Peran Beauty Vlogger Meningkatkan Minat Beli Produk Kecantikan

Peran Beauty Vlogger Meningkatkan Minat Beli Produk Kecantikan
From: Frelo
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Peran Beauty Vlogger Meningkatkan Minat Beli Produk Kecantikkan

Tiara Tiani Putri 

Fakultas Psikologi, Universitas Pembangunan Jaya

 

Semakin canggih perkembangan teknologi zaman sekarang, kita sudah tidak asing lagi dengan namanya media sosial. Media sosial berperan sebagai menyebarkan informasi lewat media online. Media sosial memudahkan penyebaran informasi dengan mudah dan cepat. Mengikuti perkembangan zaman, media sosial kini memiliki banyak keragaman terdiri dari Instagram, Twitter, Line, Facebook, Youtube, dan masih banyak lagi.

Youtube adalah salah satu jasa penyedia dalam penayangan iklan yang bentuk video (Anggraeni, Pangestuti & Devita, 2018). Dengan adanya tren penggunaan Youtube, penggunanya semakin bertambah yang menyebabkan berkurangnya minat menonton televisi. Hal ini disebabkan karena di Youtube setiap orang dibebaskan memilih tema tayangan yang ada baik itu hiburan seperti konten musik, film, komedi, dan games ataupun edukasi berupa konten berita, tutorial, dan ulasan produk (Gozali, 2018). Keberadaan Youtube yang sedang naik daun dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk mendapatkan keuntungan dengan menjadi Youtuber. Youtuber adalah seseorang yang berkreasi dan kreatif dengan membuat konten video di Youtube. Para Youtuber memiliki pendapatan yang lumayan tinggi sekitar puluhan juta rupiah sampai milyaran rupiah, maka dari itu tidak heran jika kebanyakan orang memilih bekerja menjadi Youtuber ketimbang bekerja di perkantoran atau perusahaan.

Youtuber membuat  konten video cukup beragam, salah satunya Vlogger. Menurut Sinaga dan Kusumawati (2018) Vlogger adalah orang yang membuat Vlog (Video blog) yang berisikan materi post berupa video. Jenis video ini biasanya menampilkan rekaman profil seseorang, aktivitas sehari-hari yang dilakukan oleh orang tersebut, serta pengalaman-pengalaman yang dirasakan dan sebagainya (Media, 2009). Begitu mudahnya mengunggah video kedalam Youtube membuat banyak orang berkreasi membuat konten video. Kini semua orang lebih melirik Youtube untuk menyalurkan kreativitas mereka, salah satunya dengan membuat vlog. Seiring waktu vlog memiliki variasi yang beragam dari vlog traveling, review, tutorial, dan vlog mengenai  kecantikkan yaitu Beauty Vlog. Seseorang yang membuat konten Beauty vlog disebut Beauty Vlogger.

Beauty Vlogger merupakan seseorang yang membuat video tentang seputar produk kecantikkan. Beauty Vlogger membuat konten video yang beragam yang membahas mengenai kecantikkan, yaitu tutorial make up, tutorial hijab, mengulas produk kecantikkan, dan masih banyak lagi. Peran Beauty Vlogger yaitu mereview, mempromosikan, dan mencoba produk kecantikkan yang sedang tren. Kemunculan Beauty Vlogger mempengaruhi perkembangan dunia kecantikkan yang menjadikan brand-brand kecantikkan berlomba-lomba membuat produk-produk yang bagus dan unik agar banyak diminati setiap kalangan. Peran Beauty Vlogger  yang suka mereview produk  kecantikkan dan membuat tutorial cara pemakaian produk kecantikkan tersebut membuat banyak para konsumen ingin menjadi pandai dalam berdandan agar seperti Beauty Vlogger tersebut, dari membeli produk yang direkomendasikan dan tutorial make up semuanya menginspirasi banyak orang. Perilaku para konsumen yang terinspirasi dari konten video Beauty Vlogger termasuk dalam reference group. Menurut Evans, Jamal, & Foxall (2010) reference group adalah seseorang atau sekelompok orang yang mempengaruhi perilaku individu secara signifikan. Sejauh mana para konsumen ingin menjadi seperti mereka, mendengarkan mereka, dan membeli apa yang mereka beli. Hanya dengan menonton video Beauty Vlogger di Youtube, orang-orang dapat dengan mudah meniru tutorial dan membeli ulasan produk kecantikkan yang diberikan oleh Beauty Vlogger. Lebih sering seorang Beauty Vlogger membuat konten video, maka akan memiliki banyak subscriber dan penonton.

Pembuatan konten video Beauty Vlogger salah satunya tutorial make up dengan memberikan langkah-langkah dan tips dalam berdandan, Beauty Vlogger juga menunjukkan produk kecantikkan yang akan dipakai sekaligus memberi ulasan dari produk yang dipakainya. Popularitas Beauty Vlogger dapat dilihat dari berita Wolipop.detik.com, hasil survei Youtube di Indonesia pada 2015, 70 persen penonton Youtube berusia antara 15-34 tahun. Dari rentang usia tersebut, lebih dari setengahnya (sekitar 70 persen) adalah wanita. Dominasi viewers wanita pun membuat channel Youtube dengan konten-konten berbau wanita jadi laris manis. Popularitas dari Beauty Vlogger dapat dimanfaatkan oleh produsen alat dan kecantikkan untuk memasarkan brand mereka agar diminati oleh kalangan perempuan. Cukup dengan mensponsori ataupun memberi secara cuma-cuma alat dan produk kecantikan yang mereka miliki kepada para Beauty Vlogger, maka secara tidak langsung para Beauty Vlogger tersebut berkewajiban untuk mengulas baik dan buruk produk yang mereka terima ke penonton Youtube (dalam Gozali, 2018).

Konten Beauty Vlogger tentang ulasan produk dapat dimanfaatkan oleh para konsumen agar tidak merasa rugi atas produk yang dibeli. Dengan melihat ulasan produk dari Beauty Vlogger, para konsumen akan lebih percaya dengan produk yang akan mereka beli. Sehingga produk yang sudah diputuskan untuk dibeli tidak akan membuatnya merasakan penyesalan dikemudian hari. Sebagian orang jarang untuk melihat ulasan produk, jadi langsung membeli produk kecantikkan tersebut. Tetapi setelah produk itu dibeli dan dicoba terdapat  rasa menyesal karena kemungkinan produk tersebut tidak cocok dengan kulitnya atau produk itu palsu. Untuk mengetahui produk tersebut atau tidak, terdapat tips dari Rachel Goddard yang dilansir dari laman kompas.com, Rachel Goddard memberikan tips agar tidak tertipu dengan kosmetik palsu dengan mencari informasi lewat internet tentang ciri-ciri produk asli yang akan dibeli. Rachel enggan menyarankan para followers-nya untuk membeli sembarang produk, dan hanya akan mereview produk yang terpercaya. Kemudian harga, menurutnya masih ada yang tertarik untuk membeli sebuah produk karena harganya lebih murah. "Enggak mungkin satu brand yang aslinya Rp 500.000 lalu dijual Rp 200.000. Itu sudah enggak make sense apalagi kalau bilang reject-an," tutur dia. Selanjutnya perhatikan kemasan, disarankan untuk melihat beberapa blog atau video yang menjelaskan perbedaan kemasan produk asli dan palsu.

Beberapa orang ingin menggunakan produk bermerek tetapi harganya tidak murah, disarankan lebih baik membeli produk lokal tetapi sudah diverifikasi oleh BPOM. "Jadi jangan asal brand bagus, high end terus harganya murah lalu kamu beli, tapi tiba-tiba bibir atau wajah kenapa-kenapa. Mending coba produk lokal saja," Kata Rachel Goddard. Carilah informasi produk sebelum membelinya.

Adanya Beauty Vlogger dapat mempengaruhi minat beli para konsumen dengan melihat konten video ulasan produk maupun tutorialnya, dengan memberikan ulasan baik dan buruk produk serta saran untuk menggunakan produk tersebut. Semakin canggihnya perkembangan teknologi, disarankan para konsumen lebih bijak dalam membeli suatu produk. Lihatlah konten video lain yang mengulas produk agar lebih yakin dengan produk yang akan dibeli.

 

Referensi

Anggraeni, R., D., Pangestuti, E., & Devita, L., D., R. 2018. Pengaruh Endorsement Beauty Vlogger Terhadap Minat Beli Make Up Brand Lokal (Survey pada Peminat Kosmetik LT Pro yang Dipengaruhi oleh Video Vlog Ini Vindy di Kota Malang ). Jurnal Administrasi Bisnis, 60(1). 155-182. Diambil dari http://administrasibisnis.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jab/article/view/2492

Evans, M., Jamal, A., & Foxall, G. (2010) Consumer behaviour second edition. SPN: Barcelona

Gozali, Y., C. 2018. Konten Review Product Beauty Vlogger Dan Minatbeli Mahasiswi(Studi Korelasional Pengaruh Konten Review Product Beauty Vlogger terhadap Minat Beli Mahasiswi FISIP USU). Skripsi. Departemen Ilmu Komunikasi. Diambil dari http://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/6211

Hestianingsih. 2016. Ini Konten Vlog dan Video Youtube yang Popular di Indonesia. Wolipop.detik.com. diambil dari https://wolipop.detik.com/work-and-money/d-3209992/ini-konten-vlog-dan-video-Youtube-yang-populer-di-indonesia-2016

Media, L. 2009. Youtube & Google Video; Membuat, Mengedit dan Upload Video. Yogyakarta: Penerbit MediaKom.

Sinaga, R., E., M., & Kusumawati, A. 2018. Pengaruh Youtube Beauty Vlogger Terhadap Minat Beli Konsumen Dan Dampaknya Terhadap Keputusan Pembelian Produk (Studi pada Pengguna Kosmetik Maybelline di Indonesia). Jurnal Administrasi Bisnis, 63(1). 187-196. Diambil dari http://administrasibisnis.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jab/article/view/2715

Tashandra, N. 2018. 4 Tips Ala Rachel Goddard Agar Tak Tertipu Kosmetik Palsu. Kompas.com. diambil dari https://lifestyle.kompas.com/read/2018/08/30/130146820/4-tips-ala-rachel-goddard-agar-tak-tertipu-kosmetik-palsu?page=all#page2.