Prospek Kerja Dan Gaji Jurusan Program Studi Hukum

Jurusan hukum masih menjadi salah satu program studi paling favorit di beberapa universitas negeri maupun swasta di Tanah Air

Prospek Kerja Dan Gaji Jurusan Program Studi Hukum

Jurusan hukum masih menjadi salah satu program studi paling favorit di beberapa universitas negeri maupun swasta di Tanah Air. Luasnya lapangan pekerjaan dengan background jurusan hukum memungkinkan kamu bisa bekerja sesuai dengan passion.

Karena Indonesia merupakan negara yang berlandaskan pancasila dan hukum, membuat banyak anak muda di Indonesia yang memiliki latar belakang pendidikan bidang hukum mencari pekerjaan di bidang satu ini.

Selain itu, gaji jurusan hukum juga cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup.  Tidak hanya menerima gaji pokok saja, tapi profesi ini juga menjanjikan banyak tunjangan lain, seperti tunjangan bahan pokok, transportasi, bahkan tunjangan pensiun atau kesehatan dalam bentuk asuransi.

Selain menjadi pekerja di jurusan hukum dengan benefit-benefitnya, ada juga profesi-profesi lain dengan gaji yang cukup menggiurkan dan waktu kerja lebih fleksibel, beberapa contoh di antaranya berbisnis online, dan menjadi agen asuransi. Bahkan, beberapa bisa menghasilkan pendapatan sampai 30 juta per bulan!

Mari kita simak langsung prospek kerja jurusan hukum yang bisa kamu coba :

1. Pengacara

Kamu pasti tahu beberapa nama pengacara kondang di Indonesia seperti Hotman Paris dan OC Kaligis. Bayaran mereka tentu saja sangat besar sebab mereka telah memiliki jam terbang yang tinggi dari segi pengalaman, analisis, dan ilmu komunikasi yang baik. Kamu juga bisa menjadi pengacara dan mencapai level seperti mereka.

Setelah lulus dari jurusan hukum, Kamu bisa mengaplikasikan ilmu yang Kamu miliki dengan bekerja sebagai pengacara. Sebagai pengacara pemula, Kamu bisa mendapat gaji mulai dari Rp. 6.000.000,00 hingga puluhan juta. Besar penghasilan bisa juga dipengaruhi oleh klien serta kasus yang Kamu tangani.

2. Notaris

Bekerja sebagai seorang notaris bisa memberikan Kamu masa depan yang cerah. Notaris diketahui memiliki penghasilan yang lumayan besar. Sebagai notaris, Kamu akan bertugas membuat beragam jenis akta pendirian, warisan, dan lain sebagainya. Profesi ini juga sangat berhubungan dengan ilmu yang Kamu dapat saat berkuliah.

Namun, perlu diketahui bahwa Kamu harus melanjutkan kuliah dulu agar bisa menggeluti profesi ini. Kamu juga harus menempuh program profesi sehingga bisa bekerja sebagai notaris. Gaji yang bisa Kamu dapat dari profesi ini adalah mulai dari angka Rp. 4.000.000,00.

3. Hakim

Jika Kamu ingin berkontribusi di dunia hukum dan menciptakan keadilan di dunia, maka Kamu bisa memilih menjadi hakim. Bekerja sebagai hakim tentu tidak mudah karena memang dibutuhkan kredibilitas yang tinggi. Di tangan hakim, keputusan pengadilan menjadi tonggak penting dalam hukum.

Mengingat betapa pentingnya peran seorang hakim, maka tidak heran jika pemerintah bersedia menggaji hakim dengan bayaran yang besar. Kamu bisa mendapat gaji yang tinggi dengan menggeluti profesi yang satu ini. Bahkan Kamu bisa mendapat gaji hingga ratusan juta rupiah setiap bulannya.

4. Jaksa

Jika Kamu tidak tertarik menjadi hakim, maka Kamu bisa memilih menjadi jaksa. Syarat menjadi seorang jaksa tidak mudah. Kamu harus lulus seleksi yang diselenggarakan pemerintah terlebih dahulu. Peran jaksa dalam persidangan adalah menyampaikan dakwaan tuduhan kepada pelaku tindak kejahatan.

Sama seperti hakim, gaji seorang jaksa juga sangat besar. Apalagi jaksa merupakan kelompok pegawai pemerintahan yang punya kredibilitas tinggi. Kamu bisa mendapat gaji hingga belasan juta rupiah dengan menekuni pekerjaan ini.

5. Dosen

Salah satu peluang atau prospek kerja jurusan hukum adalah menjadi dosen. Pilihan profesi ini sangat terbuka lebar bagi Kamu yang berminat memiliki karier di bidang pendidikan. Kamu bisa menjadi dosen dan mengajar mahasiswa yang berkuliah di fakultas hukum.

Sebagai dosen, Kamu akan mendapat gaji tetap. Besar gaji yang bisa Kamu dapat berkisar antara Rp. 3.000.000,00 hingga Rp. 5.000.000,00. Namun, Kamu bisa dapat tunjangan atau insentif yang nilainya besar. Belum lagi kalau Kamu aktif membuat jurnal ilmiah dan menulis buku.