Raih Juara Nasional, Siswa MAN 2 Tasikmalaya Ikuti Kompetisi Ilmiah Internasional

Tasikmalaya (Kemenag) --- Tiga tim siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tasikmalaya atau MAN Cipasung meraih juara pada ajang lomba Karya Ilmiah Tk. Nasional tahun 2020. Lomba ini diselenggarakan oleh Curious Indonesian Network.  Pendaftaran lomba berlangsung sejak 12 Juli 2020 dan hasilnya diumumkan pada 7 Agustus 2020. "MAN 2 Tasik mengirim tiga tim. Alhamdulillah,  berhasil menjadi peringkat pertama untuk tim 1, serta peringkat ketiga untuk tim 2 dan 3," terang Kepala MAN 2 Tasikmalaya Ida di Tasikmalaya, Sabtu (22/08). "Atas prestasi ini, tim kami ini oleh panitia nasional diikutkan pada lomba karya ilmiah tingkat internasional, yaitu 2020 Virtual Africa Science Buskers Festival pada 28-30 Agustus," sambungnya. Kompetisi Ilmiah tingkat nasional diadakan Curious Indonesian Network untuk siswa SD-SMP-SMA dan sederajat. Tahun ini, siswa MAN Tasikmalaya mengikuti kategori "Science Competition and Innovation Fair". Untuk mengikuti kompetisi ini, para siswa diminta mengumpulkan deskripsi karya ilmiahnya, maksimal 1000 kata. Selain itu, mereka juga mengirimkan video penjelasan karya ilmiahnya, dengan durasi maksimal 2 menit. "Karena ada virtual conference, maka video harus dibuat semenarik mungkin dengan muatan edukasi," terang Ida. "Video menjelaskan penelitian, mulai latar belakang, metode, hingga hasil. Video ini lalu diupload ke youtube," lanjutnya. Tim pertama MAN Tasikmalaya, kata Ida, mengangkat tema Phyto-Chemicals Analysis From Betel Leaf As Bio-Septic Spray to Inhibit Staphylococcus Aureus. Tim ini beranggotakan: Shinta Hikmawati, Shinda Salsabila Khalifatunnisa, dan Wulan Aulia. Tim kedua beranggotakan Setyo Bayu Pratama, Dera Komalasari, dan Alifah zahra Rahmanda. Tim ini membuat karya ilmiah berjudul "Morinda Team - Anti Odor Spray From Noni Leaf And Mint". Sedang tim tiga membahas "Social Science: Study About The Perception of Patriarchy by Neutralizing Feminity and Masculinity". Tim ini beranggotakan Siti Azkia dan Muhammad Abil "Ketiga tim ini terpilih dalam 11 tim terbaik yang akan berpartisipasi pada 2020 Virtual Africa Science Buskers Festival," tutur Ida. Kepala MAN 2 Tasikmalaya mengundang masyarakat Indonesia untuk mendukung 11 delegasi ini di kompetisi ilmiah internasional. Caranya,  cukup klik: Sciencebuskers . Lalu, lihat Indonesian Finalist, tonton videonya dan jangan lupa kasih like. "Mari dukung Indonesia melalui anak bangsa yang menjadi kebanggaan generasi kita!," ajaknya.

Raih Juara Nasional, Siswa MAN 2 Tasikmalaya Ikuti Kompetisi Ilmiah Internasional

Tasikmalaya (Kemenag) --- Tiga tim siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tasikmalaya atau MAN Cipasung meraih juara pada ajang lomba Karya Ilmiah Tk. Nasional tahun 2020. Lomba ini diselenggarakan oleh Curious Indonesian Network. 

Pendaftaran lomba berlangsung sejak 12 Juli 2020 dan hasilnya diumumkan pada 7 Agustus 2020.

"MAN 2 Tasik mengirim tiga tim. Alhamdulillah,  berhasil menjadi peringkat pertama untuk tim 1, serta peringkat ketiga untuk tim 2 dan 3," terang Kepala MAN 2 Tasikmalaya Ida di Tasikmalaya, Sabtu (22/08).

"Atas prestasi ini, tim kami ini oleh panitia nasional diikutkan pada lomba karya ilmiah tingkat internasional, yaitu 2020 Virtual Africa Science Buskers Festival pada 28-30 Agustus," sambungnya.

Kompetisi Ilmiah tingkat nasional diadakan Curious Indonesian Network untuk siswa SD-SMP-SMA dan sederajat. Tahun ini, siswa MAN Tasikmalaya mengikuti kategori "Science Competition and Innovation Fair".

Untuk mengikuti kompetisi ini, para siswa diminta mengumpulkan deskripsi karya ilmiahnya, maksimal 1000 kata. Selain itu, mereka juga mengirimkan video penjelasan karya ilmiahnya, dengan durasi maksimal 2 menit. "Karena ada virtual conference, maka video harus dibuat semenarik mungkin dengan muatan edukasi," terang Ida.

"Video menjelaskan penelitian, mulai latar belakang, metode, hingga hasil. Video ini lalu diupload ke youtube," lanjutnya.

Tim pertama MAN Tasikmalaya, kata Ida, mengangkat tema Phyto-Chemicals Analysis From Betel Leaf As Bio-Septic Spray to Inhibit Staphylococcus Aureus. Tim ini beranggotakan: Shinta Hikmawati, Shinda Salsabila Khalifatunnisa, dan Wulan Aulia.

Tim kedua beranggotakan Setyo Bayu Pratama, Dera Komalasari, dan Alifah zahra Rahmanda. Tim ini membuat karya ilmiah berjudul "Morinda Team - Anti Odor Spray From Noni Leaf And Mint".

Sedang tim tiga membahas "Social Science: Study About The Perception of Patriarchy by Neutralizing Feminity and Masculinity". Tim ini beranggotakan Siti Azkia dan Muhammad Abil

"Ketiga tim ini terpilih dalam 11 tim terbaik yang akan berpartisipasi pada 2020 Virtual Africa Science Buskers Festival," tutur Ida.

Kepala MAN 2 Tasikmalaya mengundang masyarakat Indonesia untuk mendukung 11 delegasi ini di kompetisi ilmiah internasional. Caranya,  cukup klik: SciencebuskersLalu, lihat Indonesian Finalist, tonton videonya dan jangan lupa kasih like.

"Mari dukung Indonesia melalui anak bangsa yang menjadi kebanggaan generasi kita!," ajaknya.