Suku Bunga BI Berubah, Ini Daftar Bunga Deposito Bank di Indonesia Terbaru

Bunga deposito adalah nilai yang dibayarkan lembaga perbankan pada nasabah pemegang rekening deposito. Rekening deposito menjadi investasi primadona karena selain aman, memiliki suku bunga yang lebih tinggi dari tabungan biasa.  Besaran suku bunga deposito tentu wajib diketahui buat kamu yang ingin berinvestasi dalam bentuk deposito. Seperti yang kita tahu, bunga deposito bank itu berbeda-beda.  Pihak bank menawarkan bunga deposito tertinggi yang kompetitif demi menarik minat banyak nasabah.  Perlu dipahami kalau besaran bunga deposito disesuaikan dengan besaran suku bunga acuan Bank Indonesia (BI).  Suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) menjadi acuan suku bunga simpanan dan kredit perbankan, termasuk juga deposito. Dalam beberapa bulan terakhir, berikut ini daftar suku bunga acuan BI atau BI 7-day (Reverse) Repo Rate. Periode BI 7-day 16 July 2020 4,00% 18 June 2020 4,25% 19 May 2020 4,50% 14 April 2020 4,50% 19 March 2020 4,50% 20 February 2020 4,75% 23 January 2020 5,00% Sebagai informasi, jika suku bunga BI naik, besaran suku bunga deposito juga ikut naik. Sebaliknya, jika suku bunga BI turun, maka bunga deposito ikut turun.  Itulah kenapa kenaikan suku bunga acuan BI menjadi momentum tepat buat berinvestasi di deposito. Sialnya, suku bunga kredit juga terdongkrak naik menyesuaikan besaran suku bunga acuan. Buat kamu yang punya kredit, hal itu menambah beban keuangan. Berbicara tentang suku bunga deposito, berapa ya besaran terbaru yang ditetapkan bank-bank di Indonesia? Ketahui dalam ulasan berikut. Daftar bunga deposito terbaru 2020 Berikut ini suku bunga deposito bank-bank besar di Indonesia, mulai dari BRI, Mandiri, BCA, BNI, CIMB Niaga, Bank BTN, Bank DBS, Bank OCBC NISP, Bank Maybank, Bank Danamon, hingga Bank BPR, Bank Mayora, dan bank lainnya.  Penawaran ini berdasarkan data dari Pusat Informasi Pasar Uang (PIPU) per 14 Agustus 2020 :  Daftar suku bunga deposito rupiah terbaru  Bank 1 Bulan 3 Bulan 6 Bulan 12 Bulan BANK TABUNGAN NEGARA 4,88% 5,00% 5,13% 5,13% BANK RAKYAT INDONESIA 4,68% 5,05% 5,05% 5,05% BANK NEGARA INDONESIA 1946 4,75% 5,00% 4,75% 4,88% BANK MANDIRI 2,53% 4,63% 4,63% 4,25% BANK PERMATA 4,43% 4,25% 4,25% 4,25% BANK CENTRAL ASIA 3,60% 3,60% 3,60% 3,60% BANK BUKOPIN 5,25% 5,38% 5,63% 5,63% BANK OCBC NISP 3,65% 4,78% 4,93% 4,85% BANK CIMB NIAGA 4,25% 4,43% 4,55% 4,75% BANK UOB INDONESIA 4,03% 4,38% 4,55% 5,50% BANK MAYORA 5,50% 5,50% 5,38% 5,38% J TRUST BANK * 5,13% 5,38% 5,38% 5,38%  BANK DANAMON INDONESIA 5,00% 5,00% 5,00% 5,00% BANK MEGA 5,63% 5,50% 5,38% 4,00% BANK DBS INDONESIA 3,25% 4,63% 4,13% 4,95% BANK MAYBANK INDONESIA 4,68% 4,63% 4,88% 4,75% BANK PANIN INDONESIA 4,00% 4,63% 4,88% 4,73% STANDARD CHARTERED BANK 4,03% 4,13% 3,75% 4,25% BANK HSBC INDONESIA 4,25% 4,25% 4,38% 4,25% BANK ICBC INDONESIA 4,75% 4,63% 4,38% 4,25% BANK COMMONWEALTH 4,88% 4,88% 5,00% 4,13% CITIBANK 1,88% 3,56% 3,80% 3,82% BANK ANZ INDONESIA 4,18% 2,33% 2,47% 2,59% DEUTSCHE BANK AG 2,03% 2,23% 2,35% 2,52% Apa yang menentukan besaran bunga deposito? Jumlah dana yang disimpan plus jangka waktu atau tenor penyimpanan yang dipilih.  Bank-bank di Indonesia menawarkan jangka waktu penyimpanan mulai dari 1 bulan – 24 bulan. Tenor deposito ini nantinya deposan yang menentukan berapa lama dananya akan disimpan dalam bank.  Deposito di tiap bank terbagi menjadi dua jenis, yaitu deposito rupiah dan deposito valas. Dua jenis yang berbeda ini pastinya menawarkan bunga berbeda satu sama lain.  Berikut daftar bunga deposito valas bank-bank di Indonesia:  Daftar suku bunga deposito dollar terbaru Bank 1 Bulan 3 Bulan 6 Bulan 12 Bulan BANK TABUNGAN NEGARA 0.375% 0.375% 0.375% 0.375% BANK RAKYAT INDONESIA 1.125% 0.75% 0.75% 1.100% BANK NEGARA INDONESIA 1946 1.100% 1.100% 1.100% 1.100% BANK MANDIRI 1.225% 1.125% 0.550% 0.550% BANK PERMATA 0.750% 0.250% 0.500% 0.250% BANK CENTRAL ASIA 0.250% 0.250% 0.375% 0.375% BANK BUKOPIN 1.250% 1.250% 1% 1% BANK OCBC NISP 0.725% 0.700% 0.725% 0.400% BANK CIMB NIAGA 1.050% 1% 0.500% 0.500% BANK UOB INDONESIA 0.550% 0.600% 0.100% 0.100% BANK MAYORA 0.625% 0.500% 0.500% 0.500% J TRUST BANK * 0.500% 0.500% 0.500% 0.500% BANK DANAMON INDONESIA 1% 1% 1% 1% BANK MEGA 0.500% 1.125% 0.375% 0.375% BANK DBS INDONESIA 0.725% 0.300% 0.375% 0.350% BANK MAYBANK INDONESIA 1% 1% 1% 0.500% BANK PANIN INDONESIA 0.375% 0.250% 0.500% 0.000% STANDARD CHARTERED BANK 0.000% 0.075% 0.125% 0.375% BANK HSBC INDONESIA 0.175% 0.250% 0.125% 0.225% BANK ICBC INDONESIA 0.675% 0.750% 0.950% 1.125% BANK COMMONWEALTH 0.1% 0.550% 0.100% 0.100% CITIBANK 0.000% 0.009% 0.012% 0.069% BANK ANZ INDONESIA 0.299% 0.705% 0.488% 0.494% DEUTSCHE BANK AG 0.015% 0.030% 0.040% 0.120% Rumus perhitungan bunga deposito Menghitung suku bunga deposito saat ini memang gak sulit, karena ada kalkulator deposito. Namun, gak ada salahnya untuk kita menge

Suku Bunga BI Berubah, Ini Daftar Bunga Deposito Bank di Indonesia Terbaru

Bunga deposito adalah nilai yang dibayarkan lembaga perbankan pada nasabah pemegang rekening deposito. Rekening deposito menjadi investasi primadona karena selain aman, memiliki suku bunga yang lebih tinggi dari tabungan biasa. 

Besaran suku bunga deposito tentu wajib diketahui buat kamu yang ingin berinvestasi dalam bentuk deposito. Seperti yang kita tahu, bunga deposito bank itu berbeda-beda. 

Pihak bank menawarkan bunga deposito tertinggi yang kompetitif demi menarik minat banyak nasabah. 

Perlu dipahami kalau besaran bunga deposito disesuaikan dengan besaran suku bunga acuan Bank Indonesia (BI). 

Suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) menjadi acuan suku bunga simpanan dan kredit perbankan, termasuk juga deposito. Dalam beberapa bulan terakhir, berikut ini daftar suku bunga acuan BI atau BI 7-day (Reverse) Repo Rate.

Periode BI 7-day
16 July 2020 4,00%
18 June 2020 4,25%
19 May 2020 4,50%
14 April 2020 4,50%
19 March 2020 4,50%
20 February 2020 4,75%
23 January 2020 5,00%

Sebagai informasi, jika suku bunga BI naik, besaran suku bunga deposito juga ikut naik. Sebaliknya, jika suku bunga BI turun, maka bunga deposito ikut turun. 

Itulah kenapa kenaikan suku bunga acuan BI menjadi momentum tepat buat berinvestasi di deposito. Sialnya, suku bunga kredit juga terdongkrak naik menyesuaikan besaran suku bunga acuan. Buat kamu yang punya kredit, hal itu menambah beban keuangan.

Berbicara tentang suku bunga deposito, berapa ya besaran terbaru yang ditetapkan bank-bank di Indonesia? Ketahui dalam ulasan berikut.

Daftar bunga deposito terbaru 2020

Berikut ini suku bunga deposito bank-bank besar di Indonesia, mulai dari BRI, Mandiri, BCA, BNI, CIMB Niaga, Bank BTN, Bank DBS, Bank OCBC NISP, Bank Maybank, Bank Danamon, hingga Bank BPR, Bank Mayora, dan bank lainnya. 

Penawaran ini berdasarkan data dari Pusat Informasi Pasar Uang (PIPU) per 14 Agustus 2020 : 

Daftar suku bunga deposito rupiah terbaru 

Bank 1 Bulan 3 Bulan 6 Bulan 12 Bulan
BANK TABUNGAN NEGARA 4,88% 5,00% 5,13% 5,13%
BANK RAKYAT INDONESIA 4,68% 5,05% 5,05% 5,05%
BANK NEGARA INDONESIA 1946 4,75% 5,00% 4,75% 4,88%
BANK MANDIRI 2,53% 4,63% 4,63% 4,25%
BANK PERMATA 4,43% 4,25% 4,25% 4,25%
BANK CENTRAL ASIA 3,60% 3,60% 3,60% 3,60%
BANK BUKOPIN 5,25% 5,38% 5,63% 5,63%
BANK OCBC NISP 3,65% 4,78% 4,93% 4,85%
BANK CIMB NIAGA 4,25% 4,43% 4,55% 4,75%
BANK UOB INDONESIA 4,03% 4,38% 4,55% 5,50%
BANK MAYORA 5,50% 5,50% 5,38% 5,38%
J TRUST BANK * 5,13% 5,38% 5,38% 5,38% 
BANK DANAMON INDONESIA 5,00% 5,00% 5,00% 5,00%
BANK MEGA 5,63% 5,50% 5,38% 4,00%
BANK DBS INDONESIA 3,25% 4,63% 4,13% 4,95%
BANK MAYBANK INDONESIA 4,68% 4,63% 4,88% 4,75%
BANK PANIN INDONESIA 4,00% 4,63% 4,88% 4,73%
STANDARD CHARTERED BANK 4,03% 4,13% 3,75% 4,25%
BANK HSBC INDONESIA 4,25% 4,25% 4,38% 4,25%
BANK ICBC INDONESIA 4,75% 4,63% 4,38% 4,25%
BANK COMMONWEALTH 4,88% 4,88% 5,00% 4,13%
CITIBANK 1,88% 3,56% 3,80% 3,82%
BANK ANZ INDONESIA 4,18% 2,33% 2,47% 2,59%
DEUTSCHE BANK AG 2,03% 2,23% 2,35% 2,52%

Apa yang menentukan besaran bunga deposito? Jumlah dana yang disimpan plus jangka waktu atau tenor penyimpanan yang dipilih. 

Bank-bank di Indonesia menawarkan jangka waktu penyimpanan mulai dari 1 bulan – 24 bulan. Tenor deposito ini nantinya deposan yang menentukan berapa lama dananya akan disimpan dalam bank. 

Deposito di tiap bank terbagi menjadi dua jenis, yaitu deposito rupiah dan deposito valas. Dua jenis yang berbeda ini pastinya menawarkan bunga berbeda satu sama lain. 

Berikut daftar bunga deposito valas bank-bank di Indonesia: 

Daftar suku bunga deposito dollar terbaru

Bank 1 Bulan 3 Bulan 6 Bulan 12 Bulan
BANK TABUNGAN NEGARA 0.375% 0.375% 0.375% 0.375%
BANK RAKYAT INDONESIA 1.125% 0.75% 0.75% 1.100%
BANK NEGARA INDONESIA 1946 1.100% 1.100% 1.100% 1.100%
BANK MANDIRI 1.225% 1.125% 0.550% 0.550%
BANK PERMATA 0.750% 0.250% 0.500% 0.250%
BANK CENTRAL ASIA 0.250% 0.250% 0.375% 0.375%
BANK BUKOPIN 1.250% 1.250% 1% 1%
BANK OCBC NISP 0.725% 0.700% 0.725% 0.400%
BANK CIMB NIAGA 1.050% 1% 0.500% 0.500%
BANK UOB INDONESIA 0.550% 0.600% 0.100% 0.100%
BANK MAYORA 0.625% 0.500% 0.500% 0.500%
J TRUST BANK * 0.500% 0.500% 0.500% 0.500%
BANK DANAMON INDONESIA 1% 1% 1% 1%
BANK MEGA 0.500% 1.125% 0.375% 0.375%
BANK DBS INDONESIA 0.725% 0.300% 0.375% 0.350%
BANK MAYBANK INDONESIA 1% 1% 1% 0.500%
BANK PANIN INDONESIA 0.375% 0.250% 0.500% 0.000%
STANDARD CHARTERED BANK 0.000% 0.075% 0.125% 0.375%
BANK HSBC INDONESIA 0.175% 0.250% 0.125% 0.225%
BANK ICBC INDONESIA 0.675% 0.750% 0.950% 1.125%
BANK COMMONWEALTH 0.1% 0.550% 0.100% 0.100%
CITIBANK 0.000% 0.009% 0.012% 0.069%
BANK ANZ INDONESIA 0.299% 0.705% 0.488% 0.494%
DEUTSCHE BANK AG 0.015% 0.030% 0.040% 0.120%

Rumus perhitungan bunga deposito

Menghitung suku bunga deposito saat ini memang gak sulit, karena ada kalkulator deposito. Namun, gak ada salahnya untuk kita mengetahui gimana cara menghitung bunga deposito.

Hal-hal yang perlu kamu perhatikan adalah, komponen-komponen yang terdapat di deposito yang nantinya diperhitungkan. Dari komponen-komponen tersebut, maka diperoleh rumus:

Bunga Deposito = Dana Deposito x (Bunga Tahunan / 12) * Jumlah Bulan Tenor

Agar lebih jelas, simak perhitungannya berikut ini:

Misalnya, bunga deposito di Bank BCA sebesar enam persen buat tenor tiga bulan. Sementara dana yang didepositokan sebesar Rp100 juta. 

Ingat, deposito itu dikenakan pajak bunga deposito sebesar 20% lho. Oh, iya. Kamu dapat mensimulasikan perhitungan bunga deposito dengan kalkulator yang telah dibuat Lifepal di bawah ini.

Kalkulator Bunga Deposito
Dana Deposito Awal Rp100.000.000
Bunga Deposito Tahunan (%) 3,60%
Tenor Deposito (Bulan) 3
Pajak Deposito 20%
Keuntungan Bunga (Sebelum Pajak) Rp900.000
Keuntungan Bunga (Setelah Pajak) Rp720.000
Total Dana Setelah Tenor Berakhir Rp100.720.000

Syarat-syarat buka deposito 

Gampang gak sih buka rekening deposito? Nah, buat kamu yang tertarik membuka rekening deposito, syarat-syarat yang diminta bank gak susah kok. Terpenting, dana yang mau disimpan ada, dokumen juga lengkap. 

Berikut syarat-syarat membuka rekening deposito : 

  1. Fotokopi identitas diri (KTP/SIM/Pasport) untuk WNI untuk nasabah individu. Sedangkan untuk badan usaha atau perusahaan menyertakan fotokopi identitas atau legalitas badan usaha atau hukum 
  2. Fotokopi NPWP 
  3. Mengisi formulir aplikasi pembukaan rekening 
  4. Setoran awal untuk pembukaan rekening 

Khusus untuk besaran penempatan awal, setiap bank memiliki nominal minimal berbeda-beda. Umumnya, bank-bank di Indonesia mematok angka minimum Rp8 juta untuk nasabah individu.

Manfaat bunga di atas deposito

Meski di masa pandemi ini, suku bunga acuan BI turun di angka 4 persen, namun gak melunturkan popularitas deposito. Ya, karena salah satu keuntungan dari instrumen investasi yang berisiko rendah ini adalah bunganya yang fleksibel dan kompetitif. 

Apa saja sih manfaat dari deposito? 

1. Passive income 

Sudah dijelaskan di atas salah satu keuntungan deposito adalah bunganya yang lebih besar dibanding tabungan biasa. Nah, bunga deposito bisa dijadikan passive income atau penghasilan tambahan bagi deposan. Makin besar dana yang disimpan, otomatis bunga yang dihasilkan pun makin besar pula. 

2. Proses administrasi gak ribet

Manfaat lain yang bisa diperoleh adalah syarat yang diterapkan bank gampang dan gak ribet. Syarat terpenting adalah kamu membuka rekening tabungan di bank yang kamu tuju, menyiapkan fotokopi kartu identitas dan materai untuk mengesahkan bukti tertulis. Tapi, saat ini bank-bank sudah menyediakan materai untuk mempermudah nasabahnya. 

3. Simpanan bisa diperpanjang 

Meski deposito merupakan simpanan berjangka dengan masa tenor berkisar antara 1 – 24 bulan, namun bisa lho diperpanjang jika jatuh tempo telah selesai atau belum habis. Caranya pun mudah, kamu cukup menghubungi pihak bank untuk memperpanjang masa deposito. 

4. Investasi yang aman 

Seperti disebutkan sebelumnya, kalau deposito merupakan instrumen investasi yang memiliki risiko rendah dibanding instrumen investasi lain, seperti saham. Karena kuat menghadapi naik turun pasar modal dan pasar uang. 

Meski begitu, tingkat risiko deposito bisa meningkat tergantung dari situasi politik dan ekonomi, seperti krisis. Namun, kondisi ini biasanya rentan dialami di negara berkembang seperti Indonesia yang kondisi ekonomi dipengaruhi langsung oleh situasi politik. 

5. Dijamin LPS

Keamanan menjadi salah satu faktor penting dalam melakukan investasi. Di deposito dana nasabah dijamin oleh negara melalui LPS (Lembaga Penjamin Simpanan). Nilai deposito yang dijamin LPS hingga mencapai Rp2 miliar dengan suku bunga tertinggi. Alasan keamanan inilah yang membuat deposito masih jadi favorit masyarakat Indonesia untuk menyimpan uangnya. 

6. Menerima mata uang asing 

Dalam berinvestasi, deposito memberikan kemudahan dengan menerima mata uang asing untuk disimpan. Biasanya deposito valas yang ditawarkan bank-bank besar di Indonesia menerima mata uang seperti dollar, poundsterling, euro, yen, dan beberapa mata uang asing lain. 

Apa itu deposito?

Deposito merupakan produk simpanan bank dengan bunga di atas tabungan dan boleh diambil setelah jangka waktu tertentu.

Berdasarkan definisi itu, tentu saja deposito lebih menguntungkan dari sisi bunga walau ada penarikan dananya berdasarkan waktu tertentu. Memangnya berapa besar sih suku bunga deposito? 

Kalau bunga tabungan maksimal 1 persen per tahun, bunga deposito tertinggi per tahunnya maksimal bisa 6 persen per tahun. Jelas menguntungkan banget kan punya deposito? 

Sementara jangka waktu yang diberlakukan di deposito beragam, mulai dari satu bulan, tiga bulan, enam bulan, 12 bulan, 24 bulan, hingga 36 bulan. Selain itu, besaran bunga deposito pun berbeda di setiap jangka waktu atau tenor yang berlaku.

Makanya ketika ingin menyimpan uang di deposito, pastikan dahulu bunga dan tenornya sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai dari memiliki deposito.

Perpanjang jangka waktu deposito dengan ARO

Dalam deposito, biasanya bank menyediakan fitur ARO. Apa itu ARO?

ARO atau auto roll over adalah sistem perpanjangan deposito secara otomatis setelah jatuh tempo. Biasanya perpanjangan dilakukan untuk jangka waktu dan nominal yang sama. 

Jika telah disetujui, maka uang simpanan yang ada akan didepositokan kembali untuk jangka waktu yang sama sampai nasabah mencairkannya.

Buat kamu yang tergolong sibuk, sistem ini sangat membantu sekali. Karena kamu gak perlu repot-repot lagi untuk mengurus perpanjangan waktu deposito dengan datang ke bank. 

Konsekuensi pencairan deposito sebelum jatuh tempo

Simpanan berjangka atau deposito bisa dicairkan dananya setelah jatuh tempo. Meski begitu, bukan berarti sebelum tenor selesai kamu gak bisa mengambil deposito. Tapi ada konsekuensinya jika melakukan pencairan deposito sebelum waktunya. 

Ada beberapa risiko yang harus ditanggung nasabah, antara lain: 

1. Biaya penalti atau denda 

Risiko yang biasa diberlakukan di lembaga perbankan adalah pengenaan biaya penalti atau denda. Penalti yang berlaku tergantung dari produk deposito apa yang kamu pilih. 

Umumnya, bank-bank di Indonesia mengenakan penalti sebesar 0.5 – 3 persen dari jumlah deposito. 

2. Bunga deposito gak dibayarkan 

Konsekuensi lain yang akan diterima deposan jika mencairkan deposito sebelum waktunya adalah penghapusan bunga deposito yang berjalan. 

Penghapusan bunga deposito ini biasanya disepakati saat membuka rekening deposito. Jadi wajar saja jika kemudian kamu gak dapat bunga deposito tinggi seperti yang dijanjikan sebelumnya. 

Kelebihan deposito

Gak bisa dipungkiri jika deposito adalah investasi yang aman dan memiliki beberapa kelebihan. Di antaranya:

  • Investasi yang menguntungkan

Deposito atau tabungan berjangka bisa dijadikan investasi yang tepat karena aman dan dijamin oleh LPS. Selain itu nilai pokok dari uang yang disetor akan terjaga dengan baik. Ini berbeda dengan instrumen investasi lain seperti saham atau obligasi yang memiliki risiko pengurangan nilai dari dana awal.

  • Suku bunga tinggi

Jika dibanding dengan tabungan biasa, berinvestasi deposito menawarkan suku bunga yang lebih tinggi dan menguntungkan. Selain itu, dalam deposito gak ada potongan biaya administrasi seperti tabungan biasa.

  • Akses bunga deposito lebih gampang

Meskipun dalam deposito pemilik dana gak bisa mengakses dananya secara bebas, karena hanya bisa dilakukan saat jatuh tempo. Tapi untuk bunga deposito, banyak bank yang memberlakukan transfer otomatis ke rekening yang diinginkan si deposan. Jadi, si pemilik dana bisa memiliki pendapatan rutin dari bunga deposito tersebut

  • Risiko kecil

Dalam deposito dana kamu akan terlindungi dari risiko fluktuasi pasar dan jaminan dari LPS. Sehingga uang yang kamu simpan dalam bank terjaga dari tindakan penyelewengan dana atau kebangkrutan bank.

Kekurangan deposito

Selain memiliki kelebihan, deposito juga punya sisi kelemahan yang wajib kamu pahami. Beberapa kekurangan dari deposito antara lain:

  • Hasil imbal rendah

Sebagai instrumen investasi, deposito merupakan jenis investasi yang aman. Tapi hal itu berpengaruh juga pada imbal hasil yang diberikan tergolong rendah dibanding produk investasi lain seperti saham atau obligasi

  • Mudah terpengaruh inflasi

Walaupun bunganya lebih tinggi dari tabungan biasa, namun gak ada artinya jika terjadi inflasi yang tinggi. Seperti inflasi yang pernah dialami di Indonesia tahun 2013 yang mencapai nilai 5,9 persen, sedangkan rata-rata suku bunga deposito berkisar antara 3.5 persen – 5.5 persen. Belum lagi adanya pengenaan pajak bunga deposito sebesar 20 persen.

  • Nilai investasi gak bertambah

Dalam pengelolaan dana, nasabah gak terlibat langsung sehingga gak bisa meningkatkan nilai dari deposito yang dimiliki.

Dalam aturan Pajak Penghasilan (PPh), bunga deposito adalah objek pajak. Sehingga dikenai pajak sebesar 20%.

Nilai potongan tersebut hanya berlaku untuk deposito di atas Rp7,5 juta. Sedangkan jika di bawah angka tersebut gak dikenai pajak PPh.

Dengan kata lain, kamu gak akan dapat nilai yang utuh karena sudah terpotong pajak. Kamu bisa memperkirakan besaran pajak bunga yang dikenakan dari kalkulator yang disediakan Lifepal.

Semoga informasi di atas jadi pertimbanganmu memilih deposito yang tepat.

Let's block ads! (Why?)