Tiga Film Indonesia Akan Tayang Perdana Di Festival Film “Europe On Screen 2022”

Tiga film pendek baru asal Indonesia akan hadir untuk penayangan perdana di Europe on Screen (EoS) 2022. Ketiga film tersebut adalah hasil karya para pemenang EoS Short Film Pitching Project (SFPP) tahun lalu. SFPP merupakan kompetisi yang memberikan kesempatan kepada sineas muda di Indonesia untuk mengembangkan ide film pedeknya. Penayangan perdana akan berlangsung pada tanggal 19 Juni 2022 pukul 13:00 di GoetheHaus, Jakarta. Ketiga film tersebut adalah:1. Bibir Merah Siapa yang Punya – Pawadi Haris Supiandi (Pontianak)2. Catch to Release – Andrew Kose Evi Cecilia (Jakarta)3. What Ceti Does (Sejarah Ceti) – Azalia Muchransyah Adhi Anugroho (Bogor)Ketiga film pemenang SFPP EoS 2021 ini juga akan ditayangkan secara online pada tanggal 20 hingga 30 Juni 2022 di Festival Scope.com.SFPP merupakan kompetisi tahunan yang terbuka untuk para sineas muda Indonesia yang ingin mengembangkan ide cemerlang mereka menjadi film pendek. Para pemenang diberikan dana parsial untuk memproduksi pitch mereka menjadi sebuah film dan untuk mendapatkan kesempatan tayang perdana di EoS pada tahun berikutnya. Kompetisi yang dimulai pada tahun 2018 ini telah menghasilkan beberapa film luar biasa yang telah diputar di berbagai festival film pendek di seluruh dunia.Untuk EoS 2022, SFPP edisi ke-6 ini menerima 191 pendaftaran dan 10 diantaranya telah terpilih sebagai finalis:1. Daging yang Baik untuk Gigi yang Baik (Florentine Steak) - Fajar Shohibu Sadik (Kediri)2. Sing, Bee! Sing! - Gin Teguh Yongki P. Simanjuntak (Magelang)3. PUJI - Heru Purwanto (Sidoarjo)4. Passing - Gisela Levy Novia Puspa Sari (Jakarta)5. Kembali Pulang - Rio Akbar Jalu Pandita Bagaskara Adhy Putra (Yogyakarta)6. Kidnap - Fransiscus Nyoto Nugroho Novi Irawati Herlina (Sidoarjo)7. Beristirahatlah dalam Damai - Yudalon Bilbo Luansa I Made Suniartika (Yogyakarta)8. Planetarium - Leonardus Jalu Fernanda Nathanael Panji K. (Jakarta)9. You Know Me - Julio Rionaldo Fadhil Abhimantra (Jakarta)10. Make A Wish - Adventio Diyar Dionisius Sandro (Surakarta)Para finalis akan mempresentasikan karya mereka kepada juri pada tanggal 20 Juni 2022:1. Ali Munandar, Film Department Head, SAE Institute2. Gita Fara, Producer3. Ifa Isfansyah, Director and Producer“Tentunya program tahunan ini selalu dinantikan oleh para sineas muda di Indonesia,” ungkap Ifa Isfansyah selaku Juri SFPP 2022. “Berkat Europe on Screen, kini para sineas-sineas muda bisa menampilkan karya-karya mereka dan turut memanfaatkan wadah pitching ini untuk membantu terlaksananya produksi film-film kreasi mereka,” tambahnya. Ifa Isfansyah merupakan produser film Yuni (2021) yang telah memenangkan Film Bioskop Terpilih dari Piala Maya Maret 2022.Sebagai festival film internasional terlama di Indonesia, tahun ini EoS menghadirkan 69 film dari 25negara Eropa. Pemutaran film secara luring (offline) akan berlangsung dari tanggal 16 hingga 26 Juni2022 di enam kota besar di Indonesia (Jakarta, Bandung, Denpasar, Medan, Surabaya danYogyakarta). Sedangkan pemutaran virtual atau daring (online) di festivalscope.com akan berlangsung dari tanggal 20 hingga 30 Juni 2022. Semua film dan program di EoS 2022 dapat diakses secara gratis.EoS diselenggarakan oleh perwakilan diplomatik dan pusat-pusat kebudayaan Eropa di Indonesia. Setiap tahunnya, festival ini menarik lebih dari 30,000 penonton, sehingga menjadikan EoS salah satu festival film Eropa terbesar di dunia.Tentang Europe on ScreenEurope on Screen (EoS) adalah Festival Film Uni Eropa tahunan di Indonesia yang bertujuan memperkenalkan dan mempromosikan film-film produksi berbagai negara Eropa di Indonesia. Festival Film Uni Eropa diadakan pertama kali di Indonesia pada tahun 1990, disusul kedua kalinya pada tahun 1999. Mulai tahun 2003, Festival Film Uni Eropa di Indonesia diadakan setiap tahun di bawah nama Europe on Screen (EoS). Sama seperti edisi sebelumnya, EoS 2022 akan menayangkan film-film Eropa yang bernilai hiburan tinggi.Informasi AcaraTayang Perdana SFPP Europe on Screen (EoS) 2022 - 19 Juni 2022Lokasi: GoetheHaus: Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 9, Menteng, Central Jakarta 10350Info lebih lanjut/ Situs Resmi: www.europeonscreen.orgAkun media sosial: Youtube | Instagram | Twitter | Facebook | Spotify | Tiktok @europeonscreen TIGA FILM INDONESIA AKAN TAYANG PERDANA DI FESTIVAL FILM “EUROPE ON SCREEN 2022” | Reported By : Irfantraveller | Reported By : Irfantraveller Total Views : 13 10 finalis tahun ini akan bersaing di ajang pitching film

Tiga Film Indonesia Akan Tayang Perdana Di Festival Film “Europe On Screen 2022”
Tiga film pendek baru asal Indonesia akan hadir untuk penayangan perdana di Europe on Screen (EoS) 2022. Ketiga film tersebut adalah hasil karya para pemenang EoS Short Film Pitching Project (SFPP) tahun lalu. SFPP merupakan kompetisi yang memberikan kesempatan kepada sineas muda di Indonesia untuk mengembangkan ide film pedeknya. Penayangan perdana akan berlangsung pada tanggal 19 Juni 2022 pukul 13:00 di GoetheHaus, Jakarta. Ketiga film tersebut adalah:1. Bibir Merah Siapa yang Punya – Pawadi Haris Supiandi (Pontianak)2. Catch to Release – Andrew Kose Evi Cecilia (Jakarta)3. What Ceti Does (Sejarah Ceti) – Azalia Muchransyah Adhi Anugroho (Bogor)Ketiga film pemenang SFPP EoS 2021 ini juga akan ditayangkan secara online pada tanggal 20 hingga 30 Juni 2022 di Festival Scope.com.SFPP merupakan kompetisi tahunan yang terbuka untuk para sineas muda Indonesia yang ingin mengembangkan ide cemerlang mereka menjadi film pendek. Para pemenang diberikan dana parsial untuk memproduksi pitch mereka menjadi sebuah film dan untuk mendapatkan kesempatan tayang perdana di EoS pada tahun berikutnya. Kompetisi yang dimulai pada tahun 2018 ini telah menghasilkan beberapa film luar biasa yang telah diputar di berbagai festival film pendek di seluruh dunia.Untuk EoS 2022, SFPP edisi ke-6 ini menerima 191 pendaftaran dan 10 diantaranya telah terpilih sebagai finalis:1. Daging yang Baik untuk Gigi yang Baik (Florentine Steak) - Fajar Shohibu Sadik (Kediri)2. Sing, Bee! Sing! - Gin Teguh Yongki P. Simanjuntak (Magelang)3. PUJI - Heru Purwanto (Sidoarjo)4. Passing - Gisela Levy Novia Puspa Sari (Jakarta)5. Kembali Pulang - Rio Akbar Jalu Pandita Bagaskara Adhy Putra (Yogyakarta)6. Kidnap - Fransiscus Nyoto Nugroho Novi Irawati Herlina (Sidoarjo)7. Beristirahatlah dalam Damai - Yudalon Bilbo Luansa I Made Suniartika (Yogyakarta)8. Planetarium - Leonardus Jalu Fernanda Nathanael Panji K. (Jakarta)9. You Know Me - Julio Rionaldo Fadhil Abhimantra (Jakarta)10. Make A Wish - Adventio Diyar Dionisius Sandro (Surakarta)Para finalis akan mempresentasikan karya mereka kepada juri pada tanggal 20 Juni 2022:1. Ali Munandar, Film Department Head, SAE Institute2. Gita Fara, Producer3. Ifa Isfansyah, Director and Producer“Tentunya program tahunan ini selalu dinantikan oleh para sineas muda di Indonesia,” ungkap Ifa Isfansyah selaku Juri SFPP 2022. “Berkat Europe on Screen, kini para sineas-sineas muda bisa menampilkan karya-karya mereka dan turut memanfaatkan wadah pitching ini untuk membantu terlaksananya produksi film-film kreasi mereka,” tambahnya. Ifa Isfansyah merupakan produser film Yuni (2021) yang telah memenangkan Film Bioskop Terpilih dari Piala Maya Maret 2022.Sebagai festival film internasional terlama di Indonesia, tahun ini EoS menghadirkan 69 film dari 25negara Eropa. Pemutaran film secara luring (offline) akan berlangsung dari tanggal 16 hingga 26 Juni2022 di enam kota besar di Indonesia (Jakarta, Bandung, Denpasar, Medan, Surabaya danYogyakarta). Sedangkan pemutaran virtual atau daring (online) di festivalscope.com akan berlangsung dari tanggal 20 hingga 30 Juni 2022. Semua film dan program di EoS 2022 dapat diakses secara gratis.EoS diselenggarakan oleh perwakilan diplomatik dan pusat-pusat kebudayaan Eropa di Indonesia. Setiap tahunnya, festival ini menarik lebih dari 30,000 penonton, sehingga menjadikan EoS salah satu festival film Eropa terbesar di dunia.Tentang Europe on ScreenEurope on Screen (EoS) adalah Festival Film Uni Eropa tahunan di Indonesia yang bertujuan memperkenalkan dan mempromosikan film-film produksi berbagai negara Eropa di Indonesia. Festival Film Uni Eropa diadakan pertama kali di Indonesia pada tahun 1990, disusul kedua kalinya pada tahun 1999. Mulai tahun 2003, Festival Film Uni Eropa di Indonesia diadakan setiap tahun di bawah nama Europe on Screen (EoS). Sama seperti edisi sebelumnya, EoS 2022 akan menayangkan film-film Eropa yang bernilai hiburan tinggi.Informasi AcaraTayang Perdana SFPP Europe on Screen (EoS) 2022 - 19 Juni 2022Lokasi: GoetheHaus: Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 9, Menteng, Central Jakarta 10350Info lebih lanjut/ Situs Resmi: www.europeonscreen.orgAkun media sosial: Youtube | Instagram | Twitter | Facebook | Spotify | Tiktok @europeonscreen TIGA FILM INDONESIA AKAN TAYANG PERDANA DI FESTIVAL FILM “EUROPE ON SCREEN 2022” | Reported By : Irfantraveller | Reported By : Irfantraveller Total Views : 13 10 finalis tahun ini akan bersaing di ajang pitching film pendek Tiga film pendek baru asal Indonesia akan hadir untuk penayangan perdana di Europe on Screen (EoS) 2022. Ketiga film tersebut adalah hasil karya para pemenang EoS Short Film Pitching Project (SFPP) tahun lalu. SFPP merupakan kompetisi yang memberikan kesempatan kepada sineas muda di Indonesia untuk mengembangkan ide film pedeknya. Penayangan perdana akan berlangsung pada tanggal 19 Juni 2022 pukul 13:00 di GoetheHaus, Jakarta. Ketiga film tersebut adalah:1. Bibir Merah Siapa yang Punya – Pawadi & Haris Supiandi (Pontianak)2. Catch to Release – Andrew Kose & Evi Cecilia (Jakarta)3. What Ceti Does (Sejarah Ceti) – Azalia Muchransyah & Adhi Anugroho (Bogor)Ketiga film pemenang SFPP EoS 2021 ini juga akan ditayangkan secara online pada tanggal 20 hingga 30 Juni 2022 di Festival Scope.com.SFPP merupakan kompetisi tahunan yang terbuka untuk para sineas muda Indonesia yang ingin mengembangkan ide cemerlang mereka menjadi film pendek. Para pemenang diberikan dana parsial untuk memproduksi pitch mereka menjadi sebuah film dan untuk mendapatkan kesempatan tayang perdana di EoS pada tahun berikutnya. Kompetisi yang dimulai pada tahun 2018 ini telah menghasilkan beberapa film luar biasa yang telah diputar di berbagai festival film pendek di seluruh dunia.Untuk EoS 2022, SFPP edisi ke-6 ini menerima 191 pendaftaran dan 10 diantaranya telah terpilih sebagai finalis:1. Daging yang Baik untuk Gigi yang Baik (Florentine Steak) - Fajar Shohibu & Sadik (Kediri)2. Sing, Bee! Sing! - Gin Teguh & Yongki P. Simanjuntak (Magelang)3. PUJI - Heru Purwanto (Sidoarjo)4. Passing - Gisela Levy & Novia Puspa Sari (Jakarta)5. Kembali Pulang - Rio Akbar Jalu Pandita & Bagaskara Adhy Putra (Yogyakarta)6. Kidnap - Fransiscus Nyoto Nugroho & Novi Irawati Herlina (Sidoarjo)7. Beristirahatlah dalam Damai - Yudalon Bilbo Luansa & I Made Suniartika (Yogyakarta)8. Planetarium - Leonardus Jalu Fernanda & Nathanael Panji K. (Jakarta)9. You Know Me - Julio Rionaldo & Fadhil Abhimantra (Jakarta)10. Make A Wish - Adventio Diyar & Dionisius Sandro (Surakarta)Para finalis akan mempresentasikan karya mereka kepada juri pada tanggal 20 Juni 2022:1. Ali Munandar, Film Department Head, SAE Institute2. Gita Fara, Producer3. Ifa Isfansyah, Director and Producer“Tentunya program tahunan ini selalu dinantikan oleh para sineas muda di Indonesia,” ungkap Ifa Isfansyah selaku Juri SFPP 2022. “Berkat Europe on Screen, kini para sineas-sineas muda bisa menampilkan karya-karya mereka dan turut memanfaatkan wadah pitching ini untuk membantu terlaksananya produksi film-film kreasi mereka,” tambahnya. Ifa Isfansyah merupakan produser film Yuni (2021) yang telah memenangkan Film Bioskop Terpilih dari Piala Maya Maret 2022.Sebagai festival film internasional terlama di Indonesia, tahun ini EoS menghadirkan 69 film dari 25negara Eropa. Pemutaran film secara luring (offline) akan berlangsung dari tanggal 16 hingga 26 Juni2022 di enam kota besar di Indonesia (Jakarta, Bandung, Denpasar, Medan, Surabaya danYogyakarta). Sedangkan pemutaran virtual atau daring (online) di festivalscope.com akan berlangsung dari tanggal 20 hingga 30 Juni 2022. Semua film dan program di EoS 2022 dapat diakses secara gratis.EoS diselenggarakan oleh perwakilan diplomatik dan pusat-pusat kebudayaan Eropa di Indonesia. Setiap tahunnya, festival ini menarik lebih dari 30,000 penonton, sehingga menjadikan EoS salah satu festival film Eropa terbesar di dunia.Tentang Europe on ScreenEurope on Screen (EoS) adalah Festival Film Uni Eropa tahunan di Indonesia yang bertujuan memperkenalkan dan mempromosikan film-film produksi berbagai negara Eropa di Indonesia. Festival Film Uni Eropa diadakan pertama kali di Indonesia pada tahun 1990, disusul kedua kalinya pada tahun 1999. Mulai tahun 2003, Festival Film Uni Eropa di Indonesia diadakan setiap tahun di bawah nama "Europe on Screen" (EoS). Sama seperti edisi sebelumnya, EoS 2022 akan menayangkan film-film Eropa yang bernilai hiburan tinggi.Informasi AcaraTayang Perdana SFPP Europe on Screen (EoS) 2022 - 19 Juni 2022Lokasi: GoetheHaus: Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 9, Menteng, Central Jakarta 10350Info lebih lanjut/ Situs Resmi: www.europeonscreen.orgAkun media sosial: Youtube | Instagram | Twitter | Facebook | Spotify | Tiktok @europeonscreen