Saking Parahnya, RS ini Ancam Ruang IGD Penuh Pasien Covid-19

WE Online, Jakarta - Jumlah kasus baru virus corona di dunia melonjak sebanyak hampir 260.000 kasus dalam 24 jam penambahan harian terbesar sejak pandemi dimulai kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Sabtu (18/07). Rekor kenaikan jumlah kasus baru yang terkonfirmasi sebelumnya dicatat oleh WHO pada hari Jumat (17/07). Jumlah total kasus virus corona yang terkonfirmasi menembus angka 14 juta pada hari Sabtu, menurut penghitungan Johns Hopkins University yang berbasis di AS. Baca Juga: 2/3 Rakyat AS Tak Percaya Donald Trump Soal... Angka kasus terus menanjak di beberapa negara bagian AS, terutama di negara-negara bagian di selatan yang awalnya enggan memberlakukan karantina wilayah atau mewajibkan pemakaian masker. Florida, Texas, dan Arizona mengalami lonjakan yang sangat tinggi. Florida saat ini merupakan pusat epidemi di AS. Negara bagian itu mencatat lebih dari 10.000 infeksi baru dan 90 kematian pada hari Sabtu, sehingga jumlah total kasusnya menjadi lebih dari 337.000 dan jumlah kematiannya menjadi lebih dari 5.000. Dalam beberapa pekan terakhir, rumah-rumah sakit di negara bagian itu juga memperingatkan bahwa UGD mereka sudah penuh dan tidak dapat menerima pasien baru. Langkah-langkah untuk membendung penyebaran virus, termasuk memakai masker, telah menjadi isu yang sangat politis di AS. Pakar penyakit menular ternama di AS, dr. Anthony Fauci, mendesak para pemimpin negara bagian dan lokal pada hari Jumat agar tegas dalam memastikan orang-orang mengenakan masker, meskipun Presiden Donald Trump belakangan mengatakan ia tidak akan mewajibkan pemakaian masker pada tingkat nasional. Partner Sindikasi Konten: Viva Let's block ads! (Why?)

Saking Parahnya, RS ini Ancam Ruang IGD Penuh Pasien Covid-19
WE Online, Jakarta -

Jumlah kasus baru virus corona di dunia melonjak sebanyak hampir 260.000 kasus dalam 24 jam penambahan harian terbesar sejak pandemi dimulai kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Sabtu (18/07).

Rekor kenaikan jumlah kasus baru yang terkonfirmasi sebelumnya dicatat oleh WHO pada hari Jumat (17/07). Jumlah total kasus virus corona yang terkonfirmasi menembus angka 14 juta pada hari Sabtu, menurut penghitungan Johns Hopkins University yang berbasis di AS.

Baca Juga: 2/3 Rakyat AS Tak Percaya Donald Trump Soal...

Angka kasus terus menanjak di beberapa negara bagian AS, terutama di negara-negara bagian di selatan yang awalnya enggan memberlakukan karantina wilayah atau mewajibkan pemakaian masker. Florida, Texas, dan Arizona mengalami lonjakan yang sangat tinggi.

Florida saat ini merupakan pusat epidemi di AS. Negara bagian itu mencatat lebih dari 10.000 infeksi baru dan 90 kematian pada hari Sabtu, sehingga jumlah total kasusnya menjadi lebih dari 337.000 dan jumlah kematiannya menjadi lebih dari 5.000.

Dalam beberapa pekan terakhir, rumah-rumah sakit di negara bagian itu juga memperingatkan bahwa UGD mereka sudah penuh dan tidak dapat menerima pasien baru. Langkah-langkah untuk membendung penyebaran virus, termasuk memakai masker, telah menjadi isu yang sangat politis di AS.

Pakar penyakit menular ternama di AS, dr. Anthony Fauci, mendesak para pemimpin negara bagian dan lokal pada hari Jumat agar tegas dalam memastikan orang-orang mengenakan masker, meskipun Presiden Donald Trump belakangan mengatakan ia tidak akan mewajibkan pemakaian masker pada tingkat nasional.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Let's block ads! (Why?)