpaksa bertemu denganmu, berarti kamu memang bukanlah prioritasnya lagi. Cara mengatasinya adalah pastinya lebih meluangkan waktu untuk pasangan kamu, walaupun hanya makan siang bersama atau menjemputnya. Dia melihatmu sebentar saja sudah bahagia dan cukup untuknya.

 

Jika di suatu hubungan tidak ada keterbukaan antara satu sama lain maka hubungan itu tidak akan bertahan lama. Saat menjalin hubungan dengan seseorang, pastinya akan ada banyak hal baru yang perlu kamu ketahui dari pasangan kamu, mulai dari hal-hal kecil seperti makanan kesukaan dia, dan sebagainya hingga hal-hal serius yang cenderung pribadi seperti masalah karier, misalnya. Jika pacarannya masih baru dan belum ada niatan untuk serius, wajar kalau masih ada hal yang ditutup-tutupi apalagi hal-hal yang pribadi tentang hidupnya. Namun, apabila sudah menjalin hubungan yang cukup serius dan pasangan masih belum mau terbuka mengenai beberapa hal dalam hidupnya, apakah masih bisa untuk dipercaya atau tidak? Dalam menjalin suatu hubungan, penting sekali untuk saling terbuka satu sama lain. Keterbukaan itu akan membuat rasa percaya satu sama lain sehingga jalinan hubungannya pun makin erat dan langgeng. Tetapi untuk terbuka satu sama lain bukanlah hal yang mudah. Harus dibutuhkan pertimbangan untuk seseorang memutuskan terbuka beberapa hal pada pasangan kamu. Seperti halnya masa lalu, segala sesuatu yang sudah tertinggal di belakang adalah kenangan. Ada kenangan buruk dan ada yang indah, tapi kedua kenangan itu sama-sama berkesan dan membekas bagi seseorang. Lebih baik jangan menutupi kisah masa lalu kamu dari pasangan. Karena cepat atau lambat, pasti sekilas cerita masa lalu kamu akan terungkap. Bisa jadi dari cerita teman, keluarga, atau seseorang dari masa lalu yang datang lagi mampir di hubungan antara kalian berdua. Pasangan yang baik seharusnya dapat saling menerima masa lalu masing-masing pasangan, maupun itu buruk atau baik. Menjalin suatu hubungan bukanlah untuk main-main saja atau bersenang-senang saja, tetapi menjalin hubungan dengan seseorang akan membuat kamu dewasa karena sudah berpikir untuk masa depan kamu dan pasangan kamu. Jadi seharusnya kamu dapat bersikap bijak dalam menyikapi masa lalu pasangan.

 

Itulah penyebab pasangan berselingkuh, rasa bosan wajar sekali dalam suatu hubungan yang terjalin cukup lama, memiliki kesibukan masing-masing jadi jarang jalan bersama, dan tidak adanya keterbukaan satu sama lain. Jika kamu lengah dalam suatu hubungan pasangan kamu dapat mencari seseorang yang lebih baik darimu. Berhati-hatilah jika pasangan kamu berselingkuh, jika pasanganmu ketahuan selingkuh lebih baik jangan dimaafkan. Namun, apabila pasangan kamu menyesal dan meminta maaf secara tulus, dan mengakui bahwa apa yang dia lakukan sangatlah salah, maka ini berarti dia benar-benar insaf dan tidak ingin mengulanginya lagi. Jadi kamu bisa memberi kesempatan kedua untuk dia memperbaiki hubungan denganmu. Tetapi jika diulangi lagi maka lebih baik sudahi saja hubunganmu dengan pasanganmu. Karena kamu yang akan tersakiti terus-menerus jika kamu memaafkanya terus-menerus juga. Banyak yang lebih baik dari pasanganmu, dari segi fisik ataupun materialis. Jadi buat apa galau, yakan?