Telkomsel Buat Anak Usaha Baru, Bidik Bisnis Pendidikan – Gim Digital

Telkomsel membentuk anak usaha baru bernama PT Telkomsel Ekosistem Digital. Entitas anyar ini bakal menjadi holding yang menaungi beberapa anak perusahaan dari emerging portfolio bisnis vertikal di bidang sektor digital. Pembentukan Telkomsel Ekosistem Digital juga bertujuan membuka peluang dan mempermudah inovasi pemanfaatan teknologi digital terkini. Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam optimistis langkah ini akan memperkuat ekosistem digital Indonesia. “Kami ingin terus memberikan manfaat kepada masyarakat dengan mengoptimalkan kapabilitas digital trifecta yakni digital connectivity, digital platform, dan digital service,” kata Hendri dalam keterangan pers, Selasa (18/1). Itu untuk mendorong perluasan portofolio bisnis di berbagai sektor, terutama yang dapat memperkuat perekonomian digital nasional. Advertisement Oleh karena itu, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini terus melanjutkan peta jalan transformasi dalam penyediaan solusi digital yang berfokus pada konsumen alias customer-centric. Ini agar dapat selalu memenuhi kebutuhan gaya hidup digital pelanggan yang kian dinamis. “Dengan gaya hidup digital masyarakat yang terus berkembang pesat, kami melihat adanya potensi besar dalam pertumbuhan platform dan layanan digital untuk dapat dioptimalkan melalui pemanfaatan teknologi,” kata dia. Ia berharap, anak usaha baru itu membuka peluang kolaborasi bersama para pelaku bisnis dan perusahaan digital terdepan. “Sebagai holding company, kami berharap Telkomsel Ekosistem Digital mendorong lebih banyak solusi karya talenta digital lokal,” ujar Hendri. Pada tahap awal, Telkomsel Ekosistem Digital akan bergerak di bawah kepemimpinan Andi Kristianto sebagai Chief Executive Officer (CEO). Jajaran lainnya yakni Chief Financial Officer (CFO) sekaligus Chief Human Resource Officer (CHRO) Andry Firdiansyah, dan Chief Technology Officer (CTO) Luthfi K Arif. Telkomsel Ekosistem Digital akan segera mengumumkan nama merek atau brand name yang akan digunakan sebagai identitas bisnis. CEO Telkomsel Ekosistem Digital Andi Kristianto mengatakan, kehadiran perusahaannya merupakan langkah besar yang sekaligus menandai fase baru perjalanan transformasi Telkomsel sebagai perusahaan digital. Telkomsel Ekosistem Digital menjadi bagian dari upaya Telkomsel dalam menghadirkan ragam solusi digital yang lebih luas. Ia berjanji, perusahaannya akan mengoptimalkan keunggulan aset dan kapabilitas yang berada di ekosistem induk di segala aspek. “Ini untuk dapat mengeksplorasi berbagai potensi sehingga mampu berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital nasional serta menjadikan Indonesia sebagai digital powerhouse di Asia Tenggara,” kata Andi. Pada gelombang pertama, Telkomsel Ekosistem Digital akan berfokus pada tiga sektor industri digital, yakni pendidikan (edu-tech), kesehatan (health-tech) dan game. Ketiga lini bisnis ini dinilai memiliki potensi besar untuk mendorong perekonomian digital nasional. Selain itu, akan menjadi bagian dari emerging portofolio bisnis digital Telkomsel yang memiliki potensi berkembang. Dalam waktu dekat ini, Telkomsel juga berencana melakukan pemekaran usaha melalui pemisahan keseluruhan bisnis aplikasi Kuncie dan Fita. Keduanya akan dialihkan ke Telkomsel Ekosistem Digital. Itu bertujuan memperkuat penetrasi bisnis vertikal, masing-masing di sektor pendidikan dan kesehatan. Sedangkan untuk sektor gim, Telkomsel telah mengalihkan kontrak kepada Telkomsel Ekosistem Digital untuk mendirikan perusahaan patungan alias Joint Venture (JV) yang memiliki fokus bisnis sebagai perusahaan penerbit (publisher) game. Ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan kapabilitas di vertikal bisnis Telkomsel di industri gim. Adblock test (Why?)

Telkomsel Buat Anak Usaha Baru, Bidik Bisnis Pendidikan – Gim Digital
Telkomsel membentuk anak usaha baru bernama PT Telkomsel Ekosistem Digital. Entitas anyar ini bakal menjadi holding yang menaungi beberapa anak perusahaan dari emerging portfolio bisnis vertikal di bidang sektor digital. Pembentukan Telkomsel Ekosistem Digital juga bertujuan membuka peluang dan mempermudah inovasi pemanfaatan teknologi digital terkini. Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam optimistis langkah ini akan memperkuat ekosistem digital Indonesia. “Kami ingin terus memberikan manfaat kepada masyarakat dengan mengoptimalkan kapabilitas digital trifecta yakni digital connectivity, digital platform, dan digital service,” kata Hendri dalam keterangan pers, Selasa (18/1). Itu untuk mendorong perluasan portofolio bisnis di berbagai sektor, terutama yang dapat memperkuat perekonomian digital nasional. Advertisement Oleh karena itu, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini terus melanjutkan peta jalan transformasi dalam penyediaan solusi digital yang berfokus pada konsumen alias customer-centric. Ini agar dapat selalu memenuhi kebutuhan gaya hidup digital pelanggan yang kian dinamis. “Dengan gaya hidup digital masyarakat yang terus berkembang pesat, kami melihat adanya potensi besar dalam pertumbuhan platform dan layanan digital untuk dapat dioptimalkan melalui pemanfaatan teknologi,” kata dia. Ia berharap, anak usaha baru itu membuka peluang kolaborasi bersama para pelaku bisnis dan perusahaan digital terdepan. “Sebagai holding company, kami berharap Telkomsel Ekosistem Digital mendorong lebih banyak solusi karya talenta digital lokal,” ujar Hendri. Pada tahap awal, Telkomsel Ekosistem Digital akan bergerak di bawah kepemimpinan Andi Kristianto sebagai Chief Executive Officer (CEO). Jajaran lainnya yakni Chief Financial Officer (CFO) sekaligus Chief Human Resource Officer (CHRO) Andry Firdiansyah, dan Chief Technology Officer (CTO) Luthfi K Arif. Telkomsel Ekosistem Digital akan segera mengumumkan nama merek atau brand name yang akan digunakan sebagai identitas bisnis. CEO Telkomsel Ekosistem Digital Andi Kristianto mengatakan, kehadiran perusahaannya merupakan langkah besar yang sekaligus menandai fase baru perjalanan transformasi Telkomsel sebagai perusahaan digital. Telkomsel Ekosistem Digital menjadi bagian dari upaya Telkomsel dalam menghadirkan ragam solusi digital yang lebih luas. Ia berjanji, perusahaannya akan mengoptimalkan keunggulan aset dan kapabilitas yang berada di ekosistem induk di segala aspek. “Ini untuk dapat mengeksplorasi berbagai potensi sehingga mampu berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital nasional serta menjadikan Indonesia sebagai digital powerhouse di Asia Tenggara,” kata Andi. Pada gelombang pertama, Telkomsel Ekosistem Digital akan berfokus pada tiga sektor industri digital, yakni pendidikan (edu-tech), kesehatan (health-tech) dan game. Ketiga lini bisnis ini dinilai memiliki potensi besar untuk mendorong perekonomian digital nasional. Selain itu, akan menjadi bagian dari emerging portofolio bisnis digital Telkomsel yang memiliki potensi berkembang. Dalam waktu dekat ini, Telkomsel juga berencana melakukan pemekaran usaha melalui pemisahan keseluruhan bisnis aplikasi Kuncie dan Fita. Keduanya akan dialihkan ke Telkomsel Ekosistem Digital. Itu bertujuan memperkuat penetrasi bisnis vertikal, masing-masing di sektor pendidikan dan kesehatan. Sedangkan untuk sektor gim, Telkomsel telah mengalihkan kontrak kepada Telkomsel Ekosistem Digital untuk mendirikan perusahaan patungan alias Joint Venture (JV) yang memiliki fokus bisnis sebagai perusahaan penerbit (publisher) game. Ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan kapabilitas di vertikal bisnis Telkomsel di industri gim. Adblock test (Why?)