Sapardi Djoko Damono Tengah Siapkan Karya 'Minuman Keras'

WE Online, Jakarta - Penyair Sapardi Djoko Damono meninggal di usia 80 tahun menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Eka Hospital BSD, Tangerang Selatan. Menurut Marketing Communication Manager Eka Hospital, Erwin Suyanto mengatakan bahwa profesor Fakultas Sastra Universitas Indonesia itu meninggal karena penurunan fungsi organ. "Betul, beliau sudah berpulang. Untuk penyebab meninggalnya karena ada faktor penurunan fungsi organ," kata Erwin dilansir dari Viva pada Minggu, 19 Juli 2020. Baca Juga: Pendiri Skype Meninggal, Ini Perannya di Dunia Startup Asia Sapardi dimakamkan di Taman Pemakaman Giritama, Giri Tonjong, Bogor, Jawa Barat. Pemakaman pun digelar tanpa pelayat karena mengikuti anjuran pemerintah. Selebritis Dee Lestari ikut membagikan ceritanya ketika bertemu dengan Sapardi. Dia mengatakan bahwa sosok Sapardi adalah idolanya yang selalu menginsipirasi dalam tulisan. Rupanya Sapardi masih aktif dalam dunia penulisan meskipun usianya sudah tak lagi muda. Pada 10 Juni 2020 kemarin, Sapardi membagikan salah satu karyanya yang belum sempat ia selesaikan yang berjudul Minuman Keras. “(Work in progress) barangkali hidup adalah doa yang panjang dan sunyi adalah minuman keras. Ia mengangguk, entah kepada siapa,” tulis Sapardi Djoko Damono di Instagram. Partner Sindikasi Konten: Viva Let's block ads! (Why?)

Sapardi Djoko Damono Tengah Siapkan Karya 'Minuman Keras'
WE Online, Jakarta -

Penyair Sapardi Djoko Damono meninggal di usia 80 tahun menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Eka Hospital BSD, Tangerang Selatan. Menurut Marketing Communication Manager Eka Hospital, Erwin Suyanto mengatakan bahwa profesor Fakultas Sastra Universitas Indonesia itu meninggal karena penurunan fungsi organ.

"Betul, beliau sudah berpulang. Untuk penyebab meninggalnya karena ada faktor penurunan fungsi organ," kata Erwin dilansir dari Viva pada Minggu, 19 Juli 2020.

Baca Juga: Pendiri Skype Meninggal, Ini Perannya di Dunia Startup Asia

Sapardi dimakamkan di Taman Pemakaman Giritama, Giri Tonjong, Bogor, Jawa Barat. Pemakaman pun digelar tanpa pelayat karena mengikuti anjuran pemerintah.

Selebritis Dee Lestari ikut membagikan ceritanya ketika bertemu dengan Sapardi. Dia mengatakan bahwa sosok Sapardi adalah idolanya yang selalu menginsipirasi dalam tulisan.

Rupanya Sapardi masih aktif dalam dunia penulisan meskipun usianya sudah tak lagi muda. Pada 10 Juni 2020 kemarin, Sapardi membagikan salah satu karyanya yang belum sempat ia selesaikan yang berjudul Minuman Keras.

“(Work in progress) barangkali hidup adalah doa yang panjang dan sunyi adalah minuman keras. Ia mengangguk, entah kepada siapa,” tulis Sapardi Djoko Damono di Instagram.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Let's block ads! (Why?)