Tips Menjadi Sales Yang Sukses

Banyak sekali yang ingin menjadi seorang sales, namun belum tentu mencoba tips berikut ini, semoga anda sukses setelah mencoba tips berikut ini

Tips Menjadi Sales Yang Sukses

1. Jeli melihat prospek

Menemukan prospek penjualan yang tepat ibarat menambang emas. Anda harus paham perbedaan antara batu kerikil biasa dengan bijih emas.

Sebagai seorang sales, Anda harus belajar mengidentifikasi prospek. Hal ini telah menjadi keterampilan yang penting dimiliki dalam persaingan sales yang sangat kompetitif. Tentu saja Anda akan buang-buang waktu jika mengerahkan segala daya dan usaha kepada prospek yang tidak menghasilkan. Tidak semua prospek dapat dikonversi menjadi penjualan, sehingga Anda perlu mata yang jeli, waktu yang tepat, dan pemahaman mendalam untuk menemukannya. Ketika Anda terbiasa melakukan hal di atas, intuisi sales Anda akan makin tajam.

2. Buatlah daftar calon pembeli

Sebelum sales menawarkan produk maka tentu saja butuh sasaran, kepada siapa produk tersebut akan ditawarkan. Siapa saja calon pembeli kita yang akan kita tawarkan, untuk itu diperlukan sebagai sales membuat daftar calon pembeli, beri tanda ke nama-nama yang sudah kita tawarkan dan follow up kembali jika mereka belum membeli maupun sudah membeli karena di kemudian hari barangkali mereka akan kembali membeli produk kita. Daftar calon pembeli ini sangat penting karena menjadi acuan sales kepada siapa produk tersebut akan dijual.

3. Evaluasi hasil penjualan anda.

Anda perlu melakukan evaluasi secara berkala atas kinerja Anda. Anda bisa melakukannya setiap Minggu, setiap bulan atau setiap tiga bulan sekali.

Dengan melakukan evaluasi, Anda bisa mengetahui sampai sejauh mana kinerja Anda dalam melakukan penjualan. Nantinya bahan evaluasi tersebut bisa Anda jadikan referensi untuk meningkatkan kinerja Anda di periode selanjutnya.

Adapun langkah evaluasi yang bisa Anda lakukan adalah dengan melihat sampai sejauh mana Anda bisa menjual produk dengan melihat jumlah keuntungan yang didapat. Selain itu, Anda juga bisa mengevaluasi seberapa banyak Anda berhasil mengumpulkan pelanggan atau kartu nama dari pelanggan Anda.

4. Tangguh menangani penolakan

Sebagai sales, tentunya Anda paham akan ada banyak penolakan saat Anda berusaha menjual. Apa yang membedakan sales berpengalaman dengan yang pemula adalah kemampuan dalam menangani penolakan calon pelanggan.

Menurut Daryl Spreiter dari Salesforce, penolakan adalah hal yang tidak dapat dihindari, namun jangan dilihat sebagai kesempatan yang selamanya tertutup. Kuncinya adalah mengerti mengapa calon klien menolak. Anda harus mencari tahu tentang hal ini jika Anda ingin sukses dalam menjual. Spreiter juga menyatakan bahwa penolakan muncul karena beberapa faktor yang berbeda, seperti kurangnya pengetahuan, masalah persepsi, dan lain-lain. Anda harus mampu mengembangkan metode sendiri dalam menghadapi penolakan dengan memerhatikan keluhan klien dan alasan-alasannya.

5. Belajar membangun komunikasi dengan calon pembeli

Menguasai produk kemudian menjelaskan kepada calon pembeli memang sangat penting dalam berjualan tetapi bukan satu-satunya cara dalam berjualan dan cara ini sifatnya jangka pendek atau bisa dibilang untuk transaksi satu kali. Tentu saja sebagai sales ingin transaksi yang berkelanjutan dan untuk bisa berkelanjutan dibutuhkan kemampuan membangun komunikasi dengan calon pembeli. Bukan sekedar basa basi tetapi komunikasi yang tulus. Terkadang pembeli setia tetap membeli produk kita bukan hanya karena produk yang dijual bagus atau harga murah tetapi karena hubungan dan komunikasi yang terjalin baik.